indah sekali penjelasan antum. jujur saya setuju. bahwa yang kita bangun 
terlebih dahulu 
adalah islamic worldviewnya. tapi....yang menjadi acuan kita dalam Islamic 
Worlview adalah
budaya Islam Masa Lalu saja (dengan batasan zaman geberasi Rasul, Tabiin, dan 
Tabiin-tabiin) 
sedangkan kulture budaya Islam yang sekarang dan yang akan datang hanya sebagai 
pelengkap
Hal ini jelas seperti sabda Nabi SAW yaitu “Sebaik-baik
manusia adalah generasiku kemudian 
generasi yang datang setelah mereka,
kemudian generasi lain yang datang setelah mereka.” 
(Hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim)

Untuk lebih mudah mungkin gagasan al attas, alfaruqi dan yang lain bisa
antum kemukakan disini. karena jujur saja saya sudah lama tidak bersentuhan dgn 
literatur-literatur itu. Mohon bimbingannya

Jazakallah





________________________________
Dari: Khaerul Umam <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kamis, 14 Mei, 2009 09:41:47
Topik: Re: Bls: {FoSSEI} islamisasi ekonomi(sebuah kebutuhan) dan tantangan






syukron:
Saya pikir, untuk penemuan dasar kaidah filosofis Islamic science sendiri 
sebagai induk dari islamisasi ekonomi.itu merupakan landasan yang dasar namun 
tidak terlalu "substantif" dalam penemuan kaidah filososfi "islamisasi 
ekonomi".,

karena dalam pemikirn saya (sebagai orng yang terbatas dalam keilmuan).. 
Islamisasi ekonomi yang akan digagas, merupakan bentuk refleksi dari realitas 
kehidupan berekonomi masyarakat islam saat ini.. dan tentu tolak ukurnya ialah 
(culture)kebudayaan atau adat berkehidupan yang sedang berkembang., dan islamc 
science hanya salah satu unsur dari hasil dari "tingkah laku budaya".,.

maka dari pada itu penemuan Aksiologis;Epistimo logis;Ontologis dan Worldview 
dari Islamic Science bukan menjadi unsur utama ; menjadi unsur utama adalah 
islamic Wordlview yang mengacu pada adat dan budaya masyarakat islam (dulu, 
sekarang dan yang akan datng).,

tinggal garis objektivitas dari gagasan islamisasi ekonomi disambukngkan dengan 
islamic worlview lalu unsur2 tambahan yang menjadi penyokong seperti islamic 
science dapat ditemukan ketika epistimologi dari islamisasi ekonomi 
dikembangkan dan dijelaskan secara gamblang..

afwan.,.  


--- On Sun, 5/10/09, ismail rumbia <ismail_...@yahoo. com> wrote:


From: ismail rumbia <ismail_...@yahoo. com>
Subject: Bls: {FoSSEI} islamisasi ekonomi(sebuah kebutuhan) dan tantangan
To: fos...@yahoogroups. com
Date: Sunday, May 10, 2009, 11:17 AM


sekedar sharing. setuju dengan pendapat antum tapi....proses ini akan lebih 
mudah digapai jika
Aksiologi, epistemologi dan ontologi serta worldvew dari Islamic Science 
sebagai "kakak kandung" dari ekonomi Islam sudah terlabih dulu dibangun. 
Artinya kita harus menemukan prinsip2 tadi terlebih dahulu, sehingga langkah 
kita untuk membangun ekonomi Islam tidak terlepas dari Induknya.
Senang sekali berdiskusi dengan antum. Ditunggu tanggapannya.


Salam,


Ismail




________________________________
Dari: Khaerul Umam <umam_pasca_uinbdg@ yahoo.com>
Kepada: fos...@yahoogroups. com
Terkirim: Jumat, 8 Mei, 2009 21:26:30
Topik: {FoSSEI} islamisasi ekonomi(sebuah kebutuhan) dan tantangan




Bismillahirrahmanni rahim,.,

Terus terang, gagasan ini,.,mungkin sudah muncul dari orang lain; namun bagi 
saya pribadi.,.,hal dan ide atas konsep ini baru didapat ketika tadi siang 
dalam kelas.,.

Setelah, beberapa hari ini banyak membaca literatur atas gagasan Nasr,  Al atas 
dan al faruqi.,.,dalam tatanan konsep islamisasi ilmu pengetahuan. ,saya 
terpikir untuk menggagas islamisasi ekonomi moderen dalam tatanankonteks 
AKSIOLOGI , EPISTIMOLOGI dan ontologi.,., !!

dan jika semua gagasan ini dapat dikembangkan; saya pikir ekonomi syari'ah 
melakukan proses adaptasi terhadap karakter ekonomi masyarakat saat ini, namun 
sebaliknya! 



 

________________________________
 Nama baru untuk Anda!  
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!  

   


      Lebih bersih, Lebih baik, Lebih cepat - Yahoo! Mail: Kini tanpa iklan. 
Rasakan bedanya! http://id.mail.yahoo.com

Kirim email ke