Republika OnLine » Gaya Hidup » Info Sehat
Puasa Sehat? Jangan Lupa Buah dalam Menu Berbuka dan SahurJumat, 06 Agustus
2010, 10:03 WIB
Ilustrasi
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—Setiap hari tubuh manusia membutuhkan karbohidrat
kompleks sebanyak 60%, protein sebanyak 10-15% dan juga lemak sehat. Meski
berpuasa, kebutuhan asupan itu jangan sampai kekurangan agar tubuh tak
menjadi
lemas. Apa saja kiatnya?
Dokter Ahli Gizi, Samuel Oetoro, mengatakan dalam bulan puasa perbanyaklah
makan buahan-buahan pada saat berbuka dan sahur. Ketika berbuka, gunakan rasa
manis yang terkandung dari buah-buahan dan jadikan buah-buahan atau minum jus
buah menjadi penutup menu sahur harian, “Misalnya, minum teh tapi tak
menggunakan gula, rasa manisnya dengan buah melon” tuturnya.
Buah-buahan adalah salah satu jenis makanan yang memiliki kandungan gizi,
vitamin dan mineral yang pada umumnya sangat baik untuk dikonsumsi. Ketika
berbuka puasa meneguk segelas jus buah yang mampu meningkatkan kadar gula
sehingga tubuh kembali bertenaga.
Ada banyak buah-buahan yang dianjurkan untuk dikonsumsi bagi orang yang
berpuasa, pertama ialah kurma. Kurma merupakan makanan paling kaya kandungan
gula glukosanya. Kurma mengandung sejumlah besar gula, berkisar antara 75–87%.
Sekitar 55% gula dalam kurma berbentuk glukosa, sedangkan 45% lagi membentuk
fruktosa.
Selain itu, ia mengandung sejumlah protein, lemak, dan beberapa vitamin,
antara
lain: vitamin A, B2, B12. Tak ketinggalan pula, kurma mengandung beberapa
mineral, terutama kalsium, fosfor, potassium, sulfat, sodium, magnesium,
cobalt, zinc, florin, kuningan, manganese, serta sejumlah selulosa.
Dengan sangat cepat, glukosa dalam kurma yang disantap saat berbuka akan
berubah menjadi fructose, lalu langsung diserap melalui sistem pencernaan
untuk
menyirami dahaga tubuh akan energi. Khususnya jaringan-jaringan yang secara
esensial bergantung pada pasokan tinggi energi, seperti: sel-sel otak, sel-sel
saraf, sel-sel darah merah dan sel-sel tulang belakang.
Lalu buah-buahan apa lagi yang dianjurkan hadir dalam menu saat sahur dan
berbuka. Berikut ini daftar menurut saran Samuel.
Pepaya. Buah tropis satu ini mengandung vitamin C dan provitamin A yang dapat
membantu memecah serat makanan dalam sistem pencernaan dan membuat lancar
saluran pencernaan makanan. Bagi mereka yang berpuasa, buang air besar akan
tetap lancar.
Pisang. Buah ini mengandung vitamin A, B1, B2 dan C yang dapat membantu
mengurangi asam lambung. Pisang cocok bagi orang yang berpuasa karena bisa
membantu menjaga keseimbangan air dalam tubuh.
Mangga. Inilah satu lagu buah yang mudah diperoleh di tanah air, mengandung
vitamin A, E dan C yang dapat membersihkan darah. Bagi orang yang berpuasa,
jus buah dapat dapat mengurangi dehidrasi. Namun sebaiknya berhati-bati bagi
yang memiliki lambung sensitif. Pilihlah buah mangga matang alih-alih yang
masih muda dan berasa masam.
Srawberry. Buah imut berwarna merah yang kaya vitamin A, vitamin B1, B dan C
serta antioksidan, bagus untuk melawan zat radikal bebas. Sehingga daya tahan
tubuh orang yang berpuasa tetap terjaga dari virus.
Apel. Dari dulu manfaat buah ini memang sudah dikenal. Tak heran bila di
Barat
pun muncul slogan "One Apple a day, tak your doktor away'. Mengandung vitamin
A, B dan C, apel dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah,
mengatasi masalah nafsu makan yang terlalu besar.
Jeruk. Buah identik dengan warna oranye ini mengandung vitamin A, B1, B2 dan C
serta antikanker bagi tubuh. Jeruk juga dapat merangsang kekebalan tubuh,
membersihkan lender ditenggorokan, rongga hidung akibat influenza. Namun,
sekali lagi bagi pemilik lambung sensitif perlu berhati-hati mengonsumsi jeruk.
Belimbing. Inilah buah berbentuk bintang yang mengandung vitamin C dan
provitamin A dengan manfaat dapat membantu memperlancar pencernaan makanan,
menurunkan tekanan darah dan tingkat kolesterol dalam tubuh. Tak ada salahnya
menghadirkan belimbing dalam hidangan bila ingin berganti menu buah.
Blewah. Sepupu melon ini kaya dengan vitamin A. Rasa manis yang terkandung
dalam belewah mempunyai fungsi absorpsi atau melakukan penyerapan pada usus
yang sering diakibatkan makan tergesa-gesa shingga makanan tak terkunyah
dengan
baik. Menyantap buah ini juga membantu menyerap zat-zat tak diperlukan dari
makan makanan yang banyak berbumbu, endapan obat-obatan, bahkan mengatasi rasa
mual karena rasa stress.Red: Ajeng Ritzki Pitakasari