Rapat Koordinasi
FoSSEI: Menuju 10 Tahun FoSSEI; Ahad, 9 Mei 2010





Alhamdulillah, sore kemarin, 9 Mei 2010, terlaksana Rapat
Koordinasi FoSSEI melalui Yahoo Messenger
(YM), yang dihadiri oleh Presnas (Fauzul Azmi dan Aditya Rangga Yoga), Staf
Presnas (Riza Rizky, Ahmad Zaki, dan Abdul Basit –Syaiful Amri, yang sudah
datang namun nampaknya gagal masuk-), Presnas KaFoSSEI (Hendro Wibowo, yang
baru dikukuhkan 8 Mei 2010), dan Koordinator Regional atau yang mewakilinya
(ada delapan regional yang hadir: Sumbagteng, Sumbagsel, Jabodetabek, Jawa
Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat
-Banten, yang sama seperti Amri, sudah datang namun gagal masuk-). 


Rapat koordinasi ini secara umum membahas dua hal. Pertama, sharing 
perkembangan terbaru
FoSSEI di seluruh regional. Ada ide-ide baru dan program kerja-program kerja
yang inovatif disampaikan. Semoga dapat menginspirasi regional lain untuk
berbuat lebih. Setidaknya mulai saling berbagi. Salah satu ide yang begitu
menarik adalah tentang Pasar Islam dan Desa Binaan. Semoga setelah ini akan ada
sharing lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan. Ditunggu juga sharingnya lebih
banyak melalui milis ini: [email protected], konsolidasi
aksi sepuluh tahun FoSSEI. Momentum sepuluh tahun FoSSEI semoga dapat
dimanfaatkan untuk mengingatkan kembali masyarakat dari keterlupaan sejarah.
Bahwa dahulu, ketersadaran bangsa ini untuk menyebut Ekonomi Islam,
dilatarbelakangi oleh kegelisahan akan bunga, yang kemudian melahirkan dan
membesarkan perbankan syariah. Namun ketika perbankan syariah tumbuh semakin
dewasa, dan nampak cantik dengan berbagai tawarannya, seolah kegelisahan akan
bunga perlahan mengabur seiring mencantiknya dalam gambaran industri. 
Kegelisahan
akan bunga, tidak lagi menjadi dasar yang kokoh seperti pertama kalinya. Inilah
saatnya, untuk mengingatkan kembali, bahwa yang menjadi alasan memilih
perbankan syariah karena tanpa bunga. Maka bersama-sama, kita berharap ada
suara lebih menggaung gema untuk mengingatkan seluruh penjuru nusantara. 15 Mei
2010, ditetapkan sebagai waktu pelaksanaan Aksi FoSSEI, serentak di seluruh
regional. Seluruh regional diminta mempersiapkan aksi, sekecil apapun itu, yang
mampu dirasakan masyarakat. Di Jabodetabek, sebagai pusatnya, insyaallah akan
dilaksanakan Aksi Damai “Indonesia Bisa Tanpa Bunga” di Bundaran HI. Ditunggu
aksi lainnya dari regional lainnya. Suarakan, dalam gerakmu, dalam sapamu,
dalam katamu, juga dalam silaturahimmu, dalam keramahan dan kesantunan. Satu
hal penting, persiapkan untuk press release, baik sebelum maupun setelah
agenda, di seluruh regional, karena itu yang akan banyak menyuara.



Kurang lebih, ini menjadi rangkuman sederhana yang semoga
dapat ditindaklanjuti dengan kesungguhan dan semangat. Saudaraku sekalian, ada
kalanya kita mengingat bahwa waktu untuk mempersiapkan begitu pendek. Ada
kalanya bayangan kemustahilan sempat mengelebat dalam pikiran. Maka tetaplah
merencanakan, gandeng seluruh tangan untuk membersama, lalu kita gentarkan
dunia dengan suara kita, suara seluruh nusantara, pada 15 Mei 2010 bahwa
Ekonomi Islam yang menyeluruh itu akan dapat terwujud di Indonesia. Terus
berkoordinasi di waktu-waktu yang tersisa, persiapkan yang terbaik. Jaga
ruhiyah, fikriyah, dan jasadiyah, dan terus memohonlah yang terbaik kepada  
Allah dalam ikhtiyar-ikhtiyar kita.

 

Presidium Nasional FoSSEI





“Dan biarlah Allah, Rasul, dan orang-orang mukmin yang menilai kerja-kerja 
kita. Semoga Allah beri kemudahan. Jazakumullah atas ketulusan membersamai amal 
kita di FoSSEI. Semoga ukhuwah ini abadi.”
_________________________________
ADITYA RANGGA YOGATAMA :)
Presidium Nasional FoSSEI
+62 813 2888 5856
[email protected]
UNIVERSITAS GADJAH MADA



      

Kirim email ke