Shahabat yang baik...

Sebelumnya saya belum tau, bagian mana yang berat? apakah semua atau hanya 
bagian tertentu saja? kalau memang yang dimaksud kesimpulan atau inti, 
rangkuman yang disampaikan oleh Akh Risnandar begitulah kira-kira.

Syukran Akh Adham telah menambahkan. Pembenaran dari saya. Al-Quran dan Hadits 
itu pasti obat yang mujarab. Saya  tidak letakkan pada rentetan ilmu Psikologi 
terapan lainnya, karena sungguh ilmu-ilmu itu tidak pantas disandingkan 
(sejajar) dengan Al-Quran. Sebab ilmu itu semua adalah bagian sangat terkecil 
dari Khazanah Al-Quran dan Hadits.

RAHMADSYAH
Motivator&Mind-Therapist I 081511448147 I Master Practitioner NLP  
Hypnotherapist I YM ; rahmad_aceh I www.facebook.com/rahmadsyah
www.rahmadsyahnlp.blogspot.com



--- On Wed, 31/3/10, Adrian FUrkani <[email protected]> wrote:

From: Adrian FUrkani <[email protected]>
Subject: Re: {FoSSEI} M-T; Masalah Bagian dari SOLUSI
To: [email protected]
Date: Wednesday, 31 March, 2010, 10:40 AM







 



  


    
      
      
      sip.....


From: risnandar <risnand...@yahoo. com>
To: fos...@yahoogroups. com
Sent: Tue, March 30, 2010 1:46:14 AM
Subject: Re: {FoSSEI} M-T; Masalah Bagian dari SOLUSI









 



    
      
      
      
mungkin yang dimaksud adalah bahwa masalah itu umumnya berasal dari diri 
sendiri sehingga dengan mengontrol masalah tersebut dengan sendirinya 
memberikan solusi terhadap masalah itu sendiri.... apakah seerti itu?

--- Pada Sen, 29/3/10, Farizal FoSSEI <fari...@fossei. org> menulis:

Dari: Farizal FoSSEI <fari...@fossei. org>
Judul: Re: {FoSSEI} M-T; Masalah Bagian dari SOLUSI
Kepada: fos...@yahoogroups. com
Tanggal: Senin, 29 Maret, 2010, 7:43 PM















 
 



    
      
      
      adduuhh... berat pak... coba bahasakan lebih ringan.. gimana nih 
maksudnya... ?

Pada 29 Maret 2010 18:25, Rahmadsyah Mind-Therapist <rahmad.aceh@ yahoo.com. 
sg> menulis:
















 



  


    
      
      
      Assalamu’alaikum wr.wb


Shahabatku
yang baik. Semoga detik-detik yang terus sedang kita lewati sekarang,
semua terukir dengan kenangan, baik itu mungkin saat ini kita artikan
sesuatu kesialan, kerugian, kegagalan atau kurang menyenangkan lainnya.
Atau itu sebagai Keuntungan, kegemilangan, kerberhasilan dan
membahagiakan. Setiap kejadian esensinya netral, namun kitalah yang
memberikan makna baginya. 

Merajut Makna dari saya kali ini, terinspirasi dari pertanyaan Mbak Pipit. 
Seorang shahabat saya di FB, menanyakan tentang maksud dari status wall saya 
”Masalah bagian dari Solusi”.
Mungkin anda juga bertanya-tanya, atau sudah mengerti. Dan menlanjutkan
membaca saya yakin dan percaya menjadi bertambah input (wawasan) baru.

Hidup
ini pada dasarnya penuh dalam keseimbangankan? kita mengetahui akan hal
itu karena kita faham apa yang disebut dengan PERBANDINGAN. Nah,
seandainya kita menghadapi suatu kejadian, kemudian peristiwa tersebut
kita namai dengan masalah, itu akibat dari PERBANDINGAN yang kita
lakukan tanpa kita sadari dalam fikiran kita, kan?

Contoh
nya; kita ambil kasus orang gak percaya diri berbicara didepan umum
atau untuk presentasi. Mari kita buat road case. Katakanlah, hari
senin-rabu dia dalam emosi yang stabil atau senang bahkan bahagia. Dan
hari kamis keesokan harinya, dia dikabarin oleh bosnya untuk
mempersiapkan diri melakukan presentasi pada hari sabtu.

Kira-kira
apa yang terjadi? Dia mulai gelisah,khawatir, takut pada hari yang
belum dia jumpai yaitu sabtu. dan ketekutan itu hadirnya pada hari
kamis... kalaulah boleh kita kasih nama ketakutan itu sebagai masalah.
Terbentuklah sekarang MASALAH rasa Takut / tidak PD baginya.

Karena
itu hal yang belum terjadi, diasosiasikan sebagai ketakutan oleh
dirinya saat presentasi nanti. mungkin dia membayangkan dirinya yang
ditolak, ditertawakan, tidak diperhatikan atau sebagainya. Bukankah itu
hal yang dia ciptakn sendiri? betapa hebatnya orang gak PD ini
menciptakan ketakutannya sendiri...

Nah "Masalah bagian dari SOLUSI"...

Kalau
dia menciptkan asosiasi dikepalanya akan masa depan yg belum terjadi,
dalam format TAKUT ; ditolak,ditertawaka n dsb. itu semua dia sendiri
yang menciptakan. Maka, tentu hal sebaliknya juga bisa diciptakan.
Sebagai Mind-Therapist, saya biasanya menutilisasi cara dia membentuk
rasa takut itu.

Maka yang
kita lakukan sebagai Mind-Therapist menciptakan dengan cara yang sama
kebalikannya, bayangkan nanti diterima, diberi sanjungan, diberi tepuk
tangan,dsb. Asosiasi ini menimbulkan rasa BERANI dan PD. Kemudian
ditingkatkan terus emosi BERANI dan Percaya Dirinya, hingga gambaran,
suara-suara yang terdengar atau perasaan takut berubah menjadi BERANI.
(Boleh menggunakan NLP, EFT, Hypnotherapy, Quantum Healing, Quantum
Touch dan tehnik lainnya, itu semua hanya tehnik pembantu saja)

Hukum perubahan dalam terapi adalah "Muatan EMOSI solusi mesti lebih besar dari 
muatan EMOSI masalah".

begitulah kira-kira "Masalah bagian dari SOlUSI".

Bogor 15 Maret 2010


RAHMADSYAH

Motivator&Mind-Therapist I 081511448147 I Master Practitioner NLP  

Hypnotherapist I YM ; rahmad_aceh I www.facebook. com/rahmadsyah

www.rahmadsyahnlp. blogspot. com




        New Email addresses available on Yahoo!  
 Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.


Hurry before someone else does!

    
     

    
    






  









-- 
FARIZAL ALBONCELLI
Blog: http://farizal- alboncelli. blogspot. com/
FS: [email protected]

mobile: 021 950 42948



    
     



 







        Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda? 
 Buat Pingbox terbaru Anda sekarang!

    
     








      

    
     

    
    


 



  






      ______________________________________________________________________
Search, browse and book your hotels and flights through Yahoo! Travel.
http://sg.travel.yahoo.com

Kirim email ke