Siapa Sih Saya
Sahabat, pernahkah kita memperhatikan ombak di lautan ? Selalu ada ombak besar
dan juga ombak kecil .
Begitu indah rasanya bisa memandang gulungan gulungan ombak yang datang silih
berganti.. Sang ombak besar selalu tampak bergulung-gulung dengan suaranya yang
menggelegar, tampak bersuka ria menikmati kedasyatan kekuatannya, seakan-akan
menyatakan keberadaan dirinya yang besar dan gagah perkasa.
Sementara itu, jauh di belakang gelombang ombak besar, tampak sang ombak kecil
terseok seok berusaha mengikuti gerakan sang ombak besar . Ia terlihat lemah,
tertatih-tatih, tak berdaya, dan jauh tersisih di belakang, sementara sang
ombak kecil hanya bisa menyerah dan mengekor ke mana pun ombak besar pergi.
Tetapi, di benaknya selalu muncul pertanyaan dan menyesali keadaan nya, Kenapa
ya aku begitu lebih lemah dan tak berdaya?
Suatu saat , ombak kecil bermaksud bertanya pada sang ombak besar. Sambil
tertaih-tatih ombak kecil berteriak: “Hai ombak besar. Tunggu!”
Sayup-sayup suara ombak kecil didengar juga oleh ombak besar. Lalu sang ombak
besar sedikit memperlambat gerakannya dan berputar-putar mendekati arah
datangnya suara. “Ada apa sahabat?” Jawab ombak besar dengan suara menggelegar
hebat.
“Aduh .pelankan dong suaramu. Aku mau tanya nih , mengapa engkau bisa begitu
besar? Begitu kuat, gagah, dan perkasa? Sementara diriku. ah. begitu kecil,
lemah dan tak berdaya. Apa sesungguhnya yang membuat kita begitu berbeda, wahai
ombak besar?”
Dengan bijak sang Ombak besar pun menjawab, “Sahabatku, kamu menganggap dirimu
kecil dan tidak berdaya, dan menganggap aku begitu hebat dan luar biasa,
anggapanmu itu muncul karena kamu belum sadar dan belum mengerti jati dirimu
yang sebenarnya, hakikat dirimu snediri”.
“Jati diri? Hakikat diri? Kalau jati diriku bukan ombak kecil, lalu aku ini
apa?” Tanya ombak kecil, “Tolong jelaskan, aku semakin bingung dan tidak
mengerti.”
Ombak besar meneruskan, “Memang di antara kita terasa berbeda tetapi sebenarnya
jati diri kita adalah sama, kamu bukan ombak kecil, aku pun juga bukan ombak
besar. Ombak besar dan ombak kecil adalah sifat kita yang sementara. Jati diri
kita yang sejati sama, kita adalah air. Bila kamu menyadari bahwa kita
sama-sama air, maka kamu tidak akan menderita lagi, kamu adalah air, setiap
waktu kamu bisa menikmati menjadi ombak besar seperti aku, kuat gagah dan
perkasa.” Mendengar kata-kata bijak sang ombak besar, mendadak timbul kesadaran
dalam diri ombak kecil. “Ya, benar, aku bukan ombak kecil. Jati diriku adalah
air, kenapa aku harus berkecil hati dan menderita.”
Dan, sejak saat itu, si ombak kecil pun menyadari dan menemukan potensi dirinya
yang maha dasyat. Dengan ketekunan dan keuletannya, ia berhasil menemukan
cara-cara untuk menjadikan dirinya semakin besar, kuat, dan perkasa,
sebagaimana sahabatnya yang dulu dianggapnya besar. Akhirnya, mereka hidup
bersama dalam keharmonisan alam. Ada kalanya yang satu lebih besar dan yang
lain kecil. Kadang yang satu lebih kuat dan yang lain lemah.
Begitulah, mereka menikmati siklus kehidupan dengan penuh hikmat dan kesadaran.
Sebagai manusia, sering kali kita terjebak dalam kebimbangan akibat situasi
sulit yang kita hadapi, yang sesungguhnya itu hanyalah pernak-pernik atau
tahapan dalam perjalanan kehidupan. Sering kali kita memvonis keadaan itu
sebagai suratan takdir, lalu muncullah mitos-mitos: aku tidak beruntung,
nasibku jelek, aku orang gagal, dan lebih parah lagi menganggap kondisi
tersebut sebagai bentuk “ketidakadilan” Tuhan.
Dengan memahami bahwa jati diri kita adalah sama-sama manusia, tidak ada alasan
untuk merasa kecil dan kerdil dibandingkan dengan orang lain. Karena
sesungguhnya kesuksesan, kesejahteraan dan kebahagiaan bukan monopoli
orang-orang tertentu, jika orang lain bisa sukses, kita pun juga bisa sukses!
Kesadaran tentang jati diri bila telah mampu kita temukan, maka di dalam diri
kita akan timbul daya dorong dan semangat hidup yang penuh gairah sedahsyat
ombak besar di samudra nan luas. Siap menghadapi setiap tantangan dengan mental
yang optimis aktif, dan siap mengembangkan potensi terbaik demi menapaki puncak
tangga kesuksesan.
“Jati diri kita adalah sama-sama manusia! Tidak ada alasan untuk merasa kecil
dan kerdil dibandingkan dengan orang lain. Jika orang lain bisa sukses, kita
pun bisa sukses!”
Salam Sukses
Recent Activity
16
New MembersVisit Your Group
Yahoo! Finance
It's Now Personal
Guides, news,
advice & more.
New business?
Get new customers.
List your web site
in Yahoo! Search.
Group Charity
Give a laptop
Get a laptop: One
laptop per child
.
___________________________________________________________________________
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/