Dear all,

Pertama, barangkali kita perlu sepakati bersama bahwa segala sesuatu yang UUD 
(Ujung Ujungnya Duit) adalah salah satu bentuk penipuan, jadi tidak perlu 
ditanggapi lebih lanjut, bahkan SMS atau voice mail sekalipun (karena hal ini 
juga sangat rentan), kecuali ketemu langsung empat mata dan bilang:" mas, 
tolong bayari dulu aku gak bawa doku neh....".

Kedua, kenapa si penipu memakai bhs inggris itu karena si penipu mengkondisikan 
diri seolah olah hanya bahasa inggris yang diperkenankan oleh sistem di sana 
(CMIIW), artinya ini sengaja dibuat untuk mengesankan keseriusan dan kasus ini 
bener bener terjadi di inggris sana.

Ketiga, Saya kok gak yakin penipuan ini dilakukan oleh bukan orang Indonesia. 
Seratus persen saya yakin ini murni orang Indonesia, bahkan mungkin bisa 
dipersempit orang/eks  di lingkungan dep keuangan, atau bahkan orang/eks 
dilingkungan djpbn mengingat si penipu tahu nama nama pejabat berikut emailnya.
Ketiga, si pelaku diindikasikan memiliki IELT atau TOEFL dengan skor lumayan 
tinggi dan menguasai bidang IT yang  tinggi juga atau kemungkinan lain si 
penipu meng-hire seorang yg mempunyai kemampuan bhs inggris dan IT.

Keempat, selalu ingat pesan pesan BANG NAPI:"WASPADALAH! WASPADALAH, 
WASPADALAH!!!".

Salam hangat dari Kendari
HaBeWe
mohon doa agar berhasil dalam pertempuran Makassar(16/17) Surabaya(18/30)


--- In [email protected], suba sita <subasus...@...> wrote:
>
> 
> Yth mailliser,
> 
.. yg lucu email itu harus di tulis dalam bahasa Inggris. Kalau di tulis dalam 
bahasa Indonesia mungkin lebih gampang berhasilnya. 
> 
... Akhirnya ketika di konfirmasikan kepada pak Pram, ternyata beliau pada saat 
ini tidak bisa mengakses email nya. Jadi emailnya dibajak oleh orang-orang yang 
tidak bertanggungjawab.
> 
...Melihat gaya bahasa Inggrisnya si penulis, nampaknya  dia ini bukan orang 
Indonesia.
> 
> Demikian, info yg dapat diteruskan mudah-mudahan bermanfaat.
> 
> 
> --- Pada Sen, 11/5/09, pramudjo pratopo <pramudjo_dj...@...> menulis:
> 

.... These people won't even allow people
> > write in native dialects as they have configured the systems
> > here to display messages in English only. 

Kirim email ke