On Wed, 05 Jul 2000, lo nulis:
> 
> squid itu memang terkenal rakus memori. kalo jalan sama-sama X pasti drop...
>
Yupe.. oleh sebab itu gunakan squid untuk server jaringan, jadi nggak perlu X,
monitor, keyboard atupun mouse.
Mau lebih cepet lagi, gabungin dengan wwwoffle dimana wwwoffle membaca proxy ke
squid dan client membaca ke wwwoffle, wuissss... cuma 64 kbps serasa 2 mb...
iya nggak IMW ;)
> mesin tempat saya nulis mail ini juga menjalankan squid dan memori-nya 128M.
>
cache.pa.nlanr.net (asalnya squid) memberikan nilai cache_mem = 10 (10 mb) dan
cache_dir nya dipecah menjadi 4 bagian cache1, cache2, cache3, dan cache4
dengan masing2 sekitar 3 gb. Cache ini di peer ke bo1, bo2 dan js secara
sibling (parentnya ke port 8080). Proxy ini untuk public jadi aksesnya super
gede.
Kalau dilihat dari konfigurasinya, berarti pa.nlanr.net hanya mengalokasikan
sekitar 30 mb RAM untuk proxynya, sisanya untuk yg lain.
Saya pernah baca reference dari mereka, "Jangan pakai HDD yg bermerk awal S"
dengan alasan 2 x ganti dan jebol dalam tempo singkat. Sorry bukan jelek2in
produk, cuma belajar dari pengalaman empunya Squid.

Mesin saya dengan konfigurasi:

AMD-K6300 (kuno punya tapi BOGO MIps > PIII - 500)
Semua server nggak ada yang pake Pentium (mahal euyyy...)
128 mb RAM - Alokasi cache_mem = 30
HDD Maxtor 20 gb - 14 gb untuk squid ( dipecah 4 ), 4 gb WWWoffle
sisanya untuk system + swap 2 gb
Dengan kata lain coba niru proxynya nlanr.net
Nggak pake monitor, keyboard ataupun mouse, akses dengan ssh v.2
Support 50 WorkStation, 5 server dengan dedicated 64 kbps
Active 24 jam sehari, 7 hari seminggu dari bulan September 99
O/S Slackware4.0 (kernel 2.2.10), yang lain SuSE6.3
Service di jaringan lengkap, DNS, pop3, smtp, web, ftp, termasuk public email
bagi pelanggan yg nggak mau repot2 akses email keluar atau ngabis2in bandwidth.
http://www.pointer.web.id (ada macem2 diskusi, Linux, Canda, Cinta, Automotive,
Diary, LUG-Medan, dsb.)

Sedikit tambahan:
Sebentar lagi dapet order dari agent web di german, waktu saya tanya kenapa
pilih kami, mereka jawab karena kalian pakai Linux dan servicenya lengkap (bener
nih.. jujur). Zeee... peluang gede buat Linuxer.. gimana IMW ?
So dengan Linux bisa komplit network services. murah, stable, and so
pasti bangga (ini yg nggak bisa dibeli) .. thanx to Mr. Aksha.
Yak.. never ending experiment dan diskusi sama temen2 (IMW, Zen, G0ndZ, Flory, dll) 
thanks guyz..

Masih ada ganjalan, WorkStation belum bisa diskless, jadi mau ke Jakarta dan
kalau bisa developing diskless (full) sama temen2 disana, mungkin ada temen2
disini yang minat en kumpul sama2 keroyokan (dimana ya... mas Eko ada ide ?
atau KPLI Jakarta ?) supaya kemudian masing2 menerapkan full Linux Network
dilokasinya masing apakah itu warnet, kantor, sekolah, dsb. Dengan demikian
bisa dibuktikan dengan Linux terjadi Network super murah dan bebas bajakan.
(Sorry sekedar angan-angan..tapi mungkin kannnn ?)

MUST
-- 
http://www.pointer.web.id
-------------------------
M Umar S Tjokroaminoto

------------------------------------------------------------------------
[EMAIL PROTECTED] - Mailing List (milis) MIKRODATA

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
Website     : http://mikrodata.co.id
FTPsite     : ftp.mikrodata.co.id
Archives    : http://www.mail-archive.com/forum%40mikrodata.co.id/

Milis ini menjadi kontribusi rubrik Konsultasi, Klinik Virus, Opini IT, 
Klinik Linux, dan Antar Pembaca di MIKRODATA, Info Komputer, 
Detikcom (i-Net), KOMPAS Cyber Media (KCM), dan AntiVirus Media.

Kirim email ke