Pertama, Laisa kamitslihi syaiun, Tiada sesuatu yang menyerupai-Nya. Allah tidak
laki-laki dan tidak perempuan.

Kedua, dalam al Quran, yang kita tahu bahwa lafazhnya datang dari Allah (pilihan
kata per kata nya bukan dari Rasulullah, tapi langsung wahyu dari Allah), Allah
secara konsisten menggunakan kata ganti (dhamir) laki-laki untuk diri-Nya. Dalam
hal ini kata "Huwa" dan "Anta". Seperti dalam contoh berikut :
Huwa al-ladzii anzala as-sakiinah ...
Anta maulanaa fanshurnaa 'ala al-qaumi al-kaafiriin ...

Ketiga,
Dalam bahasa Arab, kata ganti (dhamir) untuk Laki-laki lebih luas daripada
Perempuan. Sehingga untuk jamak (banyak) apabila terjadi campuran 10 orang
perempuan dan 1 laki-laki akan tetap digunakan dhamir laki-laki (antum = kalian,
hum = mereka) dan bukan dhamir perempuan (antunna = kalian, hunna = mereka)
Dalam bahasa Arab untuk kata benda yang tidak berjenis kelamin, maka ada
kebiasaan dan aturan. Seperti anggota badan, ada yang dianggap "laki-laki" ada
yang "perempuan", benda-benda langit biasa dianggap "perempuan". Sementara untuk
kata-kata benda yang diakhiri "ta marbuthah" selalu dianggap perempuan. Ini
menunjukkan bahwa jenis kelamin di sini bersifat abstrak.
Jadi, ini juga salah satu konsep penjelas dari yang pertama. Pemilihan lafazh
"Huwa" dan "Anta" untuk Allah lebih bersifat abstrak dari pada sebagai jenis
laki-laki seperti yang kita fahami.

Dengan demikian, secara logis,  penerjemahan ke dalam bahasa Inggris mengikuti
pemilihan kata bahasa Arab.

Wallahu a'lam

Abu Karimna






"Quality Eng." <[EMAIL PROTECTED]> on 09/20/2006 04:27:58 PM

Please respond to Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
      <[email protected]>

To:   "Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP" <[email protected]>
cc:    (bcc: budi arjanto/tddj)

Subject:  Re: [ FUPM-EJIP ] FW:  Fw: Marhaban ya.. Ramadhan 1427 H



 Sebenarnya Bahasa Inggris dengan Bahasa Arab memiliki kesamaan dalam hal
membedakan kata pengganti ketiga. Bahasa Arab juga mengenal kata "huwa"
untuk menggantikan kata "dia laki-laki ( inggris : he )" dan "hiya" untuk
menggantikan kata "dia perempuan ( inggris : she )

Dalam banyak ayat Alqur'an, Allah selalu memakai kata huwa dan tidak pernah
menggunakan kata hiya....

Misalnya saja :
-HUWAlladzii anzalassakiinata......al-ayaat
-Qul HUWAllahu ahad...
-wa HUWA ala kulli syaiin qodiir....
-dll

Jadi kata ganti DIA dalam bahasa Inggris yang tepat adalah "HE" bukan "SHE"
atau "IT"

Afwan ini saja penjelasan ana, jika ada yg tahu bahwa penjelasan ana kurang
tepat mohon dibenarkan....

----- Original Message -----
From: "Guntur Tri Setiadanu" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "'Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP'"
<[email protected]>
Sent: Thursday, September 21, 2006 1:57 PM
Subject: [ FUPM-EJIP ] FW: Fw: Marhaban ya.. Ramadhan 1427 H


> Maaf, mo sedikit konfirmasi nih :
>
> Dipuisi yang tercantum dibawah tertulis:
>
> He is The One God
> ...
> to Him belong ...
> He is...
>
> Layakkah penyebutan kata ganti pria ini untuk Allah.. Emang Allah laki2,
> kaya penyebutan orang kristen untuk Yesus..
>
> Mohon penjelasannya boss..
>




********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke