EKA BOCAH YATIM
PENDERITA LEUKIMIA

 

(Aku anak yatim, ibuku
Depresi, umurku 10 Tahun, aku divonis hanya bisa bertahan 3 bulan lagi)

 

            Awalnya
dikira sakit panas biasa seperti pada umumnya diderita anak-anak seusia Eka.
Namun setelah satu minggu lebih diobati dengan obat penurun panas tidak
sembuh-sembuh, keluarga Eka mulai khawatir dengan kesehatan Eka. Akhirnya
dibawalah sang anak ke dokter untuk mengetahui penyakitnya. 

 

Setelah di cek
di laboratorium akhirnya Eka dinyatakan menderita sakit Leukimia. Diagnosa 
dokter
tentu saja mengejutkan keluarga Eka. Yang membebani keluarga tersebut adalah
masalah biaya pengobatannya. Satu minggu lebih Eka harus dirawat di rumah sakit
untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.

 

            Saat
LMI mengunjungi Eka untuk memberikan bantuan, tampak sekali gambaran kehidupan
keluarga yang jauh dari cukup. Rumah tua yang disekat-sekat dengan triplek
untuk dijadikan kamar adalah salah satu bukti kesederhanaan mereka. Di dalam
rumah tidak ada perabotan mahal, yang ada hanya beberapa buah kursi yang sudah
usang. 

 

Di rumah itu
Eka tinggal bersama nenek dan bibinya. Eka adalah seorang anak yatim yang
ditinggal ayahnya sejak kecil akibat sakit liver yang dideritanya. Sementara 
sang ibu yang mengalami depresi tidak bisa merawatnya dengan
baik. 

 

Sejak kecil Eka
dan kedua kakaknya dirawat bibinya / adik ayahnya, yang juga berstatus janda
dengan dua anak yang sudah beranjak dewasa. Kondisi ibu kandung Eka yang
seperti itu membuat beliau tidak mudah diajak komunikasi / sering linglung. 

 

Namun sang ibu
masih ada kemauan untuk bekerja di sebuah perusahaan roti dengan gaji Rp.
10.000,- per hari untuk sedikit menambah income keluarga tersebut. Saat ini
yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga adalah bibi Eka yang bekerja di
salah satu konveksi.. Beliau harus menaggung seluruh anggota keluarga.

 

            Karena alasan ekonomi menjadikan
kedua kakak Eka tidak bisa bersekolah lagi. Kakak pertama baru lulus SMP dua
tahun yang lalu dan sekarang bekerja sebagai pelayan toko di Surabaya. Sang
kakak sebenarnya ingin sekali melanjutkan ke SMK, namun apa daya keluarga tidak
mampu membiayainya. Hingga saat ini keinginan untuk bersekolah lagi masih tetap
ada. 

 

Sementara kakak
kedua harus drop out saat duduk di kelas VI karena biaya sekolah dan kurang
lancar dalam membaca akibat tidak ada bimbingan dari keluarga saat belajar. 

 

Ketika LMI
berbincang-bincang dengan kakak kedua Eka ternyata dia masih punya keinginan
untuk kembali lagi bisa bersekolah. Akhirnya kami berjanji akan membantunya
agar bisa lancar membaca dengan memberinya bimbingan belajar di rumahnya (
karena tidak mungkin kakak Eka kalau harus dating ke rumah pintar LMI, karena
keluarga tersebut tidak memiliki sepeda ).

 

 

            Beban hidup keluarga Eka semakin
bertambah dengan adanya penyakit Leukimia yang diderita Eka. Sekali membeli
obat, mereka harus mengeluarkan uang sebesar Rp. 600.000,- , beban lagi biaya
ke dokter. 

 

Meskipun
diagnosa dokter menyatakan bahwa hidup Eka tinggal  3 bulan lagi, namun 
keluarga tersebut masih
tetap berharap adanya mukjizat dari Alloh bahwa Eka bisa sembuh. 

 

Dengan penuh
kesabaran dan ketelatenan bibi Eka merawat dan melindunginya. Setiap malam
beliau harus menggendongnya karena rengekan Eka yang meminta digendong saat
penyakit tersebut kambuh. Suhu badan panas, perut kembung, badan nyeri semua
adalah derita yang harus dialami Eka setiap hari. 

 

Eka yang dulu
adalah seorang gadis kecil yang lincah, rajin sekolah sudah dua bulan ini tidak
bisa bersekolah lagi dan tidak bisa bermain-main dengan teman-teman
sepermainannya. Dia harus menanggung derita tersebut diusianya yang kesepuluh
tahun. 

 

Semoga kisah
ini bisa menggugah kita untuk bisa membantu keluarga tersebut khususnya Eka dan
kedua kakaknya yang masih punya keinginan bersekolah lagi.

 

Cerita Eka bisa
juga dibaca di 
http://lmimadiun.blogspot.com/2009/09/usiaku-10-tahun-3-bulan-lagi-aku-akan.html


Foto-foto Eka
bisa dilihat di 
http://fotolmimadiun1.blogspot.com/2009/09/eka-anak-yatim-penderita-leukimia.html


 

Anda Ingin
membantu Eka? Bantuan Anda bisa ditransfer via rekening:

BCA:
1771064766 a.n. Miftahurrohman

BNI:  9545951-0
a.n. Miftahurrohman

BRI:  0045-01-025609-50-2
a.n. Miftahurrohman

MANDIRI
: 144-00-0491981-4 a.n. Miftahurrohman

BMI
:  742.00037.22
a.n. LMI Cabang Madiun

BSM
:  0640006667
a.n. LMI Cabang Madiun

MEGA
: 02-100-00-20-02456-0 a.n. Miftahurrohman

BII
: 1051231127 a.n. Oki Surendro

KANTOR
POS: SHAR-E  913
46 45 699 a.n. Miftahurrohman

(berlaku di seluruh kantor Pos Indonesia bertanda SOPP)

 

(setelah
melakukan Transfer mohon melakukan konfirmasi ke SMS Center kami 081 234 200
200)

 

Jika Bapak/Ibu tertarik, silakan hubungi kami via email : 
[email protected]


 

Atau CALL/SMS : 

081 234 200 200, 

085 7333 0 7333, 

087 858 311 311, 

0351 77 11 900

 

 

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

 

Hormat Kami

LMI Cabang Madiun

 

Miftahurrohman, S.E.

 

 

 




      __________________________________________________________
Coba Yahoo! Messenger 10 Beta yang baru. Kini dengan update real-time, 
panggilan video, dan banyak lagi! Kunjungi http://id.messenger.yahoo.com/

Kirim email ke