|
- PM Israel Ariel Sharon "Ras kami adalah Ras Pilihan. Kami adalah yang dipilih Tuhan di planet
ini. Kami berbeda dengan ras lain karena mereka adalah serangga. Sebenarnya,
jika dibandingkan dengan ras kami, ras lain adalah binatang buas, paling tinggi
cuma binatang ternak. Ras lain kami anggap kotoran manusia. Kami memang
ditakdirkan untuk memerintah ras-ras yang lebih rendah. Kerajaan kami akan
diperintah oleh para pemimpin kami dengan batangan besi. Ras lain akan menjilati
kaki kami dan menghamba pada kami seperti budak." "Satu juta orang Arab tidak lebih berarti dibanding seujung kuku seorang
Yahudi." Betapa malunya menjadi orang Amerika Pembaca yang budiman, tahukah anda bahwa Israel terlibat dalam pembersihan
etnis di Selatan Lebanon? Setelah memerintahkan semua warga desa untuk keluar,
lalu Israel menghancurkan rumah-rumah mereka dan membunuh orang-orang desa yang
sedang mengungsi itu. Dengan cara itu tidak ada satu orangpun yang kembali dan
tidak ada tempat untuk kembali, sehingga Israel mudah untuk mencaplok wilayah
itu, sebagaimana mereka telah mencuri Palestina dari bangsa Palestina. Tahukah anda bahwa sepertiga dari penduduk sipil Lebanon yang terbunuh dalam
serangan Israel di wilayah berpenduduk padat itu adalah anak-anak? Itulah
laporan dari Jan Egeland, koordinator penangulangan darurat PBB. Dia mengatakan
bahwa tidak mungkin untuk menolong orang-orang yang terluka dan orang-orang yang
tertimpa puing-puing bangunan, karena serangan udara Israel telah meluluh
lantakkan semua jembatan-jembatan dan jalan-jalan. Mengingat seringnya (hampir
tiap kali) Israel tidak berhasil mencapai target tempat-tempat Hizbullah dan
lalu menyerang tempat-tempat penduduk sipil, maka orang akan berpikir bahwa
serangan rudal Israel itu dibantu oleh satelit-satelit dan GPS militer
Amerika. Jangan terperangah dengan perasaan bersalah Amerika. Bagaimana mungkin
wayang tidak kurang jahat dibanding dengan dalangnya? Tentu saja, anda tidak tahu hal-hal itu, karena media cetak dan TV Amerika
tidak memberitakan hal-hal itu. Karena Bush begitu bangga akan dirinya sendiri, maka anda tahu bahwa dia
menghalangi setiap usaha untuk menghentikan pembantaian yang dilakukan Israel
terhadap penduduk sipil Lebanon. Bush telah berkata pada PBB "Tidak". Bush telah
berkata pada Masyarat Eropa "Tidak". Bush telah berkata pada Perdana Menteri
Libanon pro-Amerika "Tidak". Bahkan sampai dua kali. Bush bangga akan keteguhan
pendiriannya. Dia menikmati penghancuran yang dilakukan Israel dan berharap dia
dapat melakukan hal yang sama di Irak. Apakah itu akan membuat anda sebagai orang Amerika yang bangga terhadap
presiden "anda" bahwa dia memberikan lampu hijau pada Israel untuk menjatuhkan
bom pada konvoi penduduk desa yang lari dari pengeboman Israel, pada wilayah
pemukiman penduduk di ibukota Lebanon dan di seluruh Lebanon, rumah sakit-rumah
sakit, pembangkit listrik, pabrik dan gudang makanan, pelabuhan-pelabuhan,
lapangan terbang sipil, jembatan-jembatan dan jalan-jalan, pada tiap sarana
dimana penduduk sipil bergantung? Apakah anda bangga menjadi orang Amerika? Apakah anda seorang boneka Israel?
Tanggal 20 Juli, Dewan Perwakilah Rakyat "anda" mengadakan pemungutan suara
dengan hasil suara 410-8 yang mendukung tindakan kriminal Israel di Libanon.
Tidak puas dengan keterlibatan pada tiap orang Amerika dalam kejahatan perang ,
Dewan Perwakilan anda, menurut Associated Press, juga "mengutuk
musuh-musuh negara Israel." Siapakah musuh-musuh negara Israel? Mereka adalah orang-orang Palestina yang tanahnya dirampas oleh negara
Yahudi, yang rumah-rumah dan pohon-pohon zaitun nya dihancurkan oleh negara
Yahudi, yang anak-anaknya ditembak di jalan-jalan oleh negara Yahudi, yang kaum
wanitanya dilecehkan oleh negara Yahudi. Merekalah orang-orang Palestina yang
telah dipaksa hidup dalam kampung-kampung terpencil, yang tidak bisa sampai ke
tanah-tanah pertanian mereka atau mendapat pengobatan atau sampai ke sekolah,
yang tidak bisa menyetir kendaraan melalui jalan-jalan Palestina yang hanya
dibuat hanya untuk orang Israel. Merekalah orang-orang Palestina yang kota-kota
nya diserang oleh "penduduk" kaum militan Zionis dibawah perlindungan angkatan
bersenjata Israel yang memukuli dan membuat orang Palestina menderita dan
mengusir mereka dari kota-kota mereka tinggal. Merekalah orang-orang Palestina
yang tidak membolehkan anak-anak mereka untuk keluar rumah karena mereka akan
dibunuh oleh "penduduk" Israel. Orang-orang Palestina yang berseteru dengan Israel maka mereka disebut
"teroris." Ketika Bush memaksakan pemilu di Palestina, maka orang-orang di sana
memilih Hamas. Hamas adalah organisasi yang berdiri menentang negara Yahudi.
Tentu saja, ini berarti bahwa Hamas adalah penjahat, anti-semit, tidak pro
Amerika dan teroris. Amerika dan Israel bereaksi dengan memutuskan semua bantuan
dana untuk pemerintah baru itu. Demokrasi dibolehkan hanya jika ia menghasilkan
apa yang diinginkan oleh Bush dan Israel. Sekarang Israel mempraktekan tindakan teroris. Hanya mereka yang menentang
Israel dikatakan teroris. Musuh lain dari negara Yahudi itu adalah Hizbullah. Hizbullah adalah milisi
muslim Shiah yang dibentuk tahun 1982 ketika Israel pertama kali menginvasi
Libanon. Selama invasi itu petinggi negara Yahudi itu melakukan pembunuhan kaum
pengungsi yang ada di kamp-kamp pengungsi. Hasil dari kekejaman yang dilakukan
Israel itu adalah Hizbullah, yang berperang melawan tentara Israel,
mengalahkanya, mengusir Israel yang dengan ekor setan-nya terseret diantara
kedua kakinya, keluar dari Libanon. Hari ini Hizbullah tidak hanya
mempertahankan wilayah selatan Libanon tapi juga menyediakan pelayanan sosial
seperti kepada rumah-rumah yatim piatu dan pusat pengobatan. Untuk menghentikan pengejaran itu, musuh-musuh negara Yahudi itu adalah
negara-negara muslim yang diperintah oleh pemimpin-pemimpin boneka Amerika yang
bersahabat dengan Israel. Mesir, Yordania, Saudi Arabia, dan Emirate Arab telah
memihak Israel untuk melawan orang-orang Arab sendiri, karena mereka tergantung
baik pada uang atau perlindungan Amerika untuk penduduk negara-negara itu. Cepat
atau lambat pemerintah-pemerintah yang korup itu yang tidak mewakili penduduk
mereka itu, akan dijatuhkan. Itu hanya masalah waktu. Untuk menghentikan pengejaran itu, musuh-musuh negara Yahudi itu adalah
negara-negara muslim yang diperintah oleh pemimpin-pemimpin boneka Amerika yang
bersahabat dengan Israel. Mesir, Yordania, Saudi Arabia, dan Emirate Arab telah
memihak Israel untuk melawan orang-orang Arab sendiri, karena mereka tergantung
baik pada uang atau perlindungan Amerika untuk penduduk negara-negara itu. Cepat
atau lambat pemerintah-pemerintah yang korup itu yang tidak mewakili penduduk
mereka itu, akan dijatuhkan. Itu hanya masalah waktu. Jika anda masih bangga menjadi orang Amerika maka pertimbangkanlah bahwa
kebanggan anda bukan untuk kebaikan- baik bagi Israel maupun bagi
Amerika. Tanggal 20 Juli ketika Dewan Perwakilan Rakyat "anda" , mengikuti Senat
Amerika, mensahkan resolusi untuk mendukung tindakan kriminal perang Israel,
badan lobi yang terkuat di Amerika, The American Israeli Public Affairs
Committee (AIPAC), langsung mengeluarkan press release yang
menegaskan bahwa "Rakyat Amerika dengan bersemangat mendukung Israel dalam
perang melawan terorisme dan memahami bahwa kami harus mendukung sekutu terdekat
kami dalam masa krisis seperti ini." Walaupun pemelintiran berita yang dilakukan oleh Israel yang disediakan oleh "laporan" Amerika, mayoritas rakyat Amerika tidak menyetujui kebiadaban Israel terhadap penduduk sipil Libanon. Hizbullah ada di Libanon bagian selatan. Maka jika Israel mentargetkan Hizbullah, kenapa bom-bom Israel jatuh di wilayah utara Libanon? Kenapa bom-bom itu jatuhnya di Beirut? Kenapa bom-bom itu jatuhnya di lapangan terbang sipil? Di sekolah-sekolah dan
rumah sakit-rumah sakit? Sekarang kita sampai pada pokok bahasan. Ketika Senat Amerika dan DPR
mengeluarkan resolusi dukungan terhadap kejahatan perang Israel dan menguutuk
mereka yang menentang agresi Israel, Senat dan DPR mengegaskan propaganda Osama
bin Laden bahwa Amerika berdiri di sisi Israel melawan Arab dan dunia
Islam. Memang, Israel, yang merupakan negara dengan pendapatan perkapita terbesar di
dunia, adalah juga penerima bantuan luar negeri Amerika terbesar. Kebanyakan
orang percaya bahwa banyak dari "bantuan" itu kembali ke AIPAC, yang kemudian
menggunakannya untuk memilih perwakilan "kami" di Kongres. Pendapat ini tidak menguntungkan Israel, yang populasinya terus menurun, dan
orang yang pintar sudah melihatnya di dinding dan meninggalkannya. Israel
dikelilingi oleh jutaan muslim yang bisa berubah menjadi musuh-musuh Israel
karena tindakan-tindakan Israel dan kebijakannya yang tidak manusiawi. Harapan dari dunia Islam adalah bahwa Amerika akan mengintervensi dan
berkompromi dan membuat Israel sadar bahwa mereka tidak bisa mencuri Palestina
dan menjadikan penduduknya sebagai pengungsi. Ini adalah harapan dari dunia Arab. Ini adalah alasan kenapa
pemerintahan-pemerintahan boneka kita belum jatuh. Alasan inilah kenapa Amerika
masih punya wibawa di dunia Arab. Resolusi dari DPR, yang dibeli dan dibayar oleh uang AIPAC, adalah paku
terakhir pada peti mati kewibawaan Amerika di Timur Tengah. Ini menunjukkan
bahwa Amerika, memang benar-benar boneka Israel, sebagaimana yang dikatakan oleh
Osama, dan sebagaimana yang diyakini oleh mayoritas kaum muslimin. Dengan harapan dan kebuntuan diplomasi, Amerika hanya memiliki taring dan
cakar. Militer Israel yang angkuh tidak bisa mengalahkan sekumpulan milisi di
selatan Libanon. Militer Amerika yang angkuh tidak bisa mengalahkan sekumpulan
orang yang hanya bersenjatakan seadanya, pemberontak yang berasal dari sebuah
minoritas penduduk Irak, lagi pula, siapa yang terlibat dalam perang sipil
melawan mayoritas Shiah? Pemusnahan kaum muslimin adalah hanya satu dari beberapa bentuk kekejian yang
dilakukan oleh neoconservatives yang memiliki total kontrol atas
pemerintahan Bush. Dedengkot Neocon Norman Podhoretz malah telah menyerukan
Perang Dunia IV (dalam pikiran neocon WW III adalah Perang Dingin) yakni untuk
menghancurkan Islam di Timur Tengah, membasmi agama Islam dan merubahnya
menjadi serangkaian ibadah formal dan sekular saja. Neocon dari Pentagon, Rumsfeld, telah membuat draft bagi doktrin baru perang
Amerika yang memboleh serangan nuklir sebagai tindakan pre-emptive
(serangan pendahuluan) terhadap negara-negara tanpa senjaa nuklir. Neocon David Horowitz mengatakan tentang pembantaian penduduk sipil Palestina
dan Lebanon bahwa, "Israel sedang melakukan sesuatu sebagaimana yang
dilakukan bangsa yang beradab," hingga menyamakan kejahatan perang dengan
orang beradab. Neocon Larry Kudlow mengatakan bahwa "Israel sedang melakukan pekerjaan
Tuhan" dengan membunuh bangsa Libanon, suatu klaim yang seharusnya
menghentikan dukungan kaum Kristen Evangelis terhadap Israel. Kapankah Yesus
pernah mengatakan, "teruslah dan bunuhlah tetanggamu hingga kamu dapat
mengambil tanah mereka"? Keterlibatan publik Amerika terhadap tindakan kriminal yang biadab ini akan
mengutuk Amerika dalam sejarah untuk selamanya. COPYRIGHT CREATORS SYNDICATE, INC Paul Craig Roberts (http://vdare.com/roberts/index.htm) "Israel sedang melakukan pekerjaan Tuhan" "mengutuk musuh-musuh negara Israel" "Rakyat Amerika dengan bersemangat mendukung Israel dalam perang melawan
terorisme dan memahami bahwa kami harus mendukung sekutu terdekat kami dalam
masa krisis seperti ini" Neo-Konservatif |
******************************************************** Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP ******************************************************** Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA : http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke : [EMAIL PROTECTED] ********************************************************
