Pemimpin dan Tanggung Jawab

*Oleh: Betti Alisjahbana*

*"Banyak orang berusaha menghindari tanggung jawab ketika ada masalah.
Padahal justru ketika ada masalah, pemimpin paling dibutuhkan. Pemimpin dan
tanggung jawab adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Sifat tidak
bertanggung jawab dan mengalihkan kesalahan kepada orang lain hanya akan
membuat seorang pemimpin tidak lagi efektif sebagai pemimpin, karena timnya
tidak akan percaya dan menghargainya lagi."*

Kamis malam, saya sungguh gembira menyaksikan pidato Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY) sebagai respon atas hasil Sidang Pleno DPR tentang kasus
Century. Setelah sekian lama ditunggu, akhirnya penghargaan, dukungan, dan
perlindungan terhadap dua orang terbaiknya, Sri Mulyani Indrawati dan
Boediono, keluar dari mulut SBY.

Sejak kasus Century ini muncul ke permukaan, saya mengikutinya dengan
gemas—bagaimana Sri Mulyani dan Boediono dihujat, didemo, diserang
habis-habisan, baik di jalan maupun di ruangan pansus DPR. Padahal, bila
kita ikuti dengan seksama penjelasan mereka, baik dalam pemeriksaan pansus
DPR maupun dalam buku putih yang dikeluarkan oleh Departemen Keuangan,
keputusan bailout sungguh masuk akal pada waktu itu, apa lagi ditunjang
dengan rekam jejak dan integritas keduanya. Saya percaya, keputusan bailout
diambil semata-mata demi mencegah krisis yang lebih dalam. Gemas saya
bertambah ketika melihat pak SBY tampak membiarkan kedua pembantunya itu
seakan berjuang sendiri. Karena itu, saya sungguh gembira ketika—meskipun
agak terlambat—SBY mengambil tanggung jawab atas kasus tersebut.

Banyak orang berusaha menghindari tanggung jawab ketika ada masalah. Padahal
justru ketika ada masalah, sosok pemimpin paling dibutuhkan. Pemimpin dan
tanggung jawab adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Sifat tidak
bertanggung jawab dan mengalihkan kesalahan kepada orang lain hanya akan
membuat seorang pemimpin tidak lagi efektif sebagai pemimpin, karena timnya
tidak akan percaya dan menghargainya lagi.

Di bawah ini adalah beberapa pokok pikiran mengenai pemimpin dan tanggung
jawab:

   - Pemimpin bertanggung jawab atas semua yang dilihatnya. Itu berarti, dia
   juga bertanggung jawab atas apa yang dilihat oleh organisasinya serta tim
   yang dipimpinnya. Dia bertanggung jawab atas hasil-hasil yang dicapainya,
   baik hasil yang baik maupun hasil yang buruk. Ada pepatah yang mengatakan “
   *Success has many fathers, while failure is an orphan*”, tetapi bagi
   pemimpin yang baik, hal yang berlaku adalah sebaliknya. "*Leadership
   means you don't duck when things go wrong.*"
   - Pemimpin bertanggung jawab untuk memulai komunikasi secara proaktif.
   Ketika kesalahpahaman terjadi dan gosip timbul, pemimpin bertanggung jawab
   untuk meluruskan dan membangun komunikasi agar kesalahpahaman tidak muncul
   lagi.
   - Pemimpin bertanggung jawab untuk memberi contoh yang baik dan menjadi
   agen perubahan. Pemimpin mengerti bahwa apa yang dilakukannya akan ditiru
   dan diperbesar oleh timnya, dan karenanya mereka harus mengenakan standar
   yang tinggi pada dirinya. Menjadi pemimpin adalah menjadi orang yang bisa
   jadi panutan—baik dalam kinerja maupun integritas. Ia harus hidup sesuai
   dengan nilai-nilai yang baik yang dianutnya.
   - Pemimpin bertanggung jawab atas kinerja organisasinya. Kemampuan
   kepemimpinan seorang pemimpin dinilai dari kinerjanya. Pemimpin tidak bisa
   menyalahkan siapapun kecuali dirinya untuk kinerja yang buruk.
   - Pemimpin bertanggung jawab agar organisasinya memiliki prioritas dan
   fokus. Pemimpin membuat tim dan organisasinya fokus pada hal-hal yang
   penting. Dia menjaga fokus dan prioritas itu, membuat keputusan-keputusan,
   dan menghilangkan hambatan-hambatan agar organisasi tetap dapat fokus pada
   hal-hal yang penting dan menghasilkan kinerja prima.


Tanggung jawab seorang pemimpin memang sangat besar. Demikian pula pemimpin
harus menerapkan standar yang tinggi bagi dirinya karena keputusan-keputusan
yang diambil olehnya akan mempengaruhi banyak orang.

Dalam kaitannya dengan tanggung jawab ini, ada dua quote dari Collin Powell
yang ingin saya kutip:

   - As a leader, you set the tone for your entire team. If you have a
   positive attitude, your team will achieve much more.
   - The essence of leadership is the willingness to make the tough
   decisions. Prepared to be lonely.


Siapkah kita menjadi pemimpin yang bertanggung jawab?

Kirim email ke