Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "Erwin FS" <[email protected]>
Date: Sat, 5 Dec 2009 08:45:00 
To: SADELI ZANIKHAN<[email protected]>
Subject: Re: {FoSSEI} Absindo tak Terkejut RUU LKM Tidak Gol

Saya tdk mengikuti perkembangannya. Apakah sdh diperjuangkan ke DPR? 

Setahu saya akan lebih kongkrit diperjuangkan di DPR. 

CMIIW
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: SADELI ZANIKHAN <[email protected]>
Date: Sat, 5 Dec 2009 00:25:33 
To: fossei group<[email protected]>
Subject: {FoSSEI} Absindo tak Terkejut RUU LKM Tidak Gol

By Republika Newsroom
Sabtu, 05 Desember 2009
JAKARTA-–RUU Lembaga Keuangan Mikro yang tidak masuk dalam Prolegnas
2009 tak menjadi suatu kejutan bagi Ketua Umum Asosiasi BMT Seluruh
Indonesia (Absindo), Aries Mufti. Pasalnya saat diperjuangkan di Dewan
Perwakilan Daerah (DPD) ia mengakui sudah mengetahui bahwa RUU itu akan
sulit untuk digolkan.

“Kita sudah tahu itu (RUU Lembaga Keuangan
Mikro) tidak akan masuk karena sepertinya hampir sangat susah RUU
tersebut untuk masuk kalau tidak ada 'pelumasnya'. DPD juga sudah
memperjuangkan RUU itu,” kata Aries, Jumat malam (4/12). Namun tidak
masuknya RUU tersebut ke Prolegnas tak membuat pelaku BMT patah arang.
Absindo pun membentuk apex BMT yang sedianya akan efektif di tahun
depan. 

Aries menuturkan, pembentukan apex BMT tersebut
sebenarnya terdapat dalam draft RUU Lembaga Keuangan Mikro. Selain apex
tersebut juga akan ada lembaga penjamin simpanan bagi BMT. “BMT juga
sanggup membayar premi, tidak hanya perbankan. Kalau BMT ada masalah
pun tidak akan seperti Bank Century yang sampai dikucurkan dana Rp 6,7
triliun,” papar Aries. Walau LPS baru menjamin dana Rp 25 juta ke
bawah, namun ia yakin hal tersebut akan dapat mempercepat pembentukan
BMT di setiap desa.

Dengan Apex tersebut, tambah dia, maka
manajemen risiko untuk BMT menjadi lebih lengkap. Ia pun optimistis
bahwa 2010 adalah tahun ekspansi untuk BMT. Hingga 2020 mendatang
Absindo menargetkan hadirnya BMT di setiap desa. Setidaknya terdapat
78.124 desa di Indonesia, sementara saat ini baru ada sekitar 4500-5000
BMT di Indonesia. gie/irf

 http://zanikhan.multiply.com/profile



      

Kirim email ke