On Tue, 10 Mar 2009 09:34:12 -0000

Assl.wr.wb

Dear milliser,
Sekedar SELINGAN untuk dicerna dengan penuh kesabaran dan 
hati yang jernih.
Sebuah fiksi dari warung kopi, jangan diambil hati.

Alkisah, ada seorang ibu muda dengan 3 orang anaknya yang 
masih balita. Suami yang menafkahi hidup mereka, seorang 
PNS Gol. IId, meninggal dunia 6 bulan yang lalu, 
kecelakaan sepeda motor saat berangkat ke tempat kerja. 
Yang menyedihkan, SK Pensiun janda belum juga keluar dan 
dari hari ke hari kehidupan mereka makin tidak menentu. 
Bahkan rumah yang mereka tempati juga sudah hampir habis 
masa kontraknya. Galau memikirkan bagaimana menyambung 
hidup keluarga si ibu muda ini menuliskan uneg-unegnya 
dalam sebuah surat pengaduan yang ditujukan kepada Tuhan 
Yang Maha Esa.
Olehnya, surat tersebut dimasukkan dalam sebuah kotak pos. 
Karena alamat tujuannya yang aneh, surat dibuka dan dibaca 
oleh petugas pos. Entah karena iseng, surat dilem kembali 
dan dimasukkan dalam kotak pengaduan di sebuah KPPN 
(mungkin si petugas pos berpikir karena terkait dengan SK 
Pensiun yang tidak keluar, KPPN dipandang tepat menerima 
pengaduan ini).
Singkat cerita, Kepala KPPN tersentuh hatinya setelah 
membaca surat tersebut dan meminta Kasubag Umum mengecek 
alamat dan keadaan si pengirim serta melaporkan hasilnya. 
Setelah menerima cerita dari Kasubag Umum, Kepala KPPN 
berinisiatif mengumpulkan sumbangan dari staf KPPN dan 
terkumpul uang sebesar Rp. 1.800.000,-.
Dengan didampingi Kasubag Umum dan seorang staf, Kepala 
KPPN datang mengunjungi rumah si ibu muda dan menyampaikan 
maksud kunjungannya. Setelah menerima sumbangan dari 
Kepala KPPN, si ibu menghitung uang yang diterimanya dan 
kemudian berdoa : “Ya Allah, kami berterimakasih atas 
rejekiMu ini. Tetapi mengapa harus Kau sampaikan melalui 
KPPN? Andaikata tidak melalui KPPN pasti jumlahnya tidak 
kurang dari 2 juta !!!” Apa yang terjadi kemudian? Kepala 
KPPN, Kasubag Umum dan stafnya hanya terpana…

Pesan apa yang dapat disaripatikan dari cerita di atas?
Kita, aparat DJPBN telah berusaha memperbaiki citra dengan 
berbagai langkah konkrit. Tetapi untuk mendapatkan 
kepercayaan penuh dari masyarakat selaku stakeholder 
memang tidak mudah dan perlu waktu. Untuk itu kita diminta 
tidak jemu-jemunya memperbaiki diri. Ada 3 tingkat 
“kepercayaan” yang harus dilalui, believe, confident dan 
trust. Dalam bahasa yang lain (kalau tidak salah) dapat 
dikatakan sebagai ‘ilmal yaqiin, ‘ainul yaqiin dan haq’ul 
yaqiin. Nah, semoga fiksi di atas justru dapat membuat 
kita makin berusaha membenahi dan membenahi diri. Mohon 
dikoreksi jika salah dan tidak tepat. Selamat bekerja dan 
menorehkan warna yang cerah di institusi DJPBN.

Wassalam,


Yangkung

  "Den_Boedhi" <[email protected]> wrote:
> Dear miliser,
> 

> Bukankah kita manusia dilahirkan dalam keadaan kosong. 
>Apa yang kita ketahui itu juga semuanya berasal dari luar 
>diri kita. Hanya kebetulan ada beberapa orang   pintar 
>yang berhasil merangkum pengalaman hidup dan pengetahuan 
>menjadi sebuah buku. saya yakin bahwa di dunia ini 
>sesungguhnya tidak ada orang yang pantas untuk dikatakan 
>sebagai penemu. Mereka mereka yang dikatakan pakar dan 
>ilmuwan dengan berbagai penemuannya hanyalah orang orang 
>beruntung yang diberi pencerahan Allah untuk menuliskan, 
>menjelaskan, dan merakit sesuatu yang sebenarnya sudah 
>ada. Bagaimana mungkin dikatakan menemukan jika tidak ada 
>yang menyatakan kehilangan?
> 
> 
> Salam hangat dari Kendari
> HaBeWe
> 
> NB: 
> To. Mr.Sukarnon;
> ini hanya forum warung kopi, jangan patah semangat bro. 
>Keep writing.
> 
> 
> 
> 

============================================================================================================================
"Flexi - Gratis bicara sepanjang waktu se-Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta."

"Speedy - Gratis internetan unlimited dari pkl. 20.00 s/d 08.00 se-Jabodetabek, 
Banten, Karawang dan Purwakarta."
============================================================================================================================
“Nikmati akses TelkomNet Instan Week End Net hanya Rp 1.000/jam. Berlaku untuk 
Sabtu-Minggu, khusus Jawa Tengah dan DIY s/d 

31 Desember 2008”.
============================================================================================================================
"Kini telah hadir Protector, layanan keamanan online yang dapat digunakan 
langsung saat menjelajahi internet kapan saja dan 

di mana saja. Dapatkan secara GRATIS layanan Protector hingga 31 Desember 2008. 
Klik ke: http://protector.telkomspeedy.com";.

============================================================================================================================

Ikuti Speedy Blogging Competition 2008, ajang kompetisi Blog yang terbuka bagi 
semua Blogger dengan tema: Seperti Apa Konten Hebat Menurutmu? Dapatkan hadiah 
utama 1 Buah Notebook Mininote. Informasi lebih lanjut kunjungi 
http://lomba.blog.telkomspeedy.com

Kirim email ke