Der miliser,
Mungkin Mr. Budisan sekedar mengalihkan perhatian daripada mutasi yang
ditanyakan dan nanti juga akan tau jawabannya, bener juga kalo ada puisi
yang ditampilkan, saya mau turut nyumbang puisinya, karena besok berita
mutasi itu udah basi juga  :

Ada yang butuh dirinya/
Ada yang benci dirinya/
Ada yang mengejar - ngejar mencari dirinya/
Ada juga yang tega mencaci maki dirinya/
      Itulah suka duka hidup pegawai Ditjen Perbendaharaan/
      Bekerja dengan penuh cita rasa/
      Kadang pergi pagi pulang hingga larut malam/
      Kadang berhari - hari tanpa ada pekerjaan/
Dalam hati kecilnya ia berbisik/
Dosakah apa yang dulu ia lakukan/
Atau Ikhlaskah apa yang dulu orang berikan/
Dulu Ia tersenyum kalau menerima bingkisan/
Sekarang dia bersedih karena sudah tidak ada yang datang/
Namun apa yang terjadi mungkin memang sudah seharusnya terjadi/
Yang dia tahu tuhan menyayang umatnya/
Dan yang terjadi terjadilah/
Yang dia tahu gaji dan Renumerasi belum mencukupinya/
Dan yang terjadi terjadilah/
Yang dia tahu bagaimana cara membiayai hidup dan gaya hidupnya/
Dan yang terladi terjadilah/
Yang dia tahu  hanyalah bekerja... Absen.. bekerja .. Absen....dan Doa/

Sekian wassalam


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke