By Republika Newsroom Rabu, 21 Oktober 2009 JAKARTA--Pemerintah menambah satu seri sukuk dalam lelang yang akan digelar 27 Oktober mendatang. Dalam lelang sebelumnya pemerintah melakukan lelang surat berharga syariah negara (SBSN) seri IFR0003 dengan tenor enam tahun dan IFR 0004 bertenor 11 tahun. Kini pemerintah menambah SBSN seri IFR0005 bertenor 15 tahun.
Dalam siaran pers Departemen Keuangan IFR 0003 memiliki tanggal jatuh tempo 15 September 2015, IFR 0004 pada 15 Oktober 2020 dan IFR 0005 pada 15 Oktober 2024. Untuk lelang sukuk kedua ini pemerintah menetapkan target indikatif Rp 1,5 triliun, sama seperti dalam lelang sukuk perdana pada 13 Oktober lalu. Dalam lelang sukuk kali ini jumlah peserta lelang pun bertambah menjadi 15 buah dengan masuknya BNI sebagai salah satu peserta. Dengan demikian peserta lelang kali ini terdiri dari 11 bank dan empat perusahaan efek. Peserta lelang dari bank adalah Bank Mandiri, BRI, BNI, Bank Permata, Bank Panin, HSBC, Bank OCBC NISP, Standard Chartered Bank, Bank CIMB Niaga, BII, dan BPD Jawa Barat dan Banten. Sementara untuk perusahaan efek adalah Danareksa Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Bahana Sekuritas dan Trimegah Sekuritas. Lelang akan dibuka pukul 10.00-12.00 WIB dan setelmen tiga seri SBSN ini akan dilaksanakan pada 29 Oktober 2009. SBSN seri IFR0003, IFR0004 dan IFR0005 akan diterbitkan dengan menggunakan akad Ijarah Sale and Lease Back yang telah mendapatkan Pernyataan Kesesuaian Syariah dari Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI)Nomor B-373/DSNMUl/X/2009 tanggal 20 Oktober 2009. Dalam lelang sukuk sebelumnya tidak ada yang dimenangkan karena tawaran yield yang masuk berada di atas owner etimate yield yang ditetapkan pemerintah. Dalam lelang sukuk perdana jumlah penawaran yang masuk sebesar Rp 5,08 triliun, dengan rincian SBSN IFR 0003 sebesar Rp1,572 triliun dan SBSN IFR0004 Rp 3,51 triliun. Untuk yield tertinggi yang masuk sebesar 11,5 persen (SBSN IFR 0003) dan 12 persen (SBSN IFR 0004). Sementara yield terendah yang masuk adalah 9,75 persen (SBSN IFR 0003) dan 10,5 persen (SBSN IFR 0004). gie/taq http://zanikhan.multiply.com/profile

