Andai kita tahu
Sekarang cobalah simak potongan ayat berikut, “yang demikian itu
lebih baik bagimu jika kamu mengetahui”. Kalimat seperti itu akan sering sekali
kita temukan dalam Al Qur’an yang kita baca setiap hari. “Dan jika kamu
berpuasa, itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui”(QS.Al-Baqarah.184). “dan
jika kamu menyedekahkan itu lebih baik bagimu jika kamu
mengetahui”(QS.Al-Baqarah.280). ketika di melarang jual-beli setelah adzan
shalat jum’at(QS.Al-Jumu’ah.11). ketika Allah memberikan penawaran bagi
orang-orang beriman(QS.As-Shaf.11). ketika berbicara masalah
jihad(QS.At-Taubah.41), dan masih banyak lagi. Hampir pada setiap perintah yang
Ia sampaikan menampilkan kalimat-kalimat serupa.
Sobat, lihatlah generasi sahabat yang serta merta mentaati, dan
menjalankan apa yang diperintahkan, serta dianjurkan oleh Allah juga rasulnya.
Marekapun tampil menjadi generasi terbaik kebanggaan Islam sampai saat ini.
Maka bertanyalah kita, apakah puasa dan shalat yang menyehatkan tubuh-tubuh
mereka? Apakah shalat jama’ah yang mempersatukan hati mereka? Atau, ketaatannya
pada pemimpin yang membuat mereka maju. Ataukah penolakan terhadap riba yang
memperkokoh perekonomian mereka, sehingga masih tampak bertahan pada kodisi
terburuk sekalipun? Apakah bangunnya mereka dikala sepi telah mencemerlangkan
otak mereka? Ataukah berkata baik itu mampu meniadakan dengki antara mereka?
Atau zakatnya yang menghapus kemiskinan? Mungkinkah jihad yang membuat mereka
disegani? Ataukah kehalalan yang membuaat mereka tenang, dan berkah dalam
hidupnya.
Sungguh Allah mengetahui apa yang terbaik untuk kita. Karena
Dialah yang telah menciptakan kita dan semua yang akan berhubunagan dengan
kita. Lalu apa yang masih membuat kita ragu melaksanakan perintahnya untuk
kebaikan diri kita sendiri.
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers