http://www.indonesiamengajar.org/
 
 
 

--- On Fri, 7/23/10, defny kholidin <[email protected]> wrote:


From: defny kholidin <[email protected]>
Subject: [KIAS12] Fwd: Tantangan untuk Anak Muda Indonesia
To: "milis alumni Departemen Ilmu Administrasi FISIP UI" 
<[email protected]>, "KIAS 12 Jakarta" 
<[email protected]>
Date: Friday, July 23, 2010, 10:31 PM


  




Forward:
Surat untuk Anak-anak Muda Indonesia

Dari : Anies Baswedan

Hal : Indonesia Mengajar



Saya menulis khusus pada Anda dengan sebuah keyakinan bahwa kita bersama bisa 
saling
dukung demi kemajuan republik dan bangsa kita. Saya yakin karena sejarah sudah
membuktikan bahwa Republik ini berdiri, tumbuh, berkembang dan maju seperti 
sekarang
karena ditopang oleh anak-anak muda yang tecerdaskan, tangguh dan energik 
seperti
Anda.



Hari ini kondisi kita jauh lebih maju daripada saat kita menyatakan merdeka. 
Saat
republik berdiri, angka buta huruf adalah 95%. Saya membayangkan betapa beratnya
beban para pemimpin republik muda di waktu itu. Mereka harus menggerakan 
kemajuan
dari nol, dari nol besar. Puluhan juta rakyatnya sanggup
 berjuang dalam revolusi
kemerdekaan, tapi tidak sanggup menuliskan namanya sendiri. Hari ini melalui 
kerja
kolektif seluruh bangsa, kita berhasil memutarbalikan hingga tinggal 8% yang 
buta
huruf. Tidak banyak bangsa besar di dunia yang dalam waktu 60 tahun bisa berubah
sedrastis ini.



Itu prestasi kolosal, dan kita boleh bangga. Tapi daftar masalah yang belum
terselesaikan masih panjang. Melek huruf adalah langkah awal. Langkah berikutnya
adalah akses yang merata, akses untuk setiap anak pada pendidikan berkualitas.
Pendidikan berkualitas adalah kunci mengkonversi dari kemiskinan dan 
keterbelakangan
menjadi kemajuan, menjadi bangsa yang cerdas, adil dan makmur.



Garda terdepan dalam soal pendidikan ini adalah guru. Di balik kompleksitas
perdebatan yang rumit dan panjang soal sistem pendidikan, soal kurikulum, soal 
ujian
dan semacamnya, berdiri para guru. Mereka bersahaja, berdiri di depan anak
 didiknya;
mereka mendidik, merangsang dan menginspirasi. Dalam himpitan tekanan ekonomi,
mereka hadir di hati anak-anak Indonesia. Hati mereka bergetar setiap melihat
anak-anak itu menjadi orang di kemudian hari. Setiap ucapan terima kasih adalah
tanda atas pahala guru-guru ini. Mereka adalah profesi terpercaya, pada pundak
guru-guru ini kita titipkan persiapan masa depan republik ini.



Hari ini kita berhadapan dengan masalah: variasi kualitas guru dan distribusi 
guru.
Menghadapi masalah ini kita bisa berkeluh kesah, menyalahkan negara dan menuding
pemerintah. Atau kita gulungkan lengan

baju dan berbuat sesuatu. Saya mengajak kita semua untuk turun tangan. Libatkan 
diri
kita untuk mempersiapkan masa depan republik. Untuk kita, untuk masa depan 
anak-anak
kita dan untuk melunasi janji kemerdekaan: mencerdaskan kehidupan bangsa.



Saat ini saya dan banyak kawan seide sedang mengembangkan program
 Indonesia
Mengajar, yaitu sebuah inisiatif dengan misi ganda: pertama, mengisi kekurangan 
guru
berkualitas di Sekolah Dasar, khususnya di daerah terpencil; dan kedua 
menyiapkan
lulusan perguruan tinggi untuk jadi pemimpin masa depan yang memiliki 
pengetahuan,
pengalaman dan kedekatan dengan rakyat kecil di pelosok negeri.



Kami mengundang putra-putri terbaik republik ini untuk menjadi Pengajar Muda,
menjadi guru SD selama 1 tahun. Satu tahun berada di tengah-tengah rakyat di 
pelosok
negeri, di tengah anak-anak bangsa yang kelak akan meneruskan sejarah republik 
ini.
Satu tahun berada bersama anak-anak di dekat keindahan alam, di pesisir 
pulau-pulau
kecil, di puncak-puncak pegunungan dan di lembah-lembah hijau yang membentang
sepanjang khatulistiwa. Saya yakin pengalaman satu tahun ini akan menjadi bagian
dari sejarah hidup yang tidak mungkin bisa Anda lupakan: desa terpencil dan
anak-anak didik itu akan
 selalu menjadi bagian dari diri Anda.



Di desa-desa terpencil itu para Pengajar Muda akan menorehkan jejak, menitipkan
pahala; bagi para siswa SD disana, alas kaki bisa jadi tidak ada, baju bisa jadi
kumal dan ala kadarnya tapi mata mereka bisa berbinar karena kehadiran Anda. 
Anda
hadir memberikan harapan. Anda hadir mendekatkan jarak mereka dengan pusat 
kemajuan.
Anda hadir membuat anak-anak SD di pelosok negeri memiliki mimpi. Anda hadir 
membuat
para orang-tua di desa-desa terpencil ingin memiliki anak yang terdidik seperti
anda. Ya, ketertinggalan adalah baju mereka sekarang, tapi Anda hadir merangsang
mereka untuk punya

cita-cita, punya mimpi. Mimpi adalah energi mereka untuk meraih baju baru di 
masa
depan. Kemajuan dan kemandirian adalah baju anak-anak di masa depan. Anda hadir
disana, di desa mereka, Anda hadir membukakan pintu menuju masa depan yang jauh
lebih baik.



Sebagai
 Pengajar Muda, Anda adalah role model, Anda menjadi sumber inspirasi. Kita
semua yakin, mengajar itu adalah memberi inspirasi. Menggandakan semangat,
menyebarkan harapan dan optimisme; hal-hal yang selama ini terlihat defisit di
pelosok negeri ini.



Bukan hanya itu, selama 1 tahun para Pengajar Muda ini sebenarnya akan belajar.
Pengalaman berada di pelosok Indonesia, tinggal di rumah rakyat kebanyakan,
berinteraksi dekat dengan rakyat. Menghadapi tantangan mulai dari sekolah yang 
minim
fasilitas, desa tanpa listrik, masyarakat yang jauh dari informasi sampai dengan
kemiskinan yang merata; itu semua adalah wahana tempaan, itu pengembangan diri 
yang
luar biasa. Anda dibenturkan dengan kenyataan republik ini. Anda ditantang untuk
mengeluarkan seluruh potensi energi Anda untuk mendorong kemajuan. Satu tahun 
ini
menjadi leadership training yang luar biasa. Sukses itu sering bukan karena 
berhasil
meraih sesuatu,
 tetapi karena Anda berhasil menyelesaikan dan melampaui tantangan
dan kesulitan. Setahun Anda berpeluang membekali diri sendiri dengan resep untuk
sukses.



Apalagi, kita semua tahu bahwa: You are a leader only if you have follower.
Keberhasilan Anda menjadi leader di hadapan anak-anak SD adalah pengalaman
leadership yang kongkrit. Biarkan anak-anak itu memiliki Anda, mencintai Anda,
menyerap ilmu Anda, mengambil inspirasi dari Anda. Anda mengajar selama setahun,
tapi kehadiran Anda dalam hidup mereka adalah seumur hidup, dampak positifnya 
seumur
hidup.



Sesudah satu tahun menjadi Pengajar Muda, Anda bisa meniti karir di berbagai 
bidang.
Anda memulai karir dengan bobot pengalaman dan nilai kepemimpinan yang luar 
biasa.
Saya sering tekankan: your high GPA will get you a job interview, but your
leadership gets you the bright future. Setahun menjadi Pengajar Muda tidak akan
membuat Anda terlambat
 dibandingkan kawan-kawan yang tidak menjadi Pengajar Muda.
Perusahaan-perusaha an, institusi masyarakat dan lembaga pemerintahan semua akan
memandang Anda sebagai anak-anak muda yang cerdas, berpengalaman, kreatif,
berkepemimpinan kuat, konstruktif dan grounded. Mereka sangat mencari anak-anak 
muda
seperti itu. Mereka akan membuka lebar pintunya bagi kehadiran Pengajar Muda.



Sejak awal bulan Juni 2010 Gerakan Indonesia Mengajar membuka peluang bagi
bakat-bakat muda terbaik bangsa seperti Anda, dari berbagai disiplin ilmu dan 
dari
dalam negeri maupun dari luar negeri, untuk menjadi Pengajar Muda. Sarjana yang
direkrut oleh Gerakan Indonesia Mengajar hanyalah best graduate, sarjana-sarjana
terbaik: berprestasi akademik, berjiwa kepemimpinan, aktif bermasyarakat, 
kemampuan
yang komunikasi baik.



Sebelum berangkat, Anda akan dibekali dengan pelatihan yang komplit sebagai 
bekal
untuk mengajar, untuk
 hidup dan untuk berperan di pelosok negeri. Selama menjadi
Pengajar Muda, Anda akan mendapatkan gaji yang memadai dan kompetitif 
dibandingkan
kawan Anda yang bekerja di sektor swasta. Anda akan dibekali dengan teknologi
penunjang selama program dan jaringan yang luas untuk memilih karier sesudah 
selesai
mengabdi sebagai Pengajar Muda. Selama menjadi Pengajar Muda, Anda tidak akan
dibiarkan sendirian. Kami akan hadir dekat dengan Anda.



Seselesainya program ini, Anda meniti karier sebagai anak-anak terbaik bangsa. 
Dalam
beberapa tahun kedepan, Anda menjadi garda terdepan Indonesia di era globalisasi
baik di sektor swasta maupun publik. Kelak Anda menjadi pemimpin di bidang
masing-masing dengan kompetensi kelas dunia dan ditopang pemahaman mendalam 
tentang
bangsa sendiri. One day you become world class leader, but grounded and strong 
roots
in the heart of the nation. Suatu saat mungkin Anda menjadi CEO, menjadi
 guru besar,

menjadi pejabat tinggi atau yang lainnya, saat itu di posisi apapun, Anda selalu
bisa mengatakan bahwa "Saya pernah hidup di desa terpencil dan mengabdi untuk 
bangsa
ini"; hari ini kita bisa dengan mudah menghitung berapa banyak kalangan sipil 
yang
sanggup mengatakan kalimat itu.



Di atas segalanya, program ini menawarkan kesempatan untuk setahun mengajar, 
seumur
hidup menginspirasi anak bangsa. Setahun menempa diri, seumur hidup memancarkan
gelora kepemimpinan.



Saya menggugah, sekaligus menantang Anda. Saya mengajak Anda untuk bergabung 
bersama
Indonesia Mengajar. Menjadi bagian dari ikatan untuk membangun Indonesia kita.

Salam hangat,

Anies Baswedan

anies.baswedan@ indonesiamengaja r.org


Pendaftaran Pengajar Muda dan info lebih jauh di www.indonesiamengaj ar.org
(deadline pendaftaran 30 Juli 2010).


Silakan utk memforward surat ini pada
 teman, saudara, dan lingkungan yang anda rasa
berminat utk melangkah bersama dalam Indonesia Mengajar.

 Defny Holidin












      

Kirim email ke