Menurut anda, apa yang anda
rasakan ketika mengalami hal berikut ini. Berjalan kaki sejauh 3 km dengan
menyisiri jalanan di gunung dengan medan yang curam, bebatuan yang licin akibat
diguyur hujan, membawa beban seberat 3-8 kg, dan lebih parahnya lagi diringi
oleh hujan deras?Yups benar, mungkin anda akan mengalami kelelahan, keluhan yang
mendalam, kedinginan dan tidak ada sedikitpun semangat yang tersisa.
Namun
ternyata rumus tersebut tidaklah berlaku bagi seluruh panitia dan peserta
Leadership Basic Training (LBT) yang dilaksanakan oleh PROGRES. Bebatuan dan
Pepohonan di area camping ground Sukamantri seolah menjadi saksi bahwa jalanan
terjal, kondisi dingin dan lelah tidak mampu mengerdilkan secuilpun semangat
para
pejuang ekonomi Islam tersebut.
Dua
puluh jempol bahkan kami acungkan untuk para peserta yang sejak awal
keberangkatan dari kampus STEI TAZKIA telah menunjukkan kobaran semangat yang
membara. Bahkan teriknya matahari di siang hari ternyata semakin menyulut api
antusiasme
menjadi kobaran semangat kebersamaan dalam organisasi. Hal ini semakin terlihat
ketika peserta maupun panitia saling bahu-membahu membantu membawakan barang
orang lain tanpa menghiraukan keadaan diri sendiri yang juga kelelahan ketika
menaiki gunung. Disinilah egoisme masing-masing mujahid dan mujahidah diuji.
Selepas
maghrib, ketika tenda telah tegak berdiri dan seluruh partisipan LBT berbenah
diri untuk mengawali kegiatan,hujan kembali mengguyur kencang hingga tengah
malam. Tenda sebagai tempat kami berteduh pun ikut basah karena air hujan dapat
merembes masuk. Tidak ayal lagi hal tersebut membuat badan dan bekal baju
bersih para militant ekonomi islam tersebut menjadi basah. Namun ternyata
kobaran api semangat telah menjadikan tubuh mereka kembali hangat seakan tidak
merasakan sedikitpun rasa dingin akibat hujat lebat yang mengguyur. Di sinlah
lagi-lagi tambahan 20 jempol kami acungkan untuk seluruh peserta LBT.
Seteleh
semalaman tidak ada kegiatan akibat hujan deras yang mengguyur, pada pukul 2
pagi peserta satu persatu dibangunkan menjalani Brainstorming. Acara
Brainstorming
ini dibagi menjadi dua bagian akhwat dan ikhwan. Di mana di setiap bagian ada
empat pos dengan satu pemateri. Brainstorming ini ditujukan untuk
mencari tahu kualitas ilmu dan kesetiaan peserta terhadap organisasi. Lewat
pertanyaan di empat aspek seperti kepemimpinan, organisasi, pendidikan, dan
spiritual, panitia mendapatkan gambaran umum kualitas diri tiap peserta. Di
akhir sesi Brainstorming, seluruh peserta dan panitia dikumpulkan pada
satu tempat untuk saling berbagi cerita dan tausiyah. Aksi kocak dan ceria
semakin melengkapi kebersamaan kami kala itu.
Keesokan
harinya, seusai shalat subuh berjama’ah panitia mengadakan senam kecil sebelum
menginjak sesi inti dari LBT yaitu motivasi dan training. Dengan senam tersebut
diharapkan otak peserta mendapatkan pencerahan sebelum mendapatkan materi. Hal
ini senada dengan perkataan seorang bijak yang berkata “Akal yang sehat berada
pada tubuh yang sehat juga”. Setelah selesai meregangkan badan lewat senam dan
nyanyian yel-yel, acara motivasi training segera dimulai. Acara ini dipimpin
oleh 2 orang super trainer yang didatangkan khusus oleh panitia yaitu : Kak
Rahmadsyah (trainer NLP) dan Kak Fauzul Azmi (Presnas Fossei bagian Cocoda).
Dalam training
tersebut, kedua trainer memberikan berbagai macam materi tentang leadership dan
keorganisasisan yang disertai dengan berbagai kisah-kisah orang hebat yang ada
di dunia. Tidak hanya materi yang mereka sampaikan kepada peserta LBT, namun
kedua trainer juga menyajikan game leadership yang sangat menarik. Game ini
ditujukan untuk menguji jiwa kepemimpinan dan kesetian peserta terhadap
pemimpinnya.
Dalam game ini,
peserta dibagi kepada kelompok yang telah ditentukan sebelumnya oleh panitia.
Di mana setiap kelompok terdiri dari 6-7 peserta. Setiap kelompok harus
mengangkat seorang komando yang akan memimpin kelompok tersebut. Setiap anggota
kelompok diharuskan menutup matanya dengan kain serta kaki kanannya diikat
dengan tali satu sama yang lainnya. Mereka diharuskan berjalan mengikuti
komando dari ketua kelompaknya. Inilah yang menarik dari game ini, di mana
peserta harus melalui jalan yang curam dengan mata tertutup dan kaki kanan
terikat.
Apalagi ketika panitia sengaja mengacaukan komando pemimpin masing-masing
kelompok. Di akhir sesi, kedua trainer menjelaskan hikmah di banding game
tersebut. Menurut kedua trainer, sebuah organisasi akan sukses bila setiap
anggota mengetahui fungsi mereka masing-masing. Tidak hanya itu, kerja sama tim
yang solid dan kepatuhan terhadap pemimpin organisasi tersebut mutlak
dibutuhkan. Segala macam ego dan keangkuhan harus disapu bersih dalam sebuah
organisasi. Hal ini senada dengan hadits Rasulullah “jadilah kamu seorang
pemimpin yang ditaati atau seorang ma’mum yang taat. Jangan sampai kalin
menjadi pihak yang ketiga yang akan menyebabkan kerusakan”.
Untuk
mempererat kebersamaan dan ukhuwwah di antara para peserta, acara dilanjutkan
dengan makan bersama dalam satu nampan. Setelah perut terisi dan badan segar
setelah mandi, peserta kembali
digembleng dengan mendapatkan materi keorganisasian dari pembicara yang super
dahsyat Pak Refrinal (seorang researcher di perusahaan Migas). Tidak kalah
dengan sesi sebelumnya, apresiasi peserta juga sangat tinggi terhadap sesi ini.
Hal ini dapat kita lihat dari banyaknya pertanyaan dari para peserta.
Sebelum akhir
rangkaian acara LBT, panitia menantang para peserta untuk ikut berpartisipasi
dalam parodi Take Me Out Progres STEI Tazkia. Dengan berbekal scenario umum dan
briefing selama 5 menit saja, 12 orang peserta LBT berani untuk unjuk
kreatifitas di atas pentas parodi ini. Drama ini bukanlah sembarang parodi yang
mempertontonkan budaya barat, tetapi panitia mampu mengemasnya menjadi parodi
yang sarat pesan bahwa orang-orang yang aktif di organisasi dan semakin luas
ilmu ekonomi islamnya, dialah yang akan cepat mendapat jodoh. (loh?)ha ha….
Acara LBT kali
ini diakhiri dengan ramah tamah antara pengurus Progres dan anggota. Di sesi
ini, pengurus menampung seluruh pesan dan kesan dari seluruh anggota yang
hadir. Tidak hanya itu, pengurus juga tidak sedikit mendapatkan masukan dari
anggota yang sangat berguna bagi kepengurusan selanjutnya. Dengan adanya LBT
ini, diharapkan Progres kedepan memiliki kader-kader yang loyal dan mampu
memberikan hal terbaik dari yang mereka miliki untuk progress. Sehingga Progres
ke depan bisa menjadi 100 kali lebih baik dari progress yang sekarang. ALLAHU
AKBAR(faiz)
Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang!
http://id.mail.yahoo.com