Amina Wadud Imami Salat Jumat, Muslimah Inggris Protes                          
   Sabtu, 18 Okt 2008 12:18          Muslimah Inggris di Oxford, Inggris 
menggelar aksi unjuk rasa, mereka mengecam pelaksanaan salat Jumat yang diimami 
seorang perempuan. 
 Imam perempuan yang mereka protes adalah Amina Wadud, seorang profesor tamu di 
jurusan studi Islam, Virginia Commonwealth University, AS yang memelopori salah 
Jumat dengan imam perempuan di New York tiga tahun yang lalu, yang memicu 
kontroversi. 
 Wadud kali ini menjadi imam salat Jumat di Pusat Pendidikan Muslim di Oxford 
dengan makmum jamaah laki-laki dan perempuan, sehingga menuai  protes dari para 
muslimah. "Apa yang ia (Wadud) lakukan bertentangan dengan Islam. Saya tidak  
sepakat dengan cara-cara seperti itu," kata Maryanne Ramzy dengan nada  marah 
seperti dikutip situs BBC News.  
 Sebelum menjadi imam salat Jumat, Wadud juga memberikan khutbah singkat  pada 
para jamaah di aula MEC (Muslim Educational Center) Oxford. Salat  Jumat 
berjamaah dengan imam Amina Wadud ini, menjadi pembuka konferensi  Islam dan 
Feminisme yang digelar di Wolfson College, Oxford. 
 Para pemuka Muslim di Inggris sebenarnya melarang para Muslimah menggelar aksi 
protes yang dilakukan di depan gedung aula tempat  pelaksanaan konferensi. Aksi 
protes hanya akan membuat pelaksanaan salat dengan imam perempuan itu mendapat 
publisitas gratis.
 "Kami di sini untuk menjaga tradisi dan nilai-nilai Islam dan menjaga apa yang 
telah diajarkan Rasulullah Saw," kata Aishah Samah, muslimah  yang ikut dalam 
aksi protes itu. 
 Para pemuka Muslim di Inggris mengatakan, masalah perempuan menjadi imam salat 
tidak ada kaitannya dengan persamaan gender. "Hal itu tidak ada hubungannya 
dengan posisi kaum perempuan di masyarakat. Ini bukan persoalan untuk 
merendahkan kaum perempuan," kata Mokhtar Badri, wakil presiden Muslim 
Association of Britain (MAB) pada BBC. 
 Pendapat serupa diungkapkan Samah, salah seorang pengunjuk rasa. "Kami tidak 
keberatan seorang perempuan memimpin negara atau sebuah  organisasi. Islam 
sangat menghormati kaum perempuan, tapi dalam hukum  Islam perempuan tidak bisa 
memimpin salat," ujar Samah. (ln/iol)
    

 __________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam  
http://id.mail.yahoo.com 
 __________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam  
http://id.mail.yahoo.com 

Kirim email ke