----- Forwarded Message ----
From: OK Taufik <ok.tau...@...>
To: [email protected]; syiar-islam 
<[email protected]>; Islam Net ID <[email protected]>; 
Istiqlal Community <[email protected]>; Kajian Ekonomi Islami 
<[email protected]>; sabili <[email protected]>; Assunah 
groups <[email protected]>
Sent: Tue, January 12, 2010 7:31:30 AM
Subject: [ekonomi-nasional] Kardinal Vatikan "Murka" Adanya Islamisasi di Eropa

  
Senin, 11/01/2010 09:36 WIB Cetak <javascript: print();> |
Kirim<http://www.eramuslim.com/berita/dunia/send/kardinal-vatikan-murka-adanya-islamisasi-di-eropa>

Surat kabar Inggris melaporkan bahwa seorang kardinal Vatikan "murka"
terhadap umat Kristen di Eropa, sambil menuduh mereka lebih mementingkan
diri sendiri dan jauh dari ajaran agama kristen serta menjadi pengecut dalam
urusan pembelaan terhadap warisan spiritual Eropa yaitu agama Kristen -
sehingga menyebabkan umat Islam bisa melakukan "Islamisasi" di benua Eropa.

Kardinal vatikan yang berasal dari republik Ceko bernama Miloslav Vic (77
tahun) dalam sebuah wawancaranya yang diterbitkan di situs surat kabar The
Guardian Inggris - memperingatkan bahwa Eropa bisa "jatuh" ke dalam Islam,
jika masyarakat Eropa tidak mau kembali ke akar kekristenan mereka.

Ia juga menyalahkan banyaknya imigrasi dari negara-negara Islam ke wilayah
Eropa dan tingginya tingkat kelahiran umat Islam di Eropa yang mengisi
kekosongan rendahnya kelahiran di kalangan umat kristen di Eropa.

Surat kabar Inggris "The Guardian" mengutip pernyataan Kardinal Miloslav
Vic: "Akar dari Eropa adalah Kristen, hal tersebut tidak dapat disangkal,
Eropa punya hak untuk mengusir umat Islam dari ancaman mereka yang ingin
menginvasi benua Eropa secara bertahap, dan jika Eropa tidak segera kembali
ke akar Kristen mereka, tunggulah suatu saat Eropa akan menjadi benua
Islam."

Kardinal Vic menyatakan juga: "Pada akhir Abad Pertengahan dan awal zaman
modern, Islam gagal di Eropa ketika dikalahkan oleh Kristen namun hari ini
adalah peperangan agama dengan kekurangan senjata di Eropa dan umat Islam
bersenjata dengan persenjataan yang lengkap dan mengancam kejatuhan Eropa."

"Pandangan Eropa saat ini adalah Muslim bukan kristen dan umat Islam punya
banyak alasan yang memaksa mereka untuk berimigrasi ke Eropa, mereka ingin
mentransfer nilai-nilai Iman mereka kepada masyarakat Eropa yang jauh dari
nilai-nilai agama dan kehidupan yang sangat tercela di mata Tuhan," tambah
kardinal Vic.

Di sisi lain, hasil penelitian di Inggris yang diterbitkan pada hari Minggu
kemarin (10/1) menunjukkan bahwa orang-orang Inggris khawatir tentang
kebangkitan Islam di Inggris Raya dan adanya rasa takut dari pembagian
negara atas agama.

Surat kabar "The Sunday Telegraph" telah menerbitkan sebuah hasil studi yang
menunjukkan bahwa lebih dari setengah penduduk Briton sangat menentang
pembangunan masjid di lingkungan mereka, dan sebagian besar dari mereka
percaya bahwa usaha multikulturalisme telah gagal.

Sementara 52% dari yang diikut sertakan dalam studi membagi Inggris pada
alasan keagamaan, 45% mengatakan keragaman agama memiliki dampak negatif.

Namun, seperempat dari mereka yang disurvei, memiliki perasaan positif
Muslim, sepertiganya bersikap netral terhadap umat Islam.(fq/imo)

[Non-text portions of this message have been removed]





      

Kirim email ke