All miliser

Mudah2an blm terlalu lambat.
Mengenai hasil survey KPK itu, hanya sekilas menngikuti saat Editorial
metroTV (pagi)
Tanpa tahu persis instansi mana yg terburuk pelayanan publiknya.
Hanya dengar sekilas bhw Depkes termasuk yg terbaik di survey itu.
Sampai di kantor, setelah browsin' alangkah terkejut ta'u KPPN menempati
urutan 2 terbawah... :(

Disinyalir...praktek seperti itu terjadi di KPPN non Percotohan....
Jika demikian halnya, *apa lagi yg ditunggu untuk tidak segera mem"Prima"kan
KPPN konvensional?
*
Tidak takutkah (baca:malu) kita jika ini dibaca sebagai ketidaksiapan
mengawal bergulirnya Ref.Birokrasi? sekalipun KPPN Percontohan sebagai
langkah yg patut diteladani!
Mudah2an saja kita tidak dianggap "memelihara" model praktek lama...

Apresiasi setinggi-2nya untuk Kantor daerah yg telah menerapkan layanan
Prima....
sebab sejatinya, itulah aturan main kita selaku instansi pelayanan
tanpa perlu diberi "label" Prima atau Percontohan atau semacamnya...

Trimakasih...

Judika Sirait
****************


2009/2/9 Den_Boedhi <[email protected]>

>   Dear misiser,
> Memang kita tidak perlu kebakaran jenggot, tapi untuk legowo begitu
> saja saya kira juga tidak bijaksana. Katakanlah hasil survey itu benar
> sebagaimana disinyalir oleh bapak Sucianto, dan meskipun itu dilakukan
> di KPPN Non Percontohan sebagaimana ditulis bapak pakerti Hutamo,
> hasil survey ini memerlukan tindak lajut dari kita (DJPBN).
>
> Bahkan mungkin DJPBN perlu berterima kasih terhadap KPK dan dengan
> rendah hati minta info KPPN mana saja yang diindikasikan masih
> melakukan praktek "money policy". Dan jika terbukti, maka
> oknum-oknumnya harus ditindak tegas sesuai sanksi sanksi yang ada.
> dan dalam hal ini tidak boleh tebang pilih. Semua yang diindikasikan
> terlibat harus ditindak. Karena konon biasanya pelaksana selalu
> menjadi kambing hitam dan dianggap sebagai pelaku individual.
>
> Salam Hangat
> HaBeWe
> NB:
> Masak kita kalah dengan Cleaning Service yang selalu bertekat:
> "Jagalah kebersihan!"
>
> --- In [email protected] <forumprima%40yahoogroups.com>, lukie
> bravo <lukie_br...@...> wrote:
> >
> > gw kira kt gak perlu kebakaran jenggot, legowo aja. gak usah
> mempertanyakan gmn surveynya, bendah yg jd responden dst. jangan pula
> klwt resist dg survey KPK. Mawas diri aje bro. kt bro Sucianto bs di
> jadikan indikasi kl gituan tu msh ade. So whok gitu lhoh. Babe gw
> bilang segala kebaikan tuh kudu di mulai dr diri kt dulu. teladan ntu
> dr pr penggede nyang tercermin dr kata dan perbuatannya nyg
> istiqomah. di tempat temen ane aja, wktu sosialisai ada KPA yg nanya
> boleh kgk ngasih sesuatu sbg ucapan trimakaseh,brp amplop ( pk isi
> kaleeh) krn kepala dia pening kagak bisa bikin laporan keuangan.
> nah... die anggap ape ntuh.... simbiose mutualistik...?
> >
> > hasan ashari wrote:
> > > waduh kayaknya kita masih suka kaget-kaget ya kalo ada
> berita miring tentang reformasi kita.
> > > Oh iya bapak dan ibu sekalian. sekedar sharing, kebetulan saya
> sering berdiskusi dengan bendahara dalam diklat bendahara. Diantara
> sekian banyak peserta dari berbagai daerah ternyata masih terdapat
> keluhan dari mereka tentang pelayanan temen-temen di KPPN (saya kadang
> menghbur mereka bahwa KPPN percontohan pasti lebih baik), akan tetapi
> justru keluhan malah terhadap beberapa KPPN percontohan. (Nah ini
> sebenarnya menarik bagi saya untuk melakukan penelitian).
> > > Kategori keluhan sangat beragam diantaranya waktu pelayanan di FO
> yang lama, FO yang kurang ramah, persyaratan yang berbeda antar satu
> KPPN dengan KPPN lainnya (ada yang perlu melampirkan satu syarat dan
> ada yang tidak melampirkan) , sampai yang membuat saya agak kaget
> ternyata masih saja ada yang minta sesuatu (yang ini saya ingin gali
> lebih jauh apa benar seperti itu, sayang saya tidak mendokumentasikan
> dari KPPN mana aja yang melakukan itu, dan tentu tidak etis juga kalo
> saya harus memaksa peserta diklat untuk menceritakan lebih jauh).
> Terkait dengan hal terakhir ini saya akan coba inventarisir keluhan
> dari peserta diklat bendahara pada tahun 2009 ini.
> > > Memang disisi lain perlu peningkatan kemampuan dari Bendahara.
> > > Nah ini adalah PR kita bersama.
> > > Hasan Ashari
> > > www.hasansofi. com
> > > ____________ _________ _________ __
> > > From: Hari Ribowo < hari_ribowo@ yahoo.com >
> > > To: forumpr...@yahoogro ups.com
> > > Sent: Sunday, February 8, 2009 1:00:43 PM
> > > Subject: Re: [Forum Prima] Buat Yanti Rahayu dan survei integritas
> pelayanan publik, KPPN no.2 terendah
> > > Mb Yanti Rahayu, walaupun saya jarang nulis.. saya tetap ikuti
> perkembangan Milis kita ini koq .. wassalam
> > > --- On Sun, 2/8/09, YANTI RAHAYU <ynt_...@yahoo. com> wrote:
> > > From: YANTI RAHAYU <ynt_...@yahoo. com>
> > > Subject: [Forum Prima] Buat pak Bulus dan survei integritas
> pelayanan publik, KPPN no.2 terendah
> > > To: forumpr...@yahoogro ups.com
> > > Date: Sunday, February 8, 2009, 12:22 PM
> > > Buat Pak Bulus doanya akhirnya kesampean ya.. milis perbendaharaan
> sekarang sudah rame lagi semenjak ada tema "baru": tentang survey KPK..
> > > Gmn kabar Semarang baek-baek khan.. buat Pak Hari Ribowo
> keliatannya dah mulai jarang tampil di milis, mungkin makin sibuk
> sekarang ya..
> > > Salam hormat dari Pontianak
> > > http://www.freegame -mu.blogspot. com
> > > ____________ _________ _________ __
> > > From: Bambang Sucianto <masuchin56@ yahoo. co.id>
> > > To: forumpr...@yahoogro ups.com
> > > Sent: Sunday, February 8, 2009 7:55:20 AM
> > > Subject: Bls: Bls: [Forum Prima] survei integritas pelayanan
> publik, KPPN no.2 terendah
> > > Saya termasuh pejabat baru yang ditempatkan di seksi
> perbendaharaan lingkup Kanwil Jawa Barat, memang harus diakui,
> perilaku menyimpang pegawai yang mengharap dan menerima imbalan
> pelayanan masih ada. Diawal pelaksanaan tugas saya, ada salah satu
> pelaksana yang menghadap saya dengan mengatakan " Pak, biasanya ada
> bendahara yangnitip untuk kita, bagaimana pak?" nah.....kan? .. Jadi
> memang kondisi tersebut masih ada dan berlangsung. Dan ini juga
> diindikasikan susahnya / resistensi diberlakukannya SOP KPPN
> Percontohan di kantor saya sebelum saya menjabat.
> > > Kita tidak perlu meratap dan kebakaran jenggot atas pemberitaan
> media tentang masih buruknya pelayanan kita, yang kita lakukan bersama
> adalah memberi keteladanan kepada anak buah dan jujur kepada anak
> buah, tegas melaksanakan ketentuan dan kebijakan yang berlaku dan
> berdoa agar mampu menjalankan amanah jabatan.
> > > Bapak-bapak yang di kapus, Kanwil dan Kepala Kantor juga harus
> memberikan contoh, tegas dan konsisten melaksanakan good governance,
> terutama yang berkaitan dengan pengadaan barang dan perjalanan dinas
> yang masih belum steril dari perilaku lama, dan ini akan berdampak
> kepada pembenahan internal kita.
> > > Marilah kita bersih-bersih di halaman kita sendiri supaya tamu
> kita merasa nyaman dan kagum dengan rumah kita.
> > > Salam hangat.....
> > > ____________ _________ _________ __
> > > Apakah demonstrasi & turun ke jalan itu hal yang wajar? Temukan
> jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers. yahoo.com
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > > ------------ --------- --------- ------
> > > Hentikan korupsi dana APBN dengan alasan apa pun.
> > > Hentikan sekarang juga.Yahoo! Groups Links
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> >
> >
> >
> > Berselancar lebih cepat dan lebih cerdas dengan Firefox 3
> > http://downloads.yahoo.com/id/firefox/
> >
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke