=========================== F R I E N D S H I P =========================== Original Sender : "M Fahmi Aulia" <[EMAIL PROTECTED]> ----------------------------------------------------------------
Hello everybody...:-) Sorry lama ga muncul&posting... Setelah kemaren posting file fotonya inul...sekarang jokes tentang Inul....KABEH...sampe mabok!! ;P Oke...puter pinggulnya....qt NGEBOOOORRRRRRR....!! ;P *** Jokes begin *** source: Intel Inside BAPAK As punya cerita: "Ada seorang pengemis yang mengemis di pelataran teras kantor Bursa Efek. Dia membawa mangkuk sebagai perlengkapan untuk menadah uang recehan dari para dermawan. Supaya lebih fokus, di mangkuk tadi dia tulis "Pengemis". Hasilnya? Para dermawan memberi uang recehan! Esoknya dia ubah tulisan dimangkuk tadi menjadi "Pengemis.Com". Hasilnya? Para dermawan tidak lagi melempar recehan di mangkuk tadi, tapi uang kertas! Esoknya lagi dia ubah lagi tulisan di mangkuknya menjadi "E-Pengemis". Hasilnya? Tidak ada lagi yang memberi uang recehan, tapi uang kertas pun tidak terlihat di mangkuknya yang tertulis "E-Pengemis" tadi. Jadi, apa yang dia terima? Yang diterimanya adalah lembaran saham dari para dermawan yang nota bene pegawai kantor Bursa Efek!" Sebelum dijawab alasannya, marilah saya ajak Anda menutup mata, konsentrasi, lalu bayangkan satu kompi tentara dengan senjata di bahu, bayonet di pinggul, berbaju loreng, dan mereka berbaris rapi... dengan gaya goyang pinggul Mbak Inul! Coba bayangkan, ...tentara komando, kumis baplang, tapi bergoyang pinggul ala Inul. Sekali lagi bayangkan... dahsyaaat!! Sejatinya rakyat tidak pernah digoyang untuk diberi tahu bahwa mereka jadi miskin karena hak mereka dikorupsi oleh para koruptor. Rakyat juga tidak digoyangkan akal sehatnya bahwa damai itu bukan nrimo, dan kritis itu bukan antidamai, bahkan kritis itu bukan anarkis! Ah, sudah tidak ada yang rasional lagi di Republik Banjir ini! Kalau begitu ...Bravo antirasio!! *** *** source: Titi 2. Dari Inul Daratesta ke Konser F4 - Rabu, 15 Januari 2003 http://www.kompas.com/kompas-cetak/0301/15/jatim/82834.htm 4. Fenomena Goyang Inul, Populer Lewat VCD Liar - Jumat, 24 Januari 2003 http://www.kompas.com/kompas-cetak/0301/24/jatim/95884.htm 5. Popularitas Berbaju Notorious - Jumat, 24 Januari 2003 http://www.kompas.com/kompas-cetak/0301/24/jatim/95945.htm 6. Inul Siap Dipanggil DPR - 18/02/2003 http://www.kompas.com/metro/news/0302/18/213440.htm 7. BMS Gelar Diskusi "Fenomena Inul" - Selasa, 04 Februari 2003 http://www.kompas.com/kompas-cetak/0302/04/jatim/112692.htm 8. Goyang Pinggul Inul Taklukkan Pasar - Kamis, 06 Februari 2003 http://www.kompas.com/kompas-cetak/0302/06/jatim/117108.htm 9. Menggoyang Rezeki, Menghibur Rakyat - Minggu, 09 Februari 2003 http://www.kompas.com/kompas-cetak/0302/09/latar/121685.htm 10. Jangan Jauh-jauh dari Inul. - Minggu, 09 Februari 2003 http://www.kompas.com/kompas-cetak/0302/09/utama/121516.htm 11. Inul dan Pendidikan Kita - Senin, 10 Februari 2003 http://www.kompas.com/kompas-cetak/0302/10/jatim/123130.htm 12. SOSOK - Senin, 10 Februari 2003 http://www.kompas.com/kompas-cetak/0302/10/jatim/123257.htm 13. Inul Daratista: Kuat Goyang Berkat Telur dan Madu..! - 14/02/2003 http://www.kompas.com/kesehatan/news/0302/14/183044.htm 14. Fenomena Goyang "Ngebor"..! - 14/02/2003 http://www.kompas.com/kesehatan/news/0302/14/183816.htm 15. Inul Daratista: "Ngebor"nya Tak Maksimal - 17/02/2003 http://www.kompas.com/gayahidup/news/0302/17/012051.htm 16. Inul Daratista: "Ngebor"nya tak Maksimal - 17/02/2003 http://www.kompas.com/gayahidup/news/0302/17/013415.htm 17. Inul Daratista: Dilarang "Ngebor" di Kota Gudeg - 18/02/2003 http://www.kompas.com/gayahidup/news/0302/18/014551.htm 18. Iis Dahlia: "Inul Yang Harus Ikut Gue..." - 18/02/2003 http://www.kompas.com/gayahidup/news/0302/18/043932.htm 19. KH Hasyim Muzadi: "Inul Hanya Soal Kecil" - 18/02/2003 http://www.kompas.com/gayahidup/news/0302/18/072323.htm 20. Konsultasi Dulu Sebelum Goyang..! - 14/02/2003 http://www.kompas.com/kesehatan/news/0302/14/183338.htm 21. DR Ayu Sutarto: Kontroversi Inul Daratista Jangan Dijadikan Isu Sentral - 16/02/2003 http://www.kompas.com/gayahidup/news/0302/16/070406.htm 22. DR Ayu Sutarto: Kontroversi Inul Daratista Jangan Dijadikan Isu Sentral - 16/02/2003 http://www.kompas.com/utama/news/0302/16/071946.htm 24. Minati Atmanagara; Berty Tilarso; Fahmi: Tentang Goyang "Ngebor" ala Inul..! - 17/02/2003 http://www.kompas.com/kesehatan/news/0302/17/202321.htm 25. Bahasa Tubuh - Jumat, 07 Februari 2003 http://www.kompas.com/kompas-cetak/0302/07/jatim/118464.htm 26. SOSOK - Selasa, 11 Februari 2003 http://www.kompas.com/kompas-cetak/0302/11/jatim/124747.htm 30. ASAL USUL - Minggu, 16 Februari 2003 http://www.kompas.com/kompas-cetak/0302/16/naper/132567.htm *** source: Robert Inul syndrome, Gejala inul ini sudah ditemukan oleh para ahli Palainultology sejak jaman Jurrasic awal, yaitu dengan ditemukannya fosil-fosil mahluk yang dipercaya sebagai nenek moyang kuda yang disebut dengan kuda binul. Awalnya para penderitanya adalah dari jenis kuda betina, tetapi para ahli memperkirakan demam ini mulai menjangkiti ras manusia purba dewasa dari jenis laki-laki setelah ditemukannya fosil Homo Erectus. Dari hasil penelitian penderita demam inul disebabkan oleh sejenis jamur yang disebut Vulvariella Inulea. Jamur ini merusak kelenjar Inuleas yang menyebabkan para penderita, bila wanita akan terganggu kestabilan struktur tulang pinggulnya dan bila laki-laki gejalanya lebih parah yaitu: mata melotot, jantung berdebar dan disertai dengan kejang-kejang di sebagian anggota badan. Biasanya gejala ini dapat berhenti setelah selang waktu tertentu. Untuk mengetahui bahwa seseorang telah terjangkiti diperlukan test dengan menggunakan alat yang disebut Diginul meter, buatan Inulmatic Gmbh. Alat ini akan menunjukkan kadar Inulitas dari penderita. Pengobatannya adalah dengan memberikan CJ Inulicyne secara periodik. Apabila dalam jangka waktu lama penderita masih demam memang penderita tersebut adalah bahenul..!! *** source: Suseno Jakarta, Semalam, antara pukul 20.00 sd pukul 21.30 WIB, tingkat kejahatan menunjukkan titik terendah sejak kerusuhan Mei 98. Jalanan lengang, aman tanpa terjadi satu kejahatanpun. Demikian laporan pihak berwenang. Setelah dianalisa, ternyata hal ini disebabkan karena semua warga, termasuk para penjahat duduk manis nonton INUL di SCTV. Kal-Tim, Inul makin memantapkan posisinya. Sebuah sumber mengatakan bahwa Inul dalam waktu dekat akan direkrut oleh Pertamina Kal-Tim. Perekrutan Inul ini tidak dimaksudkan untuk menghibur para pekerja di anjungan minyak lepas pantai, melainkan langsung diterjunkan untuk mengebor sumber minyaknya. Jakarta, Baru-baru ini dikabarkan Inul akan menggugat Stasiun TV Swasta CJDW karena memotong masa tayangnya di TV tersebut. Menurut Inul, sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangi kedua pihak, penayangan acara tersebut akan berlangsung selama 1 (satu) jam, sesuai dengan judul acaranya "SATU JAM BERSAMA INUL", tetapi secara mendadak Stasiun TV swasta tersebut memotong masa tayangnya menjadi hanya 5 menit saja. Ketika dimintai keterangannya, pihak TV Swasta tersebut mengatakan bahwa setelah melihat goyang Inul, maka acara Satu Jam bersama Inul menjadi tidak mungkin lagi, karena rata-rata penontonnya hanya mampu bertahan selama 5 menit saja. Jakarta Menyusul sukses penampilannya di TV, Inul mendapatkan banyak tawaran iklan, mulai dari Extra Joss, Kuku Bima TL, Hemaviton Jreng, Irex sampai alat Kondom Sutra. Tapi semuanya ditolak Inul, karena merasa tidak cocok untuk membintanginya. Diluar dugaan, ternyata dia hanya bersedia membintangi Iklan Batere ENERGIZER. Bandung, Seorang mahasiswa teknik mesin di Institut Teknologi terkenal di Bandung berhasil mematahkan rumus putaran mesin (RPM) yang selama ini dikenal. Menurut mahasiswa tersebut pemahaman yang selama ini dipakai, putaran mesin disebabkan oleh dorongan piston, adalah keliru. Yang benar adalah putaran mesin memicu dorongan piston. Penemu rumus tersebut menamai hasil temuannya dengan IPM (Inulitas Per Menit). Ketika diwawancarai, sang penemu mengatakan bahwa penemuannya tersebut diilhami oleh goyangan inul di TV. Jakarta, Pusat Pengembangan Bahasa Indonesia dalam siaran persnya mengatakan, bahwa mereka telah menambah beberapa kata baru yang telah dibakukan ke dalam Bahasa Indonesia, serta menghapus kata-kata yang dianggap sudah tidak tepat lagi. Kata-kata baru tersebut antara lain: * Inulitas artinya Kelenturan Memutar. * Inulastis artinya Kelenturan Memanjang * Lawan Inulastis adalah Ereksisitas * Inulogy untuk ilmu yang mempelajari kelenturan. * Inuloegrafi untuk Seni Menari ala Inul. * Inultely untuk kegemaran pengumpul Foto Inul Inilah hasil polling pemirsa yang kami dapatkan mengenai pertanyaan "Apa perasaan anda ketika nonton tayangan Goyang Inul" 1% responden mengatakan mereka sesak nafas sesaat. 1% responden mengatakan mereka terkena serangan jantung sesaat. 98% responden mengatakan bahwa mereka salah memilih istri *** source: Edi Ternyata INUL sudah kawin 4 kali dan semuanya berakhir dgn perceraian. Alasan mantan suaminya tidak ada yang kuat, karena masuk "pedang" yang keluar jadi "keris" *** source: Ade Teman, Krisis yang berkepanjangan didalam negeri Venezuela salah satu negara penghasil minyak terbesar dan kemungkinan terjadinya perang di Irak, semua itu akan mempengaruhi produksi dan harga minyak dunia. Untuk mengantisipasi krisis minyak tersebut, Indonesia yang juga kaya akan kandungan minyak akan melakukan pengeboran-pengeboran untuk ladang minyak yang baru. Untuk itu Pertamina telah menarik "Inul" penyanyi dangdut asal Pasuruan sebagai karyawan Pertamina. Perlu anda ketahui, Inul adalah satu-satunya karyawan pertamina dengan bayaran tertinggi karena Inul mempunyai keahlian GOYANG NGEBOR......... Dengan goyang ngebor Inul, Pertamina dapat meningkatkan produksi minyaknya.... *** source: M Yamin Jakarta, Jum'at Perlu energi tinggi untuk melakukan goyang ngebor ala Inul Daratista (23). Ia rajin berolahraga untuk menguatkan kaki serta pinggul. Setiap hari ia meneguk ramuan berisi 5-7 butir telur ayam kampung campur madu untuk meningkatkan stamina. Dunia panggung hiburan kian menggetarkan dengan kehadiran goyang ngebor khas Inul Daratista. Ada yang menyebutnya goyang koplo atau nguleg, tapi Inul sendiri lebih suka memakai istilah goyangan dangdut energik. Penyanyi dangdut asal Pasuruan, Jawa Timur ini memang selalu tampil dengan goyangan yang sangat bertenaga. Gerak jogetnya itu tak hanya sulit, tapi juga membutuhkan kekuatan otot kaki sebagai tumpuannya. Refleks alami Berawal dari ngamen di tempat hajatan dari kampung ke kampung, kini goyangan Inul sudah mengguncang Indonesia, bahkan beberapa negara manca. Memang bukan baru sekarang perempuan kelahiran Kajapanan, Pasuruan, 21 Januari 1979 ini memutar pinggang dan pinggulnya. Sejak SMP ia sudah bisa bergoyang Meski goyangannya pas betul dengan dangdut, ia menegaskan bahwa gerakan itu tidak muncul karena irama dangdut murni. Inul mengawali karir nyanyinya sebagai pelantun lagu-lagu pop dan rock. Karena itulah, ia terbiasa melakukan gerakan energik. Ketika penampilannya dirasa kurang peminat, ia pun beralih ke jalur dangdut. "Mungkin menjadi agak aneh ketika saya sekarang tetap memakai gerakan energik saat menyanyi dangdut," ujar pemilik nama asli Ainur Rokhima ini. Dengan bakat dan kemauannya yang tinggi, ia terus memperkaya gerakan jogetnya. Tak segan ia mencomot berbagai gerakan dari klip video di televisi, untuk kemudian diolah dan diramu sendiri. Inul sering meminta pendapat teman-temannya untuk menilai apakah jogetnya sudah selaras dengan irama musik. Sementara, untuk memperkaya musiknya, anak pertama dari enam bersaudara ini senang memadukan irama dangdut dengan musik etnik seperti gaya Cirebonan atau Banyuwangi. Meski pernah menjadi guru senam di kampungnya, gerakan aerobik dan senam seks menurutnya tidak terlalu berpengaruh. Karena itulah, ia tidak setuju bila goyangannya dikatakan menonjolkan erotisme. Ia merasakan goyang ngebor itu lebih sebagai refleks alamiah dari tubuhnya. Tak dinyana jika liukan tubuhnya itu mengudang banyak penggemar. Ia mengaku tak menyadari kalau gerakannya memiliki keunikan, yakni pada saat bersamaan pinggangnya berputar ke kanan dan pinggulnya berputar ke arah kiri. "Masak sih, saya sendiri tidak mengamati dan merasakannya," katanya. Rajin Joging Lantaran sudah menjadi kebiasaan, ia tidak melakukan pemanasan sebelum beraksi di panggung. Namun, bukan berarti ia tidak mempersiapkan tubuhnya untuk melakukan gerak bertenaga itu. Saya dari kecil rajin melakukan skipping, juga lari dengan menggunakan beban di kaki," ungkapnya. Olahraga lompat tali dan joging itu sangat membantunya memperkuat stamina. Tak heran jika ia mampu melakukan goyangan yang sangat menguras energi dan perlu kekuatan otot pinggang, pinggul dan kaki, apalagi jika harus dilakukan lebih dari 10 menit. "Bagi orang lain mungkin akan sangat melelahkan, tapi untunglah selama ini saya cukup fit berkat olahraga dan rajin minum campuran telur ayam kampung dan madu. Risiko cedera gara-gara bergoyang juga belum pernah saya alami," ucapnya. Ia mengaku bisa menghabiskan 5-7 butir telur ayam kampung dalam sehari. Kencur dan jahe juga menjadi andalannya untuk menjaga stamina. Satu hal yang mulai dikhawatirkan adalah waktu istirahatnya yang makin berkurang karena banyaknya tawaran manggung. "Saya sadar sepenuhnya bahwa tubuh ini tidak selamanya fit. Istirahat memang penting, tapi karena jadwal show yang padat, waktu tidur rata-rata hanya 4-5 jam. Wah sebenarnya saya ingin tidur lebih lama, tapi bagaimana?" katanya bernada sedih. Akhir-akhir ini pola makannya juga cenderung tidak teratur. Ia sudah terbiasa makan nasi sekali sehari, hanya pada waktu siang. Untuk sarapan dan makan malam ia memilih buah atau sup dengan sayuran. Kadang, ia juga mengonsumsi multivitamin. "Pola makan seperti itu, tentu kurang sehat Jadi, saya selalu melengkapinya dengan banyak minum air putih dan jus buah." Tidak Risau Inul menegaskan ketenaran itu tidak didapatnya secara instan. Pemilik tinggi badan 160 cm dan berat 50 kg ini dari kecil bercita-cita menjadi penyanyi. Keberanian dan kenekatannya sempat ditentang orangtuanya, pasangan Abdullah Aman dan Rufiah. "Biasa 'kan. Orang sering menilai penyanyi dangdut itu seronok. Pendapat itu memang tidak sepenuhnya salah," ungkapnya. Semula ia tampil sebagai penyanyi pop dan slow rock. Sayang ia tak mendapat respon yang memuaskan, maka diputuskan membawakan lagu-lagu rock saja. "Itu perjalanan saya sebelum akhirnya mencoba menyanyi dangdut dengan cengkok rock," tutur gadis yang mengidolakan penyanyi dangdut Rita Sugiarto ini. Inul mengaku tidak marah dengan beredarnya banyak VCD bajakan yang berisi aksi goyangnya. Justru dari peredaran VCD itulah namanya makin populer. Meski dulu ia hanya dibayar Rp 3000 setiap kali tampil, alumnus SMA 2 Kejapanan ini mengaku sangat senang. Uang itu ia kumpulkan untuk membeli cincin. Karena ingin gonta-ganti baju setiap tampil, cincin itu kemudian ia jual. "Saya sebenarnya, sangat malu jika ditanya berapa bayaran sekarang. Kalau untuk wawancara dengan media, terutama media tulis, gratis kok," tutur Inul, yang sudah lebih dulu menjadi langganan pengusaha hiburan di luar negeri. Tak kurang masyarakat Jepang, Belanda, Belgia, Malaysia dan Amerika pernah menikmati goyangannya. Bagaimana tanggapan Inul tentang sikap pro dan kontra tentang goyangannya? "Pro dan kontra itu lebih karena selera, tapi semua sikap itulah yang akan membuat saya maju. Sulit ya rasanya membayangkan bernyanyi tanpa bergoyang," ungkapnya di akhir perbincangan. Yo wis, goyang terus, Nul! @ *** source: Chocky Inul syndrome, Gejala inul ini sudah ditemukan oleh para ahli Palainultology sejak jaman Jurrasic awal, yaitu dengan ditemukannya fosil-fosil mahluk yang dipercaya sebagai nenek moyang kuda yang disebut dengan kuda binul. Awalnya para penderitanya adalah dari jenis kuda betina, tetapi para ahli memperkirakan demam ini mulai menjangkiti ras manusia purba dewasa dari jenis laki-laki setelah ditemukannya fosil Homo Erectus. Dari hasil penelitian penderita demam inul disebabkan oleh sejenis jamur yang disebut Vulvariella Inulea. Jamur ini merusak kelenjar Inuleas yang menyebabkan para penderita, bila wanita akan terganggu kestabilan struktur tulang pinggulnya dan bila laki-laki gejalanya lebih parah yaitu: mata melotot, jantung berdebar dan disertai dengan kejang-kejang di sebagian anggota badan. Biasanya gejala ini dapat berhenti setelah selang waktu tertentu. Untuk mengetahui bahwa seseorang telah terjangkiti diperlukan test dengan menggunakan alat yang disebut Diginul meter, buatan Inulmatic Gmbh. Alat ini akan menunjukkan kadar Inulitas dari penderita. Pengobatannya adalah dengan memberikan CJ Inulicyne secara periodik. Apabila dalam jangka waktu lama penderita masih demam memang penderita tersebut adalah bahenul..!! # Apa lagi ini berbau politik. Rekans, ini ada tulisan tentang Front Pengebor Indonesia JAMAAH INULIYAH MULAI MARAH Front Pembela Inul (FPI) dan Aliansi Penggemar Inul (API) Menuntut Keadilan Oleh Adhie M Massardi "Kami minta tokoh masyarakat, para pemuka agama, khususnya yang bernaung di bawah bendera MUI, untuk bertindak adil. Pengharaman, hujatan dan imbauan agar Inul "Si Pengebor" Daratista dicekal di TV dan media lain juga diberlakukan kepada Akbar Tandjung Si Pengebor Dana Bulog, Laksamana Sukardi si pengebor BUMN, Megawati si pengebor kantong perekonomian rakyat dengan manaikkan sejumlah tariff seenaknya, dan para konglo hitam yang mengebor dana BLBI hingga triliunan rupiah!" Demikian pernyataan sikap yang telah disiapkan Siska, 25 tahun, untuk dibagikan kepada Pers dan anggota masyarakat lainnya. Pernyataan ini dibuat untuk menyikapi sekelompok kecil orang yang sirik atas sukses Inul meraup uang berjuta-juta hanya dengan memutar bak gasing pantatnya yang semok itu. Padahal hampir semua anggota DPR dan benggolan politik nasional harus memutar lidah dan wajah untuk mendapatkan uang sejumlah yang diperoleh Inul. Makanya, jangan heran bila banyak orang kemudian membandingkan pantat Inul dengan wajah para anggota DPR dan benggolan politik kita. Dan banyak orang menilai: Pantat Inul tetap lebih baik.! Tapi siapakah Siska lesung pipit yang manis dan berkacamata minus itu? Sahabat istri saya ini adalah penggagas sekaligus pimpinan API (Aliansi Penggemar Inul). Ia dan teman-temannya mendirikan API sebenarnya bukan sungguh-sunguh karena gandrung pada gaya ngebor Inul. "Kami hanya ingin menggunakan (pantat) Inul sebagai momentum kebangkitan gerakan moral untuk mengganyang para pemimpin gadungan di negeri ini, baik yang di legislatif, yudikatif maupun eksekutif. Kami tidak ingin mengotori tangan kami untuk menempeleng meraka. Tangan-tangan kami terlalu suci dibandingkan wajah umumnya anggota DPR, Hakim, Jaksa, Ketua-ketua Partai. Jadi biar kami sikat mereka pakai pantat Mbak Inul.!" Begitu Siska menjawab pertanyaan pers nasional dan internasional. Siska ternyata tidak sendirian. Di wilayah lain, teman saya Hassan yang keturunan Arab (karena itu sering dipanggil Habib meskipun bukan trah Nabi) tapi sangat anti-diskriminasi hukum, sudah mengumpulkan sejumlah orang. Dia kibarkan bendera Front Pembela Inul (FPI). Seperti Siska, tujuan Hassan bukan untuk melestarikan "goyang pengeboran" khas cewek Pasuruan itu. "Saya bersama teman-teman ingin menegakkan rasa keadilan masyarakat. Jadi kalau Inul yang hanya mengebor angin dengan bokongnya, dan tidak melukai siapa-siapa harus mendapat sangsi sosial yang begitu kejam, kami akan bergerak menyatroni rumah-rumah para bajingan politik yang telah mengebor kekuasaan dan merampok uang rakyat habis-habisan. Akan kami tenteng mereka. Akan kami telanjangi mereka. Akan kami pertontonkan mereka di tempat-tempat terbuka agar semua orang tahu apakah mereka masih punya kemaluan apa tidak.!" Begitu kata "Habib" Hassan berapi-api. Ketika diberitahu wartawan bahwa telah lahir Aliansi Penggemar Inul pimpinan Siska dan hendak menggelar demo besar-besaran, Hassan mengaku siap bergabung. Maka lewat HP si wartawan yang telah tersambung dengan tokoh API, Hassan pun langsung menyatakan siap berkoalisi. Janji pertemuan pun diatur dalam wangku yang sesingkat-singkatnya. Syahdan, Anas, teman saya yang lain yang dibesarkan di pesantren terkenal di Jawa Timur, mendeklarasikan Jamaah Inuliyah untuk menampung semua orang yang pro-Inul, atau yang mau menggunakan ikon Inul sebagai simbol perlawanan terhadap kekuasaan yang korup dan semena-mena. Tapi Anas masih bingung memilih tokoh yang bisa dinobatkan sebagai Imam Besar Jamaah Inuliyah. Ia lalu minta pertimbangan saya tentang usulan beberapa tokoh pro-demokrasi yang menyebutkan nama Taufik Kiemas, suami Presiden RI, cocok menjabat Imam Besar Jamaah Inuliyah. "Kata mereka, Pak TK kan salah satu penggemar berat Inul di tingkat benggolan politik nasional, selain pimpinan departemen," kata Anas menirukan saran para tokoh pro-demokrasi. Saya bilang, "Kamu jangan terprovokasi, Nas. Di zaman sekarang, kamu bisa dituduh subversi dan ditangkap polisi kalau menjalani nasihat mereka!" Saya tidak tahu apa yang terjadi kemudian. Tapi saya dengar API (Aliansi Penggemar Inul) dan FPI (Front Pembela Inul) akhirnya merger dengan Jamaah Inuliyah. Massanya ternyata sangat besar. Mereka mulai marah dan bergerak ke kantor MUI. Mereka minta lembaga keagamaan itu juga memanggil para benggolan politik yang mengebor negara-bangsa hingga rakyat melarat tapi baru fotonya dibakar mahasiswa saja marahnya nggak karu-karuan. Jamaah Inuliyah juga minta MUI mengharamkan korupsi, mengharamkan uang hasil korupsi, dan menajiskan Keluarga koruptor yang telah memakan hasil korupsi. Bagaimana hasilnya? Belum tahu. Yang jelas, pihak Amerika Serikat konon akan memasukkan JI (Jamaah Inuliyah) dalam daftar teroris. Sebab anggota Jamaah Inuliyah hanya mau nonton Inul, dan meninggalkan seluruh tontonan lain yang bukan Inul, terutama produk AS dan negara-negara Barat lainnya. Rupanya Jamaah Inuliyah lebih radikal dalam anti-AS dan anti-Barat dibandingkan kelompok fundamentalis jenis apa pun. Hidup Inul.! *** *** End of Jokes *** ---------------------------------------------------------------- Friendship MailingList is provided by PT Centrin Online Tbk Maintained by : [EMAIL PROTECTED] To Post a msg : Mail to [EMAIL PROTECTED] To Unsubscribe : Mail to [EMAIL PROTECTED] . BODY : unsubscribe <Mailing List Name> For more information, send mail to [EMAIL PROTECTED] with "HELP" in the BODY of your mail (without quote). ----------------------------------------------------------------
