Assalam alaikum all,
Analisa yang menarik ada komen dari para ekonom syariah di sini?
Mohon sharingnya...
Salam hangat
Dari buku yang saya baca, neraca pembayaran itu menganut double entry system.
Antara neraca perdagangan dan neraca modal dalam suatu periode waktu harus
selalu sama, dengan arah yang berlawanan. Current account = Capital account.
Beberapa minggu terakhir media ramai memberitakan besarnya capital inflow dalam
beberapa bulan terakhir, yang jika berbalik arah bisa berbahaya bagi
perekonomian. Ada yang mengusulkan capital control. Ada yang bilang tidak perlu.
Dana asing tersebut masuk melalui bermacam-macam pintu, pasar uang (e.g. SBI),
pasar modal (indeks meningkat) atau pasar obligasi (yield turun). Untuk menjaga
stabilitas nilai tukar, agar tidak terlalu kuat dan tidak terlalu lemah, BI
melakukan clearing. Menyerap dana asing tersebut jika dikhawatirkan Rupiah akan
terlalu kuat dan melepas dana asing tersebut jika dikhawatirkan Rupiah
melemah.
Dalam 5 bulan terakhir nilai tukar Rupiah menguat dari sekitar Rp 9.400 per US$
pada akhir Desember 2009 ke saat ini sekitar Rp 9.000 per US$. Artinya, Bank
Indonesia melakukan clearance dana asing dengan menyerap kelebihan valuta asing
dan menyimpannya dalam bentuk cadangan devisa.
Hipotesisnya adalah, kalau begitu dalam 5 bulan terakhir cadangan devisa pasti
meningkat. Data dari Bloomberg membenarkan hal itu. Cadangan devisa meningkat
dari sekitar US$ 66 miliar pada Desember 2009 menjadi sekitar US$ 78 miliar
pada akhir April 2010.
Kembali ke teori double entry, bahwa current account = capital account, maka
tentunya masuknya dana asing (capital account) yang berujung pada bertambahnya
cadangan devisa pasti dibarengi dengan menurunnya neraca perdagangan (current
account). Apa
benar?
Data dari Bloomberg berikut membenarkan.
============ ========= ========= ========= ========= ========= ======
April March Feb. Jan. Dec.
2010 2010 2010 2010
2009============ ========= ========= ========= ========= ========= ======
------------ ---- YoY% ------------ -----
Total Exports
42.6% 48.3% 56.5% 59.3% 50.0%Total Imports
72.0% 67.4% 59.9% 43.8% 33.0%
------------ - USD Million ------------ -
Total Trade Balance 518 1,802 1,668 2,105 3,048Total
Exports 12,052 12,774 11,167 11,596 13,348Total
Imports 11,534 10,973 9,498 9,491
10,300============ ========= ========= ========= ========= ========= ======
Sejak Desember 2009 hingga April 2010, neraca perdagangan memburuk dari surplus
US$ 3.048 miliar pada Desember 2009 menjadi surplus US$ 518 pada April 2010.
Hal tersebut karena laju pertumbuhan ekspor tahunan yang menurun dari 50% pada
Desember 2009 menjadi 42% pada April 2010 dan laju pertumbuhan impor tahunan
yang meningkat dari 33% pada Desember 2009 menjadi 72% pada April 2010.
Suatu krisis bisa menjalar melalui 2 jalur, jalur keuangan dan jalur
perdagangan. Hal tersebut dapat terlihat dari perubahan yang cukup besar dari
current account dan capital account. Dari uraian singkat di atas, nampaknya
sedikit demi sedikit krisis di zone eropa sudah menjalar ke Indonesia walaupun
belum terasa dampaknya.
Kemampuan menjaga arus modal masuk agar tidak berbalik arah sangat menentukan
keberhasilan kita menghindari dampak buruk krisis di Eropa.
Rahadian Zulfadin