Serangan Brutal Israel ke Gaza, Ratusan Warga Palestina Syahid dan Luka-Luka
http://www.eramuslim.com/berita/palestina/serangan-brutal-israel-ke-gaza-ratusan-warga-palestina-syahid-dan-luka-luka.htm
Sabtu, 27/12/2008 21:39 WIB
Menjelang
tahun baru Islam, umat Islam berduka. Rezim Zionis Israel,
Sabtu (27/12) melakukan serangan besar-besaran ke Jalur Gaza. Rezim
penjajah itu mengerahkan pesawat-pesawat tempur jenis F-16 dan
helikopter-helikopter Apache-nya dan membantai warga Gaza yang sudah
tak berdaya setelah selama setahun lebih diblokade oleh Israel.
Laporan Press TV menyebutkan, akibat serangan brutal itu, dalam
waktu singkat 180 warga Palestina di Gaza gugur syahid dan 800 orang
lainnya luka-luka. Cuplikan tayangan televisi memperlihatkan jenazah
para korban yang terdiri dari anak-anak, laki-laki dan perempuan
bergelimpangan di jalan-jalan Gaza. Radio Hamas melaporkan, diantara
korban yang gugur adalah kepala polisi Gaza, Tawfiq Jabber.
Pesawat-pesawat tempur dan helikopter Israel sedikitnya melakukan
serangan sebanyak 30 kali secara simultan dengan target sekitar 30
tempat di kota Gaza, yang diklaim Israel sebagai basis Hamas. Selain
serangan udara, tank-tank Israel juga mendekati wilayah Jalur Gaza.
Tak peduli rakyat Palestina menjadi korban, otoritas Zionis Israel
menyatakan akan terus melakukan serangan Gaza. Juru bicara militer
Israel Avi Benayahu mengatakan bahwa serangan hari ini baru awal dari
operasi militer ke Gaza, yang merupakan keputusan dari para menteri
pertahanan dan keamanan Israel.
"Serangan akan dilakukan beberapa waktu. Kami tidak menentukan
sampai kapan serangan ini akan dilancarkan dan kami bertindak
berdasarkan situasi di lapangan," kata Avi.
Serangan Zionis Israel sempat membuat panik warga Gaza yang menolak
menarik dukungan mereka terhadap Hamas. Sebelumnya, Perdana Menteri
Israel Ehud Olmert meminta agar warga Gaza untuk menghentikan
tembakan-tembakan mortir Hamas ke wilayah Israel.
Juru Bicara Hamas Fawzi Barhoum mengatakan, Israel melakukan
serangan ke Jalur Gaza setelah mendapat restu dari negara-negara
sekutunya. Seminggu yang lalu, Israel memang menyatakan akan meminta
dukungan internasional agar bisa menyerang Gaza. Israel juga menegaskan
akan melakukan berbagai upaya untuk menumbangkan Hamas di Jalur Gaza.
Tapi kenyataannya, serangan Israel menyebabkan banyak warga Gaza tak
berdosa yang menjadi korban.
Barhoum menyebut serangan itu sebagai pembantaian bukan hanya terhadap
anggota Hamas tapi juga terhadap rakyat Palestina. Ia menyesalkan sikap
negara-negara Arab yang selama ini buta dan tuli atas penindasan Israel
terhadap warga Gaza.
"Serangan ini terjadi karena negara-negara Arab bersikap diam dan
karena Israel mendapat lampu hijau dari AS dan Eropa," tukas Barhoum.
Ia menegaskan bahwa Hamas akan membalas serangan Israel ini.
"Serangan ini tidak akan melemahkan atau menumbangkan pemerintahan
Hamas di Gaza. Semua opsi terbuka untuk merespon serangan ini," tandas
Barhoum.
Hal serupa ditegaskan salah satu pemimpin Hamas, Mousa Abu Marzouz.
Ia mengatakan, Israel mengarahkan serangannya ke pos-pos polisi dan
kantor-kantor di Gaza. Ia menyerukan dunia internasional untuk mengecam
serangan Israel.
"Tak seorang pun di dunia ini yang bisa membenarkan agresi Israel ke
Gaza. Pasukan Hamas akan membalasnya, pasukan Hamas akan membela rakyat
Palestina," tukas Marzouz.
Sementara itu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Tepi Barat
menyatakan mengutuk agresi Israel ke Jalur Gaza. (ln/berbagai sumber).
==========================================
Aku Ingin Menjadi Peluru
Berjuang Menembus Ruang dan Waktu
Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger. Tambahkan mereka dari
email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/