Note: forwarded message attached.

FARIZAL ALBONCELLI
  Ajari aku tuk menjadi Mujahid Tangguh!!!

  email              :[EMAIL PROTECTED]
Friendster     : [EMAIL PROTECTED]
www.alboncelli.multiply.com
  Mobile: +62856 9171 4916
Sekolah Tinggi Ekonomi Islam 'SEBI' Ciputat 

 
---------------------------------
It's here! Your new message!
Get new email alerts with the free Yahoo! Toolbar.
--- Begin Message ---
Aman Berkendara, Awas Lumpuh Wajah!

Jangan anggap enteng terpaan angin yang terus-menerus menampar bagian
wajah. Paparan secara intens ini berpotensi mengakibatkan kelumpuhan di
wajah.

"Bahasa medisnya Bell's Palsy. Ini semacam stroke di wajah. Bedanya
stroke dalam keadaan tak sadar. Bell's Palsy pender ita masih dalam keadaan
siuman," jelas dr. Enrico A. Rinaldi, kepala klinik PT Ristra Indolab..

Penyebab Bell's Palsy yakni angin yang masuk ke dalam tengkorak atau
Foramen Stilo Mastoideum. Angin dingin dari arah depan ini membuat syaraf di
sek ita r wajah sembab lalu membesar. Akibatnya syaraf terjepit. Ini yang
menyebabkan kelumpuhan

Hal ini yang dialami oleh Widiarko Guruh, staf desain grafis Majalah
MOTOR.

"Wajah terasa kaku. Mata sulit digerakkan. Sekarang dalam proses
fisioterapi. Kejadian yang sama juga dialami oleh beberapa pengendara di
lokasi pengobatan," jelasnya.

Dari pengalamannya dan rekannya yang sesama pender ita terungkap, mereka
tidak menggunakan helm tertutup. Akibatnya, angin yang rutin menerpa
bagian muka mengakibatkan syaraf nomor tujuh mengalami pembengkakan.

"Syaraf itu bernama Nervous Fascialis. Biasanya pender ita mengalami
gejala awal rasa nyeri di kepala, di dalam telinga dan sudut rahang.
Timbulnya mendadak dan di pagi hari," jelas dokter yang juga pengendara
Yamaha Mio 2006 ini.

Untuk itu, dr. Enrico mewanti agar pengendara motor tidak asal
Menggunakan perlengkapan keselamatan. "Helm fullface yang benar satu-satunya
cara agar terhindar dari Bell's Palsy. Pilihlah helm yang tidak terlalu
ketat juga tidak longgar," jelasnya.

Ia juga menegaskan penggunaan helm halfface d ita mbah google tidak cukup
membantu. Sebab, peranti itu hanya melindungi bagian mata. Muke ente
masih tetap kan tampar angin.

Pender ita Bell's Palsy mesti mendapat perawatan yang cepat. Dikasih
Preadnisone. "Kecenderungannya mata juga kering. Teteskan tiap hari.
Sebagian besar pender ita akan sembuh spontan. Makin cepat pengobatan
makin baik," ungkapnya.

PENTINGNYA BERJAKET

Selain itu dr. Endrico juga memberi wejangan. Bukan Cuma wilayah muka,
bagian dada juga perlu mendapat proteksi. Kan masih banyak pengendara
yang tidak mengindahkan bagian ini. Padahal, terdapat organ v ita l di sektor
itu.

"Gunakan jaket tertutup. Angin dingin saat berkendara bisa membuat organ
terganggu dalam waktu yang lama," jelasnya.

Ia juga menilai penggunaan windshield di beberapa motor cukup membantu
menahan terpaan angin ke dada. "Selama tidak mengganggu keselamatan
penggunaan windshield sangat baik," paparnya.


Pancha


 
____________________________________________________________________________________
Looking for earth-friendly autos? 
Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.
http://autos.yahoo.com/green_center/

--- End Message ---

Kirim email ke