hehehe an seneng bisa join diskusi di milis lagi, mau sekedar sharing aja ni akh kalau kita berbicara soal sistem maka banyak yang hal yang perlu kita cermati. Khusus untuk sistem ekonomi kerakyatan Bung Hatta sebagai salah satu advokator bangsa ini telah menempatkan nilai-nilai dan perjuangan Islam dalam bentuk pasal 33, 34 dan 27 (ayat 2) UUD 1945 secara implisit. Prof Sri Edi Swasono mengatakan di berbagai tulisannya bahwa Ekonomi Pancasila atau ekonomi kerakyatan bisa dikatakan seiring dan selaras dengan ekonomi syariah. Keduanya compatible meskipun tidak sepenuhnya substitutable. Namun ada yang perlu kita soroti apabila ekonomi syariah direduksi dan hanya terpusatkan pada pembangunan bank-bank syariah dan riba hanya ditinjau dari bunga perbankan saja, maka kehidupan ekonomi ribawi yang saat ini ada akan terus memelihara kesenjangan ekonomi, membiarkan si miskin terus termarginalkan, membiarkan kebrutalan pasar bebas di tengah euforia perkembangan bank syariah yang terus menggeliat.Wallahu'alam bishowab
________________________________ Dari: Budi Hartono <[email protected]> Kepada: fossei <[email protected]> Terkirim: Jumat, 26 Desember, 2008 08:06:30 Topik: {FoSSEI} paradigma rakyat kadang an berfikir,tentang paradigma rakyat indonesia berkaitan dengan ekonomi. kita sebagai orang islam terkadang lebih suka menggunakan sistem nonislam seperti kapitalis,liberalis dan mungkin menggunakan sistem ekonomi kerakyatan.. ..kenapa ya......???? ?? da yang bantu saya Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda? Buat Pingbox terbaru Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

