--- Pada Sen, 20/4/09, [email protected] <[email protected]> 
menulis:

Dari: [email protected] <[email protected]>
Topik: Fw: Tausiah_Jum'at
Kepada: [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected]
Cc: [email protected]
Tanggal: Senin, 20 April, 2009, 7:06 AM



----- Forwarded by Dian
Mardiana/MAX on 20/04/2009 21:06 -----




Imsa Rachim/MAX 
17/04/2009 10:46




To
MULYADI AGUS/m...@ind_ln, Sugiarso Sugiarso/m...@ind_ln,
Tri Luhur/m...@ind_ln, Erwin Sepbriansyah/m...@ind_ln, Dian 
Mardiana/m...@ind_ln,
Deddie Hasan/m...@ind_ln, Andik Santoso/m...@ind_ln, HERU SANTOSO/m...@ind_ln,
HARYUDI KASRI/m...@ind_ln, Supriyanto Krisno/m...@ind_ln, AKHMAD 
SOLEKHAN/m...@ind_ln,
Solifudin Basar/m...@ind_ln, Siswadi Tukimun/m...@ind_ln, Anas 
Subarnas/m...@ind_ln,
Rudi Rosadi/m...@ind_ln, Achmad Noor/m...@ind_ln


cc




Subject
Tausiah_Jum'at













Inilah orang –
orang yang didoakan oleh para malaikat :



1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka
malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga
malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam
keadaan suci”.



(Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini 
dishahihkan
oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)



2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat. 

Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah salah seorang diantara kalian yang
duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para
malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah
ia’” 



(Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Muslim no. 469)



3. Orang – orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat
kepada (orang – orang) yang berada pada shaf – shaf terdepan” 



(Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra’ bin ‘Azib ra., hadits
ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)



4. Orang – orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah (tidak membiarkan
sebuah kekosongan di dalam shaf).

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu
bershalawat kepada orang – orang yang menyambung shaf – shaf” 



(Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al
Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh
Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)



5. Para malaikat mengucapkan ‘Amin’ ketika seorang Imam selesai membaca
Al Fatihah. 

Rasulullah SAW bersabda, “Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi
‘alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, karena
barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan
diampuni dosanya yang masa lalu”.



(Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 782)



6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.

Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat akan selalu bershalawat kepada
salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana
ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata,
‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia” 



(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106, Syaikh
Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)



7. Orang – orang yang melakukan shalat shubuh dan ‘ashar secara berjama’ah.

Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh
lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah
bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada
siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat
‘ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar)
naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap
tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan
hambaku?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan
shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat,
maka ampunilah mereka pada hari kiamat’” 



(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Al Musnad no. 9140, hadits
ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)



8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.

Rasulullah SAW bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan
tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan.
Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap
kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat
tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’”




(Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda’ ra., Shahih Muslim no.
2733)



9. Orang – orang yang berinfak.

Rasulullah SAW bersabda, “Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang
hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara
keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’.
Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit’”




(Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih
Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)



10. Orang yang sedang makan sahur. 

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat
kepada orang – orang yang sedang makan sahur” 



(Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin
Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At
Targhiib wat Tarhiib I/519)



11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.

Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya
kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat
kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan
saja hingga shubuh”



(Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib ra., Al Musnad no. 754,
Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, “Sanadnya shahih”)



12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.

Rasulullah SAW bersabda, “Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah
bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. 
Sesungguhnya
penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan
ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada
orang lain”



(Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., dishahihkan
oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343) 



Sumber Tulisan Oleh : Syaikh Dr. Fadhl Ilahi (Orang – orang yang Didoakan
Malaikat, Pustaka Ibnu Katsir, Bogor, Cetakan Pertama, Februari 2005


 













The information contained in this communication is intended solely for
the use of the individual or entity to whom it is addressed and others
authorized to receive it. It may contain confidential or legally privileged
information. If you are not the intended recipient you are hereby notified
that any disclosure, copying, distribution or taking any action in reliance
on the contents of this information is strictly prohibited and may be unlawful.
If you have received this communication in error, please notify us immediately
by responding to this email and then delete it from your system. CNOOC
is neither liable for the proper and complete transmission of the information
contained in this communication nor for any delay in its receipt.



      Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari 
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke