Sharia Economic Event 2008
Sharia Economics as a Solution for better civilization
[Fossei.org-Bandar Lampung 07/05/08] Perlunya kaderisasi yang baik dan
terstuktur dalam pengembangan sebuah organisasi memang sudah menjadi suatu yang
krusial. Terlepas dari apapun tujuan, visi dan misi organisasi yang
bersangkutan, dibutuhkan sebuah alur kaderisasi yang matang dan dapat membentuk
calon-calon penerus yang berkualitas dari organisasi tersebut.
Selain Proses kaderisasi, adanya sosialisasi atas tujuan dan fungsi dari
sebuah organisasi tersebut pun perlu dilakukan. Peran sosialisasi (syiar)
kepada masyarakat umum sangat dibutuhkan untuk lebih mengenalkan dan
memfungsikan peran organisasi kepada kepentingan umum dan bersama.
Bertempat di Asrama Haji Bandar Lampung, pada tanggal 3-7 Mei 2008, dengan
jumlah peserta sekitar 95 orang yang berasal dari 8 kampus di Lampung (UNILA
dan IAIN Raden Intan) Bengkulu (Univ. Bengkulu, Univ. Ratu Samban) dan
Palembang (UNSRI, IAIN Raden Fatah, Univ. Muhammadiyah Palembang, PGRI
Palembang), Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Regional Sumatera
Bagian Selatan (SUMBAGSEL), telah melakukan beberapa kegiatan yang terangkum
dalam Sharia Economic Event 2008 dengan tema Sharia Economic as a Solution for
Better civilization.
Kegiatan ini terdiri dari beberapa agenda, antara lain adalah Sharia Economic
Training (SET). Kegiatan ini merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan
masing-masing Regional yang bertujuan untuk mencetak mujahid-mujahid ekonomi
Islam yang nantinya akan diterjunkan menjadi pengurus-pengurus FoSSEI yang baru
baik dalam tingkatan KSEI, komisariat, regional maupun nasional.
Salah satu pembicara dalam kegiatan ini adalah seorang ustadz yang sudah
tidak asing lagi yaitu KH. Abdullah Gymnastiar yang memberikan pencerahan
bagaimana agar kita bisa menjadi seorang entrepreneur sejati, yang tidak hanya
mampu bekerja dan mencari kerja tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan
bagi orang banyak. Selain itu pembicara lain yang turut memberikan materi pada
kegiatan ini adalah Sdr. Nedyansyah mantan KoReg SUMBAGSEL- yang menjelaskan
tentang sejarah pergerakan mahasiswa khususnya tentang FoSSEI. Selain dalam
bentuk seminar, peserta pun diajak bermain games yang mengasah kepekaan tentang
cara berfikir mengenai ekonomi Islam, terlihat peserta sangat antusias hingga
ruanganpun sempat gaduh dan sulit untuk ditertibkan. Selain itu ada juga
kegiatan qiyamullail dan caraka malam untuk meningkatkan kualitas calon kader
FoSSEI yang tidak hanya dalam bidang keilmuan (fikriyah), namun juga rohani
(ruhiyah) dan jasmani (jasadiyah) agar terbentuk kader-kader yang
militan dan bukan orang-orang yang oportunis.
Setelah dua hari melakukan SET, hari selanjutnya peserta dan panitia
mengadakan Kampanye Nasional yang merupakan salah satu program wajib dari
FoSSEI untuk tiap-tiap regional yang sudah dideklarasikan pada bulan Februari
2008 lalu di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Kampanye Nasional di Regional
ini dilakukan dengan menggelar Seminar Nasional tentang Prospek dan Tantangan
pengesahan RUU SBSN dan Perbankan Syariah di sesi pertama yang disampaikan oleh
Bpk M. Irvan (DPbS BI), Bpk Langgeng (Depkeu) dan Bpk M. Touriq (BAPEPAM-LK)
dan Potensi Dana Ummat di sesi kedua yang disampaikan oleh perwaklan dari LAZ
Lampung Peduli dan perwakilan dari Asuransi Takaful.
Peserta yang hadir pada Seminar Nasional ini tidak hanya dari kalangan
mahasiswa dan peserta SET saja, tetapi ada juga yang berasal dari kalangan
pendidik seperti guru dan dosen, juga pengusaha dan pebisnis. Perserta yang
hadr cukup antusias, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang terlontarkan dan
juga cara penyampaian pembicara yang bersemangat.
Di hari keempat kegiatan dilanjutkan dengan Musyawarah Regional FoSSEI
SUMBAGSEL yang berlangsung cukup sederhana dan kekeluargaan, berbeda dengan
wakil-wakil kita di DPR/MPR sana yang kebanyakan kalau tidak berkelahi ya tidur
ketika sidang/musyawarah berlangsung(wallahuálam).
Dari Musyawarah regional ini menghasilkan beberapa keputusan dan rekomendasi
untuk MUNAS FoSSEI yang akan diadakan di Univ. Brawijaya Malang pada
pertengahan Juli mendatang. Diantara keputusan yang telah dihasilkan yaitu
terpilihnya:
1. Waskito Are dari Univ, Lampung sebagai Koordinator Regional
2. Holian Asal Univ. Lampung Sebagai KOMSAT Propinsi Lampung.
3. Pirdiansyah Asal Univ. Bengkulu Sebagai KOMSAT Propinsi Bengkulu.
4. Aditya Muhlizar Asal Univ. Sriwijaya Sebagai KOMSAT Propinsi
Sumatera Selatan
5. IAIN Reden Fatah Sebagai tuan rumah MUREG tahun depan
6. Univ. Bengkulu Sebagai tuan rumah RAKEREG tahun depan
7. Rekomendasi anggota KSEI baru yaitu IAIN Raden Intan dan Univ. Muh.
Palembang
8. Rekomendasi Calon Presidium Nasional
Hari terakhir dari rangkaian Sharia Economic Event 2008 ini, peserta di bawa
rekreasi ke salah satu pantai yang terkenal ini dan mempesona di kawasan
Lampung untuk lebih merenungi keagungan ciptaan Allah.
Meskipun di awal kegiatan panitia sempat pesimis karena minimnya dana yang
ada karena hanya beberapa Bank Syariah yang bersedia menjadi sponsor dengan
dana yang tidak terlalu besar, namun panitia tetap bersemangat karena melihat
banyaknya jumlah peserta yang siap menggantikan kebanyakan orang-orang
oportunis yang saat ini berada di lembaga-lembaga keuangan syariah.
Sudah saatnya kita menggantikan mereka yang hanya mencari kesempatan dari
kondisi yang ada! Yang hanya mau menikmati hasil dari hal yang telah kita
kerjakan tanpa adanya dukungan konkrit berupa materi! tutur Azwar Anas, salah
seorang SC dari kegiatan ini.
Semoga sekelumit kegiatan ini dapat menjadi setitik cahaya dan harapan dalam
perjuangan menegakkan ekonomi syariah di bumi Indonesia tercinta ini. Ditunggu
aksi rekan-rekan FoSSEI regional lainnya loch
Allahu Akbar!!! [farizal-CoCODA]
FARIZAL ALBONCELLI
PRESIDIUM NASIONAL FoSSEI
Centre of Communication and Data Administration
Friendster : [EMAIL PROTECTED]
Mobile : +62856 9171 4916
Sekolah Tinggi Ekonomi Islam 'SEBI' Ciputat
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.