Assalamu'alaikum wr.wb

Limpahan syukur kepada Allah, terutama kita pantaskan hanya bagi Nya. 
Permohonan penuh harap kepada Sang Pengabul doa. Agar kiranyaaktivitas kita 
lakukan dibimbing oleh Nya menuju kebaikan dan
kebenaran. Dan mudah-mudahan tetap terjaga dalam sumur keikhlasan...

Jam
19.00 saya keluar dari bahana. Selesai siaran program "Power of Peace".
Saya langsung menuju terminal Blok M dengan menggunakan jasa Bajaj.
Alhamdulillah, setibanya disana adzan baru dikumandangkan. Dan dapat
mengikuti shalat isya Berjamaah...

Selesai shalat menuju Mesjid KOMDAK. Biasanya setiap rabu malam, teman-teman 
dari tahajjud_call mengadakan
pengajian tahsinul Quran. Dibimbing oleh ust-ust di mesjid disana.
Sesampai di Halte Polda. Kondektur mengingatkan.."Komdak..Komdak".
Alhamdulillah sampai juga...

Saat menyebrangi ke Polda,
dijembatan (Halte) dari kejauhan saya melihat ada seorang ibu sedang
tiduran. Disampingnya ada anak kecil mungil tertidur penuh keasyikan.
Semakin mendekati, kutatap wajahnya yang sedang tertidur pulas...
Didalam sini ada bisikan membuat diri terasa pilu "Dan nikmat tuhan yang 
manakah engkau dustakan ?"

Begitu
menuruni tangga, disanapun ku melihat ada seorang ibu tertidur pulas.
Rambutnya sudah mulai memutih, baju yang dikenakan kemerja berwarna
putih. Lengan kanan menjadi alas sandaran kepala. Dan dia pun tertidur
dengan penuh pulas... sekali lagi bisikan itu muncul "Nikmat Tuhan manakah yang 
engkau dustakan?"

Syukur
alhamdulilah, tak hentinya terucap untukMu wahai Allah.. Tatkala kaki
terus melangkah menuju tujuan, pertanyaan perenungan muncul berbagai
macam. Tengah malam yang dingin, walaupun aku mengenakan jaket..
Kesejukan angin malam masih merasuki tulangku. Tapi anak kecil itu
tidur dengan baju tak berlengan. Mulut ini tak kuasa menahan, Allahu
Akbar. Tiba-tiba saja Seakan ada yang menasehati didalam sini.

Mad
apakah engkau perhatikan karunia Allah berikan tadi? masih pantaskah
engkau mengeluh dengan kehidupan pemberian Allah berikan untukmu?
Tidakkah itu bukti bahwa kamu lebih beruntung? Masihkah perlu engkau
bertanya, apakah Allah memperdulikanmu? Bukankah Allah yang mencukupi
rezekimu? Sungguh, bukan matamu yang buta, bukan pula telinganmu yang
tuli. Tetapi Hatimu yang telah membeku...Duhai
Allah yang Maha Menatap, ampunilah kesalahan dan dosa
hamba...Berikanlah kami hidayahMu, Agar kami tetap lurus dijalan Engkau
inginkan. Berikan kami kekuatan agar kami mampu menjalani roda
kehidupan yang telah Engkau Takdirkan. Berikanlah kami pertolongan Mu
ya Rahman ya Rahim, Ya Karim Ya Zaljalali walikram...

Bogor 29 April 2009.
 RAHMADSYAH
Master PractitionerNLP  I 081511448147 I Motivator & Trauma Therapist
www.rahmadsyah.co.cc


      New Email names for you! 
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/sg/

Kirim email ke