> Itu salah ketik...... yg benar pakai program splitting partition FIPS.
> Kalau cara splitnya bener, pasti Windowsnya TIDAK hilang..... dan kelebihan
> Fips, dia bisa menyimpan partisi asli sebelum displit. Jadi bila kelak
> nggak suka Linux...... bisa langsung saja di restore tanpa perlu format
> macam-macam.
>
> Flory
Terus gimana caranya kalo nggak pake fips, tapi kita pilih pake yang "diskdruid" waktu
instalasi redhat , sementara sebelumnya sudah
terinstall windows??
oh ya, pertanyaan saya yang bukunya linux redhat dari om Onno belon dijawab, tertulis
berikut dibukunya:
"Sedangkan jika Anda ingin membagi hardisk Anda untuk dapat melakukan proses
boot dari Linux atau Windows 95, Anda harus menambahkan satu partisi lagi
untuk Windows 95, misalnya seperti berikut ini:...dst"
Apakah itu partisi dibuat pas sudah ada windowsnya, atau belon?
Satu lagi, yang saya tangkap kalo pake fips pertama-tama kita bikin partisi besar dari
sisa hd yang ada (setelah dikurangi dengan
windowsnya). terus di reboot. terus kita jalankan instalasi linux. terus pas proses
partisi kita pake fips lagi, terus partisi yang
tadi kita hapus, terus dibuat partisi baru yang dibagi-bagi lagi.
Apakah tidak ada jalan yang lebih singkat? Untuk apa membuat partisi kalau akhirnya
nantinya dihapus?
Jadi bingung nih ogut? *8-)
Thanks buat yang mau ikutan pusing-pusing bantu newbie ini...
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
[MsA - BONAK] - � bocah nakal � - � panak beler �
------------------------------------------------------------------------
[EMAIL PROTECTED] - Mailing List MIKRODATA
Informasi : http:[EMAIL PROTECTED]
Arsip : http://www.mail-archive.com/forum%40mikrodata.co.id/
Milis ini menjadi kontribusi beberapa rubrik yang diasuh tim MIKRODATA.
Termasuk rubrik-rubrik yang ada di media lain.