Loh mas, ngga usah sewot dunk, saya juga mengutarakan pendapat. Saya juga saat ini sedang belajar untuk mengkritisi Peraturan atau Surat Edaran yang akan terbit dari saya, itu yang saat ini saya fokuskan. Dulu ketika penat dan lelah, saya sharing opinion di sini, tanya jawab di sini, silaturahmi di sini.
Sekarang saya tidak menemukan hal yang sama yang dulu saya temukan di sini. Dan itu sekali lagi pendapat saya, anda sendiri yang bilang harus legawa. MAAF BUNG, saya sama sekali tidak sepeti yang anda bayangkan.... Wassalam. --- In [email protected], Gus Dur Gondhes <branjangkawa...@...> wrote: > > rasanya kita harus legawa 'menerima' postingan atau reply-an otomatis dari > semua rekan yang memang mjd anggota milis ini. Masalah tema bermutu atau > tidak, kita kembalikan pada kita masing-masing. Tak bijak bila kita > meng-"gebyah uyah" alias meng-generalisir bhw itu semua kurang bermutu, malah > dikatakan DEKADENSI TOPIK. Sungguh-maaf-seolah sebuah kesombongan baru telah > muncul. Kalo yang mengatakan ini telah terjadi DEKADENSI TOPIK.....ayo saya > tantang 'Tulis sebuah artikel di Surat Kabar Nasional' yang isinya sangat > KRITIS dan tidak MEMBABI BUTA melakukan pembelaan. Oto kritik.... Ingat, > "Hasibu anfusakum qobla antuhasibuu". Tentu tahu artinya bukaaaaan??? > Dan ingat...kritis bukan berarti lemah atau mundur INTEGRITAS nya...... semua > tentu berhak menilai dan legawa untuk dinilai. Harus BIJAK!!! > Bila kita tak tertarik, dengan POSTINGAN ya lewati saja...GITU AJA KOK REPOT! > > --- On Thu, 6/11/09, saprialbanj...@... <saprialbanj...@...> wrote: > > From: saprialbanj...@... <saprialbanj...@...> > Subject: Re: [Forum Prima] Dekadensi Topik/Pembahasan di Forum Prima > To: [email protected] > Date: Thursday, June 11, 2009, 12:25 PM > > > > > > > > > > > > > > > > > > >

