Milliser yang budiman Kadang kita merasa gundah bahkan mungkin jengkel terhadap wakil-wakil kita yang tidak aspiratif terhadap kondisi riil di masyarakat sekitar maupun Indonesia pada umumnya, kita marah karena wakil-wakil pilihan kita tidak banyak berbuat untuk kemaslahatan umat, dan yang lebih tragis lagi adalah wakil-wakil rakyat yang ada di Dewan Terhormat sana melakukan hal-hal yang kurang terpuji.
Kondisi demikian yang terkadang menimbulkan rasa apatis, kurang bersemangat dan enggan untuk berpartisipasi untuk mencontreng atau memilih wakil-wakil rakyat. Namun dari semua wakil rakyat yang ada tentu tidak semua amoral dan tidak semua melakukan hal-hal yang kurang terpuji, di antara mereka masih ada secercah harapan pada orang-orang yang istiqomah dan lurus serta konsern terhadap urusan rakyat dan berjuang untuk kemasalahatan umat. Untuk itu marilah kita pergunakan hak pilih kita untuk memilih wakil-wakil kita dengan menggunakan hati nurani dan mata bathin kita seraya berdo'a semoga pilihan2 kita merupakan orang-orang yang mempunyai kriteria amanah, dan mementingkan urusan umat daripada urusan diri dan golongannya aamiin. Mari kita gunakan hak pilih kita dengan cerdas, dengan harapan Indonesia menjadi lebih baik dari hari-hari sebelumnya aamiin. Inga' inga' inga' tanggal 9 April kita gunakan hak pilih kita dengan baik dan amanah, kalau bukan kita siapa lagi? Semoga bermanfaat! --- In [email protected], "Noeh Cool Cash" <noeh_...@...> wrote: > > Dengan liburnya tanggal 9 April, maka pada pekan terdapat terdapat long > weekend. Sebab pada 10 April merupakan libur nasional hari wafat Isa Almasih. > Sedangan 11 dan 12 April adalah hari Sabtu dan Minggu yang lazimnya merupakan > hari libur mingguan. > > Dengan banyaknya hari libur ini, akankan partisipasi pemilu akan berpengaruh? > Apakah publik akan memilih berlibur dibandingkan mencontreng? ( nrl / anw ) > > >

