klo salah satu masalahnya bank syariah az blm murni syariah,,pa lagi yang bank konvensional yg jelas-jelas ga syariah..ya kan..!!! klo kta dosen an yang nabung di bank syariah az lom tentu masuk surga pa lagi yg msh pya rekening2 di bank konven...????ga bisa kebayang deyh.... justru harus na qt yang m'perbaiki smuana..lgian segala sstu tu kan butuh proses..mgkn BS lom murni syariah krn SDM yg paham dgn konsep syariah msh krg...mka dsnilah prnan qt sbgai pjuang ekois...jdi mnrut an Lbh bk dgn BS yg emng msh dlm p'rosesan (blm murni 100% syariah) drpd BK yg emng jlz" ga syariah...wallahu'alam bishawab
maju az teruussss.....!!!!! --- On Fri, 12/11/09, Willy Mardian <[email protected]> wrote: From: Willy Mardian <[email protected]> Subject: Bls: {FoSSEI} Knowledge, Piety, Integrity...(Sebuah Tinjauan Nurani) To: [email protected] Date: Friday, December 11, 2009, 7:31 PM Jangan Menyerah Za !!! cabaran sejatinya pada perjuangan islam baru saja dimulai. Dari Atas Satu Tanah Tempat Kita Berpijak: Teruslah Bergerak dan Jemput Kemenangan Yang Allah T'lah Janjikan di Ujung Kegelapan Apapun yang Kita Terima !! www.telagaalkautsar .wordpress. com Mahasiswa Akuntansi Syariah, Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Tazkia --- Pada Jum, 11/12/09, riza rizki <riza_ri...@yahoo. co.id> menulis: Dari: riza rizki <riza_ri...@yahoo. co.id> Judul: {FoSSEI} Knowledge, Piety, Integrity... (Sebuah Tinjauan Nurani) Kepada: "fossei" <fos...@yahoogroups. com> Tanggal: Jumat, 11 Desember, 2009, 5:55 AM Slogan di atas akhir-akhir ini telah kehilangan maknanya. Gedung BIRU itu sudah tegak berdiri. Seolah menunjukkan bahwa slogan tersebut adalah dikotomi konkrit bahwa agama Islam hanya dibatasi pada ruang ritual dan ruang ilmu tanpa pernah menyapa ruang amal khususnya ekonomi. Tapi ada hal lain yang terus menggelitik hati sebelum gedung itu berdiri. Sebuah percakapan pembuka antara sahabat saya dengan pak rektor via sms. Kurang lebih begini isinya... A:Pak, mengapa tidak memilih bank syariah sebagai penyedia layanan keuangan mahasiswa tetapi malah memilih Bank M######? K: Pertama, Bank syariah belum murni syariah Kedua, Pelayanannya belum baik Ketiga, Hal ini sudah merupakan keputusan Dewan Pakar Universitas dan mengikuti ketentuan Depag Sekilas apa yang dikatakan beliau ada benarnya. Dan bahkan itulah kenyataan yang sedang terjadi saat ini. Industri perbankan syariah Indonesia saat ini tengah menginjak masa remaja yang tentu saja masih labil dan belum menunjukkan performance terbaiknya. Merujuk balasan sms beliau di atas mari kita telaah satu persatu dengan nurani intelektual yang jernih. 1. Bank syari'ah belum murni syari'ah dan pelayanannya belum baik... Jika dipandang dari sisi industri keuangan hal tersebut bisa dibenarkan. Tapi mari kita gunakan sudut pandang yang berbeda yaitu dari sisi institusi pendidikan khususnya PTN Islam (UIN,IAIN,STAIN) . Jika diurai lebih dalam maka salah satu permasalahan mendasar dari problem ini adalah kurangnya SDM Syari'ah yang mumpuni baik dari segi teori dan praktek. Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini PT yang mempunyai jurusan perbankan syariah baru didominasi oleh PTN Islam dan sebagian oleh STEI diikuti beberapa PTN/PTS lainnya.Dari sejumlah PTN Islam tersebut SDM syari'ah yang dihasilkan belum mampu sepenuhnya masuk ke industri keuangan syari'ah dikarenakan kendala-kendala yang begitu kompleks. Salah satu penyebabnya adalah kurang bersahabatnya lingkungan akademis dengan industri keuangan syari'ah dikarenakan ranah akademis terlalu egois dengan keangkuhan teori yang dimilikinya sedangkan industri ini melaju terlalu cepat yang terkadang membuatnya lupa terhadap rambu-rambu syari'ah. Lalu pertanyaannya sekarang apakah hanya industri keuangan syari'ah yang bisa kita persalahkan? Apakah PTN Islam (UIN) tidak memiliki andil atas mandeknya industri ini? Apakah dengan didirikannya dua bank konvesional di kampus Islam ini telah menunjukkan keberpihakan kepada bank syari'ah? Jangan hanya menyalahkan industri. Mari kita berkaca diri karena ketika kita menunjuk keburukan kepada orang lain maka empat jari yang lain akan berbalik tertuju ke arah kita. Kita sebagai akademisi Islam seharusnya mengawal industri ini untuk patuh pada rambu-rambu syariah dan akhlak. Mari berbenah diri... 2. Hal ini sudah merupakan keputusan dewan pakar universitas dan mengikuti ketentuan DepAg Tentu saja kalimat ini akan terucap dari seorang birokrat yang sangat patuh pada aturan. Namun disini yang membuat saya prihatin adalah apakah aturan yang ada saat ini hanya diwarnai oleh kepentingan bisnis semata? Dimana konsep falah oriented yang selalu diajarkan di kelas-kelas muamalah? Apakah hanya cukup menjadi penghias perpustakaan? Apakah pendirian jurusan perbankan syari'ah hanya sebatas pemuas jumlah kuota kelas setiap tahunnya? Masih banyak pertanyaan yang terus menggelitik nurani intelektual saya. Bapak Ibu yang saya hormati.. Dengan prihatin saya sangat kecewa atas pendirian Bank Mandiri di kampus Islam yang saya cintai ini. Saya disini bukan hanya belajar ilmu perbankan syari'ah tetapi juga belajar untuk mengamalkannya. Knowledge, Piety, Integrity hanya akan menjadi slogan kosong tanpa makna jika saya tidak diizinkan mengamalkan ilmu ini di kampus saya sendiri. Slogan tersebut tidak cukup ditinjau oleh akal tapi juga harus dengan hati nurani yang jernih disertai amal nyata. Wallahu'alam bisshowab (Khusus teman-teman KSEI yg ada di UIN,IAIN,STAIN seluruh Indonesia yg kampusnya masih memakai bank konvensional agar tulisan ini bisa menjadi bahan renungan kita dan membuat kita tidak diam....satukan suara kita dengan amal jama'i...untuk teman-teman KSEI lainnya kami minta doa dan dukungan antum semua agar terus mendukung kami agar dapat terus berjuang melawan PELECEHAN INTELEKTUAL INI!!!ALLAHU AKBAR!! Riza Rizky Pratama CEO LiSEnSi 2009 Mahasiswa Program Studi Muamalat Konsentrasi Perbankan Syari'ah Angkatan 2006 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!

