Program Perbaikan Diri
(KH. Abdullah Gymnastiar)


Ya Allah, Wahai Yang Maha Mendengar jadikan pertemuan ini membuat kami mampu
mengenal diri kami, tuntun kami untuk memperbaiki yang salah, bukakan hati
kami untuk dapat mengenal jalan hidup kami, jadikan setiap langkah kami
benar-benar tepat di jalan yang Engkau sukai sehingga tiada yang kami tuju
selain hanya Engkau Yang Maha Menatap. Amiin Ya Robbal'alamin.

Saudara-saudaraku Sekalian,
Program yang harus dimiliki oleh dai agar ia sukses adalah cukup dengan tiga
(i) yaitu terdiri dari ; pertama dai yang sukses adalah dai yang mendakwahi
diri sendiri, kedua adalah dai yang berdakwah dengan bukti, ketiga adalah
dai yang berdakwah dari hati ke hati. Kalau dengan membawa program ini dalam
berdakwah insya Allah akan efektif.


Kalau kita selalu berorientasi memikirkan keluar dari diri kita, semua yang
kita katakan akan jadi bumerang. Ingat dalilnya "Semua harus berawal dari
diri sendiri". Usahakan dakwah dengan kata-kata yang sederhana, jangan pakai
kata-kata yang rumit. Cari kata yang sederhana dan sarat makna yang sesuai
dengan perbuatan kita yang berbicara.

Program yang paling sulit dilakukan oleh seorang dai adalah mendakwahi
dirinya sendiri
. Ingin merubah istri, anak, karyawan kuncinya adalah merubah
diri. Kalau orang tidak merubah dirinya, dia pasti akan sulit dengan
perubahan yang terus terjadi setiap hari dalam hidupnya.


Ciri orang yang tidak bisa merubah diri adalah emosional. Semua masalah
dalam hidup ini akan lenyap kalau punya tingkat kearifan. Makin tua kita
seharusnya makin serius belajarnya. "Barangsiapa yang hari ini lebih baik
daripada hari kemarin maka akan beruntung". Maka dari itu makin hari kita
harus makin baik kalau tidak kita akan menghadang bencana.

Setiap orang itu harus punya keyakinan dalam diri bahwa "Jika saya tidak
berubah maka saya akan celaka", "Jika saya tidak merubah diri maka saya
tidak akan merubah apapun/siapapun", "Jika saya tidak merubah diri berarti
saya akan menghancurkan hidup saya".


Perubahan adalah kesuksesan, Perubahan akan membuat hidup tenang,
keberhasilan, keselamatan, dan juga merupakan kunci kedekatan dengan Allah.

Kita itu terpaku pada keadaan yang belum tentu benar. Kalau kita mau
perubahan kita harus mengetahui apa yang harus dirubah. Kuncinya yang
pertama adalah kita harus punya keberanian untuk mengetahui kekurangan diri
kita sendiri. Dengan memiliki hal ini akan lebih mudah dalam merubah diri.
Miliki juga keberanian untuk mencari kekurangan. Kunci sukses dalam semua
hal adalah memperbaiki diri.


Sebesar apapun dosa kita, pengampunan Allah lebih besar lagi kepada orang
yang tobat dan bukti tobat adalah kegigihan memperbaiki diri. Milikilah
kawan kontributor kekurangan kita, bacalah buku yang banyak mengenai
penyakit hati, luangkan waktu untuk mencatat kekurangan diri.

Setelah itu tahapan selanjutnya adalah Riyadoh atau latihan. Dalam latihan
harus ada program yang harus kita jalankan, contohnya seperti yang dilakukan
oleh Imam Khomaeni yaitu program harian melenyapkan penyakit hati, misalnya
sehari shaum bicara. Saya hanya mau menyatakan hal yang baik, bermanfaat,
dan kata-kata yang terpilih hari ini, besok boleh terserah. Setiap selesai
sholat kembali evaluasi lalu bertobat jadi kita bertemu dengan perbaikan
setiap waktu. Contoh lainnya sehari tanpa marah.


Pertanyaannya kapan kita akan mendakwai orang lain? Justru dengan kita
memperbaiki diri, orang lain melihat kita dan berdampak kepada orang lain.
Contoh lainnya adalah kita latihan agar setiap uang yang kita dapat, kita
sisihkan untuk amal.

Inilah jihad kita. Kalau kita tidak pernah memulai, omongan kita akan
kosong. Inilah seninya memang butuh waktu menyadarkan orang lain, yang
terpenting adalah kita sadar terlebih dahulu.

Kalau rumus kita untuk membangun bangsa maka tumbuhkan dahulu keinginan
untuk membangun diri sendiri kemudian keluarga baru kemudian bangsa. Insya
Allah nantinya akan hadir pemimpin dari bapak yang sadar membina keluarga.


Rekan-rekan Sekalian,
Pilihlah riadoh yang isinya bersifat realistik dan lakukan secara bertahap.
Terus saja lakukan setiap hari memperbaiki diri, di kantor, dalam mendidik
anak. Sabarlah dalam memperbaiki diri dan melihat bahwa setiap hari orang
dilahirkan dengan karakteristik yang berbeda-beda. Sangat mungkin memakan
waktu bisa satu bulan, dua bulan bahkan setahun. Hal yang terpenting adalah
diberi istiqomah dalam memperbaiki diri bukankanlah hasil yang terpenting,
setiap hasil kita serahkan saja kepada Allah untuk menilai. "Kalau orang
bersungguh-sungguh menuju Allah, maka Allah akan lebih bersungguh-sungguh
lagi menunjukkan jalanNya".


Marilah kita bangkit membangun bangsa ini dimulai dari kita-kita saja
dahulu. Benahi diri kita dengan baik sampai kita benar-benar dapat
mengontrol diri kita sendiri. Mulai dari mencoba menahan pandangan dengan
menundukkan pandangan. Kemudian latih diri kita dalam menahan pendengaran
yang menjadikankan jauh dari Allah. Menahan mulut jangan mencela, jangan
komentar, dan jangan mengeluh. Teruslah kendalikan pendengaran, mulut dan
pandangan.

Kalau kita sudah dapat mengendalikan diri dengan baik, berbicara akan enak,
bergaul akan enak. Kita dapat lebih banyak menyelesaikan masalah dimanapun
kita berada. Ketika kita jadi orang tua yang bermasalah, kita akan
menghancurkan anak-anak kita, kita jadi bos yang bermasalah, kita akan
menghancurkan kantor kita.


Jadi walaupun negara benar kalau kita tidak benar, kita sendirilah yang
merusaknya. Solusi yang tepat untuk menyehatkan bangsa ini adalah teruslah
memperbaiki diri, jangan lewatkan hari tanpa perbaikan, tiada hati tanpa
tambah ilmu, tiada hari tanpa riadoh. Mungkin kita akan tuai hasilnya satu
sampai dua tahun kedepan. Keluarga jadi dekat dan akrab, anak-anak menuju
pada kesolehan, dan hubungan dengan tetangga jadi sinergi.

Mari kita buat program latihan setiap hari. Harus ada karya nyata yang jelas
dari kita.


Walhamdulillahi Robbil'alamin.


********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke