Trustix Merdeka, Dari Konsep Paket Program Menjadi Media Distribusi

Sebagai pihak yang sangat terlibat erat dalam komunitas Linux Indonesia,
saya merasa senang sekali dapat terlibat sebagai advisor dalam
pengembangan Trustix Merdeka (TM) ini. TM pada dasarnya memiliki
beberapa konsep yang menarik dan sedikit berbeda dengan distro Linux
pada umumnya. Di samping akan menggunakan bahasa Indonesia sebanyak
mungkin, pengembangan fiturnya sangat berorientasi kepada pengguna
Indonesia. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan teknik User Centered
Design, seperti teknik Think-aloud untuk reviewuasi, studi ethnografi
dan sebagainya.

Dalam pemanfaatan metodologi disain ini, pihak Trustix Asia bekerja sama
dengan Ernianti Hasibuan, salah seorang staf Universitas Gunadarma yang
sedang melanjutkan program doktoral di Universitas Paderborn dalam
bidang Human Computer Interaction yang juga salah seorang anggota Tim
PANDU (http://pandu.dhs.org) yang memang mengkhususkan diri pada
permodelan pengguna Linux.

Di samping dari sisi model pengembangannya, distro Trustix MERDEKA (TM)
memiliki beberapa hal menarik dari sisi non teknis. Pertama, adalah
personal yang mengepalai pengembangan distro TM ini sendiri, yaitu salah
seorang developer Trustix yang bernama Ahmad Sofyan yang juga telah
menulis buku yang berjudul 'Membangun Linux sebagai Intranet Server'. 

Buku ini diterbitkan oleh Yayasan Pengembangan Elektro (YPTE) dan Nurul
Fikri dengan menggunakan Lisensi OpenContents. Sehingga memungkinkan
buku ini untuk dicopy dan diperbanyak secara bebas.

Ahmad Sofyan yang baru berusia 25 tahun ini, sama sekali tak memiliki
pendidikan formal di bidang komputer. Tetapi sifat persuasif dari Open
Source yang mendorong orang untuk belajar lebih dalam lagi,
menjadikannya dia mampu mengembangkan Trustix MERDEKA. Salah satu
komentar yang menjadi alasannya untuk mempelajari Linux adalah perasaan
kepuasan memiliki kekuasaan pada sistem. Artinya pengguna memiliki
kekuasaan total akan sistem yang dipakai atau ingin dikembangkannya.
Dalam pengembangan TM jelas Sofyan tak bekerja sendirian, tetapi dibantu
oleh rekan-rekan pengembang di Trustix lainnya.

Kedua, TM sendiri bukan merupakan karya solo dari Trustix Asia tetapi
merupakan wujud nyata kerjasama komunitas Linux Indonesia pada khususnya
dan komunitas Linux seluruh dunia pada umumnya. Jadi jelas Trustix
Merdeka ini merupakan suatu perwujudan 'Masyarakat Digital Gotong
Royong' (MDGR). Hal ini disebabkan sebagian besar artikel, hasil
penerjemahan program di Linux ini merupakan karya rekan-rekan komunitas
Linux Indonesia.

Pihak developer Trustix mencoba mengumpulkan hasil kerja ini dalam suatu
distro sehingga memudahkan para pengguna Indonesia untuk memperoleh
informasi untuk mempelajari dan menggunakan Linux. Informasi yang sangat
dibutuhkan oleh penggunaIndonesia merupakan salah satu fokus fitur utama
dari distro TM ini. Sehingga distro TM juga berfungsi sebagai kanal
informasi.

Hal ketiga adalah, distro TM ini juga berfungsi sebagai kanal distribusi
program Open Source karya programmer Indonesia. Beberapa program Open
Source telah dihasilkan para programer Indonesia seperti 'indospell'
(program pemeriksa ejaan bahasa Indonesia), 'warnetd' (program billing
Warnet) dan lain-lainnya. Di dunia international telah dikenal situs
Freshmeat (http://www.freshmeat.net) yang banyak berisi program karya
banyak programmer bebas. Akan tetapi banyak pengguna Indonesia yang tak
memanfaatkan keberadaan program ini, karena keterbatasan akses Internet.

Walaupun belum banyak programmer Indonesia yang menyumbangkan hasil
karyanya ke Freshmeat, diharapkan dengan adanya kanal distribusi melalui
TM ini para programmer Indonesia mulai membuka diri untuk menyumbangkan
karyanya yang bersifat Open Source yang dapat bermanfaat bagi para
pengguna komputer di Indonesia. Banyak aplikasi menarik sederhana yang
dapat dikembangkan oleh programmer Indonesia yang bermanfaat bagi
masyarakat luas Indonesia.

Pemanfaatan konsep distribusi aplikasi dan informasi ini berdasarkan
kenyataan bahwa masih sulitnya penggunaan Internet untuk memperoleh
informasi ini. Bila di negara seperti USA dan Eropa, para pengguna Linux
atau calon pengguna Linux dapat dengan mudah memperoleh informasi
mengenai Linux dengan melakukan surfing, atau mendownload aplikasi di
Freshmeat. Tapi hal ini tak berlaku di Indonesia, karena masih rendahnya
tingkat penetrasi Internet dan bandwidth yang tersedia.

Dengan mengawinkan antara distro TM dan Open Source Campus Agreement
(OSCA) maka diharapkan mahasiswa, pengajar dan developer Indonesia dapat
secara aktif menyertakan program atau karyanya. Karena dalam
perencanaannya, hasil karya modul pelatihan, tulisan, program yang
disertakan pada OSCA akan disertakan juga dalam distro TM ini. Sedangkan
distro TM sendiri bersifat GPL yang CDROM-nya bebas didistribusikan
(atau dimirror) oleh tiap Perguruan Tinggi.

Tentu saja Trustix dengan TM tidak ingin memonopoli semuanya atau
menjadi eksklusif. Karena semua karya yang disertakan tetap bersifat
Open Source yang bebas untuk dimanfaatkan oleh distro lain ataupun pihak
lain. Kerja sama dengan pihak lain akan selalu terbuka, beberapa pemain
Linux seperti eLinux, NurulFikri, Landak, dan sudah barang tentu KPLI
(Kelompok Pengguna Linux Indonesia) serta berbagai Perguruan Tinggi di
Indonesia. Pengembangan TM sendiri akan bergaya bazaar yang terbuka bagi
komunitas.

Dengan telah dimulainya satu distro Indonesia diharapkan akan segera
tumbuh aplikasi-aplikasi lainnya dari para developer Indonesia yang akan
membuat pengguna Indonesia memperoleh aplikasi secara lebih murah dan
sudah barang tentu tak meninggalkan aspek legalitas. Versi international
dari TM ini juga sedang dipersiapkan atas permintaan beberapa vendor USA
dan Eropa.

Karena dibangun berdasarkan Trustix Secure Linux (TSL) yang terkenal
aman, maka banyak beberapa vendor notebook di USA tertarik untuk
membundel Trustix Merdeka ini ke dalam notebook mereka. Dijadwalkan
dalam waktu dekat ini TM akan segera go international dalam salah satu
ajang pameran Linux skala international di bulan Januari 2001.

Memang TM sendiri baru sampai pada tahapan Technology Preview saat ini.
Yang sedang dalam tahapan memolesnya hingga siap diluncurkan ke pasar
pada bulan-bulan mendatang. Jalan telah dimulai, kaki mulai ditapakkan,
untuk memperkenalkan produk TI Indonesia. Mari bergandeng tangan untuk
mencapai kemandirian di dalam bidang perangkat lunak ini. TM sendiri
dikembangkan dengan kerja sama pihak riset, industri, bisnis dan juga
komunitas. (dbu)

*Penulis adalah pemerhati TI, pakar Linux & opensource, advisory board
Trustix Merdeka dan kandidat doktor Universitaet Bielelfeld Jerman.


<font size=1 face="verdana,ariel,geneva">
<b>***  Private and Confidential   ***</b>
The information in this email is confidential and is intended only for the person(s) 
named. 
Any other distribution, copying or disclosure is prohibited. If you are not the 
intended recipient, 
please notify the sender immediately or telephone on +44 (20) 7730 1111
</font>

Kirim email ke