ini beneran gak seh ??

[ernah dapet juga di facebook, dan yang mentage tidak tahu menahu 

Dari Atas Satu Tanah Tempat Kita Berpijak: Teruslah Bergerak dan Jemput 
Kemenangan Yang Allah T'lah Janjikan di Ujung Kegelapan Apapun yang Kita Terima 
!! 

www.telagaalkautsar.wordpress.com 
Mahasiswa Akuntansi Syariah, Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Tazkia 


--- Pada Jum, 28/5/10, Hendra Aljundi <[email protected]> menulis:

Dari: Hendra Aljundi <[email protected]>
Judul: {FoSSEI} SEPUCUK SURAT DARI GAZA
Kepada: "FoSSEI FoSSEI" <[email protected]>
Cc: "assalam mem...@yahoogroups" <[email protected]>
Tanggal: Jumat, 28 Mei, 2010, 11:31 AM







 



  


    
      
      
      

SEPUCUK SURAT
DARI GAZA 

Untuk saudaraku di Indonesia  

Saya tidak tahu, mengapa saya harus menulis dan mengirim surat ini untuk
kalian di Indonesia,,? ?? namun , jika kalian tetap bertanya kepadaku, kenapa…?
Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki Adalah karena Negeri kalian
berpenduduk muslim Terbanyak di punggung bumi ini,,,,bukan demikian
saudaraku??? disaat saya menunaikan ibadah haji beberapa tahun silam, ketika 
pulang
dari melempar jumrah Saya sempat berkenalan dengan salah seorang “aktivis
da’wah” dari Jama’ah haji asal Indonesia, dia mengatakan kepadaku,”setiap tahun
musim haji, ada sekitar 205 ribu jama’ah haji ber asal dari Indonesia datang ke
Baitullah ini…!!!”. Wah,,,,sungguh jumlah angka yang sangat fantastis &
membuat saya berdecak kagum, Lalu saya mengatakan kepadanya,
“sauadaraku,, ,,jika jumlah jama’ah Haji asal GAZA sejak tahun 1987 Sampai
sekarang di gabung,,itu belum bisa menyamai jumlah jama’ah haji Dari negeri
kalian dalam satu musim haji saja”. Padahal jarak tempat kami ke Baitullah
lebih dekat di banding kalian yah… Wah….wah…pasti uang kalian sangat banyak
yah, apalagi menurut sahabatku itu ada 5 % dari rombongan tersebut yang
menunaikan ibadah haji untuk yang kedua kalinya,,,Subhanall ah.  

Wahai saudaraku di Indonesia  

Pernah saya berkhayal dalam hati,,kenapa saya & kami yang ada di GAZA
ini Tidak dilahirkan di negeri kalian saja. Wah….pasti sangat indah dan
mengagumkan yah. Negeri kalian aman, kaya dan subur, setidaknya itu yang saya
ketahui Tentang negeri kalian. Pasti para ibu-ibu disana amat mudah Menyusui
bayi-bayinya, susu formula bayi pasti dengan mudah kalian dapatkan di toko-toko
& para wanita hamil kalian mungkin dengan mudah bersalin di rumah sakit
yang mereka inginkan. Ini…yang membuatku iri kepadamu saudaraku Tidak seperti
di negeri kami ini….saudaraku, anak-anak bayi kami lahir di tenda-tenda
pengungsian. Bahkan tidak jarang tentara Israel menahan mobil ambulance yang
akan mengantarkan istri kami Melahirkan di rumah sakit yang lebih lengkap
alatnya di daerah Rafah, Sehingga istri-istri kami terpaksa melahirkan diatas
mobil,,,,yah diatas mobil saudaraku!! Susu formula bayi adalah barang yang
langka di GAZA sejak kami di blokade 2 tahun lalu, Namun isteri kami tetap
menyusui bayi-bayinya dan menyapihnya hingga dua tahun lamanya Walau, terkadang
untuk memperlancar ASI mereka, isteri kami rela minum air rendaman gandum.
Namun,,,mengapa di negeri kalian , katanya tidak sedikit kasus pembuangan bayi
yang tidak jelas siapa ayah & ibunya , terkadang ditemukan mati di
parit-parit, di selokan-selokan dan di tempat sampah,,,,itu yang kami dapat dari
informasi televisi. Dan yang membuat saya terkejut dan merinding,,, ,, ternyata
negeri kalian adalah negeri yang tertinggi kasus Abortusnya untuk wilayah 
ASIA,,,,Astaghfirul lah.
Ada apa dengan kalian..??? Apakah karena di negeri kalian tidak ada konflik
bersenjata seperti kami disini, sehingga orang bisa melakukan hal hina
tersebut….!!!, sepertinya kalian belum menghargai arti sebuah nyawa bagi kami
di sini. Memang hampir setiap hari di GAZA sejak penyerangan Israel, kami
menyaksikan bayi-bayi kami mati, Namun, bukanlah diselokan-selokan ,,,,atau
got-got apalagi ditempat sampah…saudaraku!!! , Mereka mati syahid,,,saudaraku…
mati syahid karena serangan roket tentara Israel !!! Kami temukan mereka tak
bernyawa lagi dipangkuan ibunya ,di bawah puing-puing bangunan rumah kami yang
hancur oleh serangan roket tentara Zionis Israel, Saudaraku,,, ,bagi kami nilai
seorang bayi adalah Aset perjuangan perlawanan kami terhadap penjajah Yahudi
Mereka adala mata rantai yang akan menyambung perjuangan kami memerdekakan
Negeri ini Perlu kalian ketahui,,,sejak serangan Israel tanggal 27 desember
kemarin Saudara-saudara kami yang syahid sampai 1400 orang, 600 diantaranya
adalah anak-anak kami Namun,,,,sejak penyerangan itu pula sampai hari ini, kami
menyambut lahirnya 3000 bayi baru Dijalur Gaza, dan Subhanallah kebanyakan
mereka adalah anak laki-laki dan banyak yang kembar,,,Allahu Akbar!!! 

Wahai saudaraku di Indonesia  

Negeri kalian subur dan makmur, tanaman apa saja yang kalian tanam akan
tumbuh dan berbuah, Namun kenapa di negeri kalian masih ada bayi yang
kekurangan gizi ,menderita busung lapar,,,, Apa karena kalian sulit mencari
rezki disana..? apa negeri kalian sedang di blokade juga..? Perlu kalian
ketahui,,,saudaraku , tidak ada satupun bayi di Gaza yang menderita kekurangan
gizi apalagi sampai mati kelaparan,,, walau sudah lama kami di blokade. Kalian
terlalu manja…!? Saya adalah pegawai Tata usaha di kantor pemerintahan Hamas
Sudah 7 bulan ini, gaji bulanan belum saya terima, tapi Allah SWT yang akan
mencukupkan rezki untuk kami. Perlu kalian ketahui pula, bulan ini saja ada
sekitar 300 pasang pemuda Baru saja melangsungkan pernikahan,, ,yah,,,mereka
menikah di sela-sela serangan agresi Israel, Mereka mengucapkan akad
nikah,,,,diantara bunyi letupan bom dan peluru saudaraku. Dan Perdana menteri
kami, yaitu ust Isma’il Haniya memberikan santunan awal pernikahan Bagi semua
keluarga baru tersebut . 

Wahai Saudaraku di Indonesia  

Terkadang saya pun iri, seandainya saya bisa merasakan “pengajian” atau
halaqoh pembinaan Di Negeri antum, seperti yang diceritakan teman saya
tersebut,,,, Program pengajian kalian pasti bagus bukan, banyak kitab mungkin
yang telah kalian baca, dan Buku-buku pasti kalian telah lahap,,,kalian pun
sangat bersemangat bukan, itu karna kalian punya waktu Kami tidak memiliki
waktu yang banyak disini wahai saudaraku… Satu jam,,,yah satu jam itu adalah
waktu yang dipatok untuk kami disini untuk halaqoh Setelah itu kami harus
terjun langsung ke lapanagn jihad, sesuai dengan tugas yang Telah diberikan
kepada kami. Kami disini sangat menanti-nantikan hari halaqoh tersebut Walau
Cuma satu jam saudaraku,,, , Tentu kalian lebih bersyukur, kalian lebih punya
waktu untuk menegakkan rukun-rukun halaqoh, Seperti ta’aruf, tafahum dan
takaful di sana. Hafalan antum pasti lebih banyak dari kami,,, Semua pegawai
dan pejuang Hamas di sini wajib menghapal surat al anfaal sebagai “nyanyian
perang” kami, saya menghapal di sela-sela waktu istirahat perang ,,, bagaimana
Dengan kalian…? Akhir desember kemarin, saya menghadiri acara wisuda penamatan
hafalan 30 juz anakku yang pertama, ia diantara 1000 anak yang tahun ini
menghapal al qur’an, umurnya baru 10 tahun , Saya yakin anak-anak kalian jauh
lebih cepat menghapal al quran ketimbang anak-anak kami disini, di Gaza tidak
ada SDIT seperti di tempat kalian, yang menyebar seperti jamur sekarang. Mereka
belajar di antara puing-puing reruntuhan gedung yang hancur, yang tyanahnya
sudah Diratakan, diatasnya diberi beberapa helai daun pohon kurma,,,, yah
ditempat itulah mereka belajar Saudaraku…., bunyi suara setoran hafalan al
quran mereka bergemuruh diantara bunyi-bunyi senapan tentara Israel… Ayat-ayat
Jihad paling cepat mereka hafal,,,karena memang didepan mereka “tafsirnya”
langsung Mereka rasakan. 

Wahai Saudaraku di Indonesia  

Oh…iya, kami harus berterima kasih kepada kalian semua, melihat aksi
solidaritas yang kalian perlihatkan kepada masyarakat dunia, kami menyaksikan
demo-demo kalian disini. Subhanallah, ,,,,kami sangat terhibur, karena kalian
juga merasakan apa yang kami rasakan disini. Memang banyak masyarakat dunia
yang menangisi kami disini , termasuk kalian di Indonesia Namun,,,bukan tangisan
kalian yang kami butuhkan saudaraku Biarlah butiran air matamu adalah catatan
bukti nanti di akhirat yang dicatat Allah sebagai Bukti ukhuwah kalian kepada
kami. Doa-doa kalian dan dana kalian telah kami rasakan manfaatnya. Kami lah
yang berterima kasih,,partai kami yaitu Hamas sejak berjuang melalui demokrasi
Sejak tahun 2006, terinspirasi oleh kemenangan partai da’wah kalian di
Indonesia, yah,,, temanku Itu adalah aktivis PKS, kalian lah yang mengajarkan
kepada kami, karena kalian yang lebih dahulu Berjuang lewat pintu ini, kami
baca semua tentang kalian. Sungguh kalianlah yang mengajarkan bagaimana
mengelola partai yang baik, dekat dengan masyarakat, melayani mereka, mulai
baksos sampai dengan DS, murni kami jiplak dari kalian semua. Dan hasilnya 
saudaraku….
Kami menang dengan angkan 67 % suara..Allahu Akbar!!! Tahun 2010 kami juga akan
pemilu disini,,,kami tetap mengurus partai seperti yang kami belajar dari
kalian, tetap membina para kader kami, dengan dengan masyarakat dan satu lagi
kami juga tetap mengangkat senjata untuk mengusir tentara Israel dari bumi
palestina. Saya dengar bulan April ini kalian akan pemilu, dan katanya
targetnya 20 % saja Sebenarnya sebagai seorang “murid” kami malu, kenapa?
Karena angka tersebut terlalu kecil untuk seorang “guru” seperti kalian. Kalian
tidak sedang mengangkat senjata , seperti kami disini, kader kalian banyak,,,,,
Apalagi yang kurang dari kalian. Saya Cuma bisa berdoa semoga kalian bisa
memenangkan pemilu nanti,,,, Oh,,,iya hari semakin larut, sebentar lagi adalah
giliran saya Untuk menjaga kantor, tugasku untuk menunggu jika ada telepon dan
fax yang masuk Insya Allah, nanti saya ingin sambung dengan surat yang lain
lagi Salam untuk semua pejuang-pejuang islam di Indonesia. 

Akhhuka…..Abdullah
( Gaza City ..1430 H ) 

   

   





    
     

    
    


 



  





Kirim email ke