Pak Arifin.. Zajakumullah atas info dibawah

Wassalammualaikum Wr.Wb.
Rudy.S

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of arifin
Sent: 19 Juli 2006 11:13
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] Promo : Kajian Bulanan DKM Al-Istiqomah Epson
ke 26


Jerry D.Gray
Kelahiran : Wiesbaden, 24 September 1960
Karier : 
- mekanik pesawat AU AS
- instruktur selam
- kameraman freelance CNBC Asia
Nama istri : Ratna Komala
Nama anak : Adam 

Kebohongan datang dan kebohongan pun terungkap. Begitulah kesimpulan buku
ini. 


Judul Buku : The Real Truth The Hard Evidence Exposed 
Penulis : Jerry D. Gray

Penerbit : Sinergi (Kelompok Penerbit Gema Insani)

Tebal :xviii + 118halaman



Jerry D Gray : Peristiwa 11 September Sungguh Janggal 
Jerry D Gray ingat betul kejadian yang dialaminya tanggal 11 September 2001.

Saat itu, mantan kameraman freelance CNBC Asia ini tengah asyik berselancar
di 
internet. Tiba-tiba telepon di sampingnya berdering. "Hidupkan televisimu 
sekarang!" demikian bunyi suara di ujung sana. 


Telepon itu berasal dari ibunda Jerry yang ketika itu berada di Wisconsin, 
Amerika Serikat. Jerry sendiri menetap di Jakarta -- dia sudah lama tinggal
di 
kota ini sejak tahun 80-an. Mendengar suara gugup ibundanya, tanpa pikir 
lama-lama, dia pun segera menyalakan televisi. 


Terlihatlah suasana menegangkan usai meledaknya menara kembar World Trade 
Center (WTC) New York, akibat hantaman dua buah pesawat berbadan lebar. 
Kejadian tersebut disiarkan langsung oleh sebuah stasun televisi asing dan 
disebarluaskan ke seluruh penjuru dunia. Serta merta, hati Jerry berkecamuk,

sedih sekaligus marah melihat banyak orang tak berdosa menjadi korban. 
Terbayang warga di negara tempat kelahirannya itu panik bukan kepalang. 


Itulah awal dari peristiwa yang kemudian dikenal sebagai Tragedi 11
September 
2001. Sebuah kejadian yang hingga kini masih menyisakan kisah sedih. Tak
hanya 
bagi keluarga korban yang ditinggalkan, namun juga komunitas umat Muslim di 
seluruh dunia. Beberapa saat setelah pihak yang berwenang di AS mengadakan 
penyelidikan, maka ditengarai kelompok teroris asal Timur Tengah berada di 
balik kejadian tersebut. Karena wilayah Timur Tengah identik dengan agama 
Islam, serta merta perhatian dunia pun tertuju pada Islam serta para 
penganutnya. 


Media massa Barat dengan segala reportasenya menjadikan momentum itu sebagai

sarana untuk mengupas tuntas tentang Islam. Begitu gencarnya pemberitaan 
tentang peristiwa 11 September dan Islam sendiri, hingga tak jarang --
seperti 
dikhawatirkan sebagian kalangan Muslim -- media Barat kerap menyudutkan umat

Islam. 


Hal itu pula yang kemudian membuat Jerry gundah. Berdasarkan pengamatan
serta 
observasi terhadap gambar-gambar berita maupun informasi aktual, lelaki asal
AS 
ini merasa bahwa banyak kejanggalan dan fakta yang disembunyikan oleh
kalangan 
pemerintah serta media massa AS berkaitan peristiwa 11 September tadi.
Apalagi 
kemudian, umat Islam didudukkan sebagai "terdakwa" dalam kejadian ini. 


Tetapi, kenapa Jerry merasa resah dengan berita menyudutkan dari media massa

Barat terhadap Islam? Jangan lihat dia dari namanya. Jerry, atau tepatnya
Haji 
Jerry, telah menjadi Muslim sejak 1984. Sepulang menunaikan ibadah haji, ia 
mengantongi nama baru, H Abdurrahman. 


Sebagai Muslim, lelaki kelahiran Wiesbaden Jerman, 24 September 1960, ini 
merasa teriris hatinya dengan tudingan tanpa dasar mengenai keterlibatan
Muslim 
dalam tragedi WTC. Hari-hari selanjutnya, waktunya seperti habis untuk 
mengikuti pemberitaan 11 September melalui media cetak, televisi, maupun 
internet. Tapi lama kelamaan, berdasarkan pengalaman sebagai jurnalis
televisi, 
dirinya melihat ada banyak keanehan dan kejanggalan atas kejadian tersebut. 


Awal kecurigaannya adalah, bagaimana CNN dapat begitu cepat menyiapkan
siaran 
langsung 11 September ke seluruh dunia? Dari pengalamannya ketika membantu 
persiapan siaran sebuah stasiun televisi swasta di Jakarta, paling tidak
butuh 
waktu 20 menit untuk mengeset peralatan bagi keperluan siaran langsung di 
lapangan. 


Dikatakan, rentang waktu antara insiden penabrakan pertama dan insiden 
penabrakan kedua tak lebih dari 18 menit. "Akan tetapi, CNN sudah mampu 
menayangkan langsung kejadian tabrakan kedua hanya dalam waktu kurang dari
18 
menit dari tabrakan pertama," kata dia dalam bahasa Indonesia yang fasih.
Jerry 
berasumsi, situasi ini yang tidak mungkin terlaksana dalam kondisi normal. 
"Kecuali jika CNN memang telah mengetahui rencana peristiwa tersebut hingga 
dapat terlebih dahulu menyiapkan segala peralatannya," imbuhnya.



Sejak itulah batin dan sanubarinya terus didera gejolak. Sampai pada
akhirnya, 
dia memutuskan, bahwa sebagai manusia dia tidak bisa tinggal diam serta
tidak 
melakukan apa-apa menyangkut kejanggalan ini. The needs of the many outways
the 
needs of the few, begitu prinsipnya. Maka, Jerry pun mulai mengadakan 
penelitian terhadap semua gambar, pemberitaan, foto, dan video terkait 
peristiwa mengenaskan itu. 


Dari situ makin banyaklah kejanggalan serta keanehan berhasil dia temukan 
mengenai fakta-fakta kejadian 11 September. Semuanya itu lantas dituangkan 
dalam sebuah buku berjudul The Hard Evidence Exposed! The Real Truth 9-11. 
Salah satu kesimpulan pada buku setebal 116 halaman ini adalah: sesungguhnya

ada sesuatu lebih besar di balik kejadian 11 September 2001. 


Perkenalan Jerry dengan Islam terjadi di Arab Saudi tahun 80-an. Saat itu
dia 
bertugas sebagai mekanik pesawat AU AS serta menjadi instruktur di New Saudi

Mechanics. Awalnya, dia mengaku enggan masuk ke Arab Saudi karena merasa
takut 
dengan orang Arab dan Islam. Tapi apapun alasannya, tugas tetap tidak bisa 
ditolak. Akan tetapi, setelah sekian lama, kekhawatirannya tidak terbukti. 
Sebaliknya, dilihatnya orang-orang Islam jauh dari kesan teroris. "Mereka 
sangat cinta Tuhan, selalu shalat lima waktu, mengerjakan puasa dan banyak 
lagi," kenangnya. 


Rasa ingin tahunya terhadap agama Islam pun kian bertambah. Jerry lantas
mulai 
berani bertanya tentang Islam kepada rekan-rekannya yang beragama Islam.
Hingga 
kemudian, seorang rekannya yang berasal dari Yaman membawakannya terjemahan 
kitab suci Alquran berbahasa Inggris. "Saya pun membaca terjemahan itu, dan 
seketika usai membaca satu ayat -- saya lupa nama ayatnya -- tak sadar saya 
menangis," ungkap Jerry. 


Usai membaca tiga empat ayat berikutnya, Jerry merasa tidak perlu waktu lama

untuk menyimpulkan bahwa apa yang tertulis di dalam Alquran adalah benar 
adanya. Namun hingga saat itu, dia mengaku belum berniat masuk Islam, hanya 
sekedar ingin tahu saja. Beberapa bulan berikutnya, seorang rekannya dari 
Indonesia mengajak dia kepada seorang guru agama. "Saya katakan kepada guru 
itu, saya tidak mau masuk Islam, tapi guru tersebut memintanya ikut 
mendengarkan ceramah dan pembacaan Alquran di tempatnya." 


Pulang dari situ, Jerry banyak termenung. Hatinya berkecamuk. Sampai di
rumah 
dia langsung masuk kamar dan membaca kembali Alquran terjemahan pemberian 
rekannya terdahulu. Sejak saat itu, hidayah datang kepadanya yang menetapkan

niatnya untuk masuk Islam. Setelah masa tugasnya di Arab Saudi berakhir, ia 
tidak kembali ke AS, tapi memutuskan pindah ke Indonesia. Di Jakarta, mantan

mekanik US Air Force tersebut kemudian menggeluti dunia jurnalistik
televisi. 


Kini setelah sukses dengan bukunya, Jerry lebih giat untuk memantau 
berita-berita dan informasi tentang Islam. Bukan cuma itu, kegiatannya pun
kian 
bertambah dengan aktivitas dakwahnya di masjid-masjid dan majlis taklim
seputar 
Jabotabek. Kepada saudara-saudara Muslimnya, ia banyak berkisah tentang 
mulianya Islam dan temuan-temuannya. 


Ia juga kerap menyampaikan pesan-pesan singkat, tapi mengena. "Pendek kata, 
umat Islam harus menunjukkan wajahnya yang ramah dan cinta damai. Jangan
reaksi 
berlebihan karena itulah yang tengah ditunggu-tunggu oleh kalangan media
Barat 
untuk menyudutkan kita," kata dia.


********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke