Subject: Wanita Irak diperkosa 'bergantian' oleh tentara AS !

Wanita diperkosa 'bergantian'


Kasus ini adalah yang terbaru dalam serangkaian skandal di tubuh militer AS

Satu sidang militer Amerika Serikat meneliti kesaksian tentang tiga tentara yang bergantian mencoba memperkosa gadis Irak berusia 14 tahun di Mahmudiya, pada bulan Maret.

Gadis itu dan tiga anggota keluarganya dikatakan dibunuh oleh empat tentara Amerika Serikat.

Rincian mengenai serangan terhadap rumah keluarga ini muncul dalam pernyataan di bawah sumpah yang diungkapkan oleh salah seorang tertuduh, James P Barker.

Sidang awal akan memutuskan apakah keempat prajurit itu akan diadili di mahkamah militer. Kasus itu adalah salah satu dari sekian banyak pembantaian yang dikatakan telah dilakukan oleh tentara Amerika Serikat di Irak.

Bersama Sersan Paul Cortez, Prajurit Jesse Spielman, dan Prajurit Bryan Howard, Spesialis Barker akan didakwa melakukan perkosaan dan pembunuhan.

Keempat tentara itu dituduh membantu seorang bekas prajurit --Steven Green, yang sejak itu keluar dari dinas militer-- merencakan, melaksanakan dan menutup-nutupi serangan tersebut. Green mengaku bersalah di pengadilan federal dan akan disidangkan secara terpisah di Amerika Serikat.

Tentara kelima dituduh berbohong untuk menutup-nutupi tindakan koleganya.

'Whisky dan golf'

Penyelidik Benjamin Bierce menginterogasi Barker, 23 tahun, pada tanggal 30 Juni dan membacakan pernyataannya.

Pada hari serangan itu terjadi, para serdadu itu sedang menenggak whisky Irak yang dicampur dengan minuman bernergi sambil mempraktekkan pukulan golf di sebuah pos pemeriksaan di Baghdad, kata peryataan Barker.

Salah seorang tentara itu, Steven Green, mengatakan ia "ingin pergi ke sebuah rumah dan membunuh orang Irak," seperti dituduhkan.

Keempat tentara itu akhirnya pergi ke sebuah rumah sekitar 200 meter jaraknya dan menyuruh suami-isteri dan putri mereka berusia lima tahun masuk ke kamar tidur, tetapi putrinya yang berusia 14 tahun disuruh tetap berada di ruang tamu.

Menurut pernyataan Barker, ia dan Cortez bergantian memperkosa atau mencoba memperkosa anak itu.

Barker mendengar suara tembakan di kamar tidur, dan Steven Green muncul dengan AK-47 di tangannya sambil mengatakan "Mereka semua sudah mati. Saya bunuh mereka."


Steven Green, yang mengaku bersalah, diadili secara terpisah

Menurut kesaksian itu, Green kemudian juga memperkosa gadis itu dan menembaknya sampai mati.

Mayatnya disirami bensin dan dibakar.

Hari pertama sidang pada hari Minggu antara mennghadirkan seorang petugas medis militer Irak yang menceritakan bagaimana dia menemukan mayat keempat warga Irak itu.

Ia mengatakan kepada pihak jaksa, ia jatuh sakit selama berminggu-minggu setelah menyaksikan kejahatan itu.

Sidang akan berlanjut selama beberapa hari.

Sumber : http://www.bbc.co.uk/indonesian

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke