>kira-kira ada yg mikir (ngriset) gimana kalau tenaga listrik bisa
diwireless
>gitu, wah main layangan bakal lebih leluasa.
kalo cuma buat main layangan sih pake underground cable installation udah
cukup. Lagian kalo pake wireless ada celakanya juga, gimana kalo pada saat
transmit energi listrik dari point A ke B ada object (burung misalnya) yg
melintas di antara kedua point tsb kan gosong. Itu baru burung, gimana kalo
layangan yg pake kawat ???
>terus juga sekalian bau sama rasa kalau bisa dikirim entah via apa tetapi
>wireless jadi orang yg ditujuan bisa juga membau dan merasakan, wah bisa
seru
>banget (tapi siapa tahu kelak bisa .....)
Kalo ini sih masih bisa pake stimulasi jaringan saraf. Panca indra kita
berfungsi karena ada saraf yang bertugas untuk menterjemahkan semua
ransangan ke pusat saraf di tulang belakang trus ke otak, baru otak
menterjemahkan stimulasi tsb menjadi bau, rasa atau visual.
(CMIIW ya dr. Erik..he..he..)
Jadi kalo ada data ttg rasa, misalnya manis, ditransmit secara wireless ke
suatu komputer yg terhubung ke jaringan saraf kita (bayangin startrek aja
ya), maka pada saat data diterima komputer akan mengirimkan sinyal tertentu
ke jaringan saraf. Baru proses di atas dilakukan.
Berkhayal itu sah-sah saja kok....wong gak open source....seperti Linux.
Kalo gak di-open source bakalan jerawatan.
Farly
------------------------------------------------------------------------
Forum Komunikasi Penulis-Pembaca MIKRODATA (FKPPM)
Informasi : http:[EMAIL PROTECTED]
Arsip : http://www.mail-archive.com/forum%40mikrodata.co.id/
WAP : http://mikrodata.co.id/wap/index.wml
Milis ini menjadi kontribusi beberapa rubrik yang diasuh tim MIKRODATA.
Termasuk rubrik-rubrik yang ada di media lain.
Memakai, Menyebarluaskan, dan Memperbanyak software bajakan adalah
tindakan kriminal.
Please check with the latest AVP update before you ask about virus:
ftp://mikrodata.co.id/avirus_&_security/AntiViral_Toolkit_Pro/avp30.zip