|
Perbandingan Biaya Windows vs
Linux
NB: Untuk mendapatkan software/distro Linux, Anda bisa mendownload sendiri dari Internet atau dengan mengganti biaya produksi CD. Biaya penggantian CD ini bervariasi, biasanya mulai dari Rp 0 (Gratis), Rp. 5000, Rp. 10.000, sampai yang tertinggi sekitar Rp. 25.000 per CD. Untuk menggunakan software original mungkin Anda masih akan berpikir beberapa kali, mengingat harga 1 software saja sudah setara dengan 1 komputer terbaru. Dan bukan tidak mungkin, Anda akan mengikuti komunitas terbesar saat ini yang lebih banyak memilih jalur alternatif secara ilegal. Untuk mendapatkan software Windows dengan harga yang amat sangat miring (baca: versi ilegal / bajakan), sekarang ini Anda masih bisa mendapatkannya dengan bebas (sekalipun sudah berulang kali di-sweeping aparat) di kebanyakan pusat komputer di kota Anda. Biasanya Anda cukup mengganti biaya produksi CD plus biaya sewa toko, untuk area Jakarta saat ini ada di kisaran Rp. 25.000/CD. Bahkan Anda juga bisa menemukan buku panduan dari software-software ilegal ini secara mudah diberbagai toko buku di kota Anda, mengingat hampir semua penerbit utama masih mendukung para penulis buku yang belum tentu menggunakan software ini secara legal. Juga pembahasannya setiap bulan atau bahkan setiap minggu masih bisa Anda temui dengan mudah di berbagai majalah atau tabloid komputer. Mengapa barang ilegal banyak pendukungnya ...? Karena pemakai software ilegal ini mencakup hampir semua pemakai komputer, tentunya amat sangat masuk akal jika media massa komputer (dan tentu saja beserta ratusan karyawannya) akan lebih mengutamakan pembahasan software ini, mengingat mati hidupnya penghasilan mereka masih tergantung dari penggunaan software ini. Sekalipun software ini ilegal, tetapi rasanya Anda tidak perlu terlalu takut untuk menggunakannya. Mengapa ? karena ternyata hampir semua kalangan masih banyak yang mempergunakan software ini. Bisa dikatakan mulai dari aparat, pemerintah, lembaga pendidikan, bahkan sampai rohaniawan-pun diperkirakan masih banyak yang tidak bisa terlepas dari penggunaan software ilegal ini. Ini bisa dilihat dengan jelas dari masih tingginya angka penggunaan software ilegal di Indonesia. Ketergantungan terhadap software ilegal sudah merasuk amat sangat mendalam, bisa jadi lebih mendalam daripada narkoba. Buktinya ...? Mulai dari anak didik yang baru masuk sekolah sampai pendidiknya, mulai dari rakyat kecil sampai pemimpinnya, mulai dari umat biasa sampai pembimbing rohaninya, masih amat sangat banyak yang mempergunakan software ilegal. Bisa jadi karena mereka tidak mengetahui bahwa software yang mereka pergunakan ilegal, tetapi sekalipun tahu, apakah akan semudah membalikkan tangan untuk meninggalkan belenggu ini ? Apalagi untuk menggunakannyapun amat sangat mudah dan sederhana. Anda tidak perlu mengeluarkan uang setiap kali ingin mempergunakannya (bandingkan dengan narkoba), cukup dengan menyalakan komputer di depan Anda dan dalam beberapa menit Anda sudah siap untuk mempergunakan dan menikmatinya. Untuk mengatasi ketergantungan terhadap narkoba ada BNN (software mereka legal-kah ? :), tapi siapa yang peduli dengan para pecandu ketergantungan software ilegal ? Rasanya tidak ada, dan kalaupun ada mungkin hanya Anda seorang diri ....! Buktinya ... Anda sudah bersedia merelakan waktu untuk mebaca tulisan iseng ini. Artinya, kalau Anda bukan orang yang sangat prihatin dengan belenggu software ilegal, Anda hanyalah orang iseng juga yang suka membuang-buang waktu untuk membaca tulisan iseng ... :) |
******************************************************** Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP ******************************************************** Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA : http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke : [EMAIL PROTECTED] ********************************************************
