From: Azhari
Sent: Monday, September 25, 2006 1:35 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [perisai] SAYYID HASAN NASRULLOH LIVE IN TVRI

 

Dua berita di media Indonesia ini mungkin bisa menggambarkan acara Tabligh Akbar kemenangan Hizbullah di TVRI tsb, saya menyaksikan acara tsb dimana lautan 2 juta manusia melambaikan bendera Hizbullah dan Libanon. Jika penduduk Libanon 4 juta orang maka setengah rakyat Libanon datang dan mendukung Hizbullah.

 

Nashrallah berpidato berapi-api selama 2 jam tanpa teks, seorang orator ulung memang yang mampu membangkitkan semangat jihad pasukannya.

 

Salam,

azh

 

Pemimpin Hezbollah Muncul untuk Pertama Kali Sejak Perang

 

BEIRUT--MIOL: Pemimpin Hezbollah Sayyid Hassan Nasrallah muncul di depan umum untuk pertama kali sejak perang dengan Israel, melambai pada lautan pendukungnya yang memenuhi Beirut selatan untuk merayakan "kemenangan besar" gerapan itu.

Diapit oleh para pengawalnya yang besar dan tegap, Nasrallah tampil di panggung untuk menyambut dengan senang hati dan melambai pada kerumunan massa.

Ia diharapkan kemudian akan berpidato pada kerumunan dari ratusan ribu orang yang melambaikan bendera, balon dan spanduk Hezbollah yang membanjiri daerah Muslim Syiah di pinggiran kota Beirut yang telah dibom dengan gencar.

Kedatangan besar-besaran di sebuah negara dari hanya empat juta orang itu merupakan gerak-isyarat tantangan pada Israel tapi juga menandai tantangan pada pemerintah Perdana Menteri Fouad Siniora yang didukung AS.

Hezbollah memiliki dua menteri dalam kabinet, tapi sebagian besar anggota kabinet menentang aliansi kelompok itu dengan Suriah dan Iran.

Sejak perang, para pejabat Israel mengatakan mereka akan terus menyerang pemimpin Hezbollah tapi PM Ehud Olmert Kamis menolak menyatakan mengenai apakah Israel akan berusaha untuk membunuh Hasrallah jika ia tampil dalam unjuk kekuatan itu.

"Tuhan telah bermurah hati pada kami dan memberi kami kemenangan terhadap musuh kami. Ia telah bermurah hati pada kami dan memberi kami Sayyid Hassan Nasrallah sehingga kami dapat ke sini untuk merayakan (kemenangan) dengannya," kata Hussein Kaddouh, 29, dari desa Yater, Libanon selatan.

"Kami ingin menjawab seruan Sayyid Nasrallah dengan darah kami, anak dan apa saja yang kami miliki."

Ratusan orang telah berangkat berjalan kaki Kamis dari desa-desa Syiah di Libanon selatan yang dihantam oleh pemboman dan serangan Isral.

Kerumunan massa di Beirut itu membawa foto Nasrallah dan bendera kuning Hezbollah yang memuat pesan "Di sini kami Nasrallah".

Banyak orang yang mengenakan T-shirt dan menyanyikan slogan pro-Hezbollah. Beberapa orang mengatakan mereka tidak hanya akan merayakan (kemenangan Hezbollah) tapi juga mengharapkan melihat Nasrallah yang kharismatik.

"Saya datang untuk mendapatkan pandangan atas Sayyid dari dekat. Ini hari kemerdekaan nyata Libanon dan kami ingin berada bersamanya," kata Zahra Soueidan dari desa Bayada, Libanon selatan.

Penarikan ditunda

Rapat umum itu diharapkan bertepatan dengan penarikan terakhir tentara Israel dari Libanon selatan, tapi pemimpin tentara Israel mengatakan, Rabu, penarikan tersebut mungkin memerlukan beberapa hari lagi.

Pasukan Israel telah meninggalkan secara berangsur-angsur wilayah yang mereka rebut dalam pertempuran yang dimulai setelah gerilyawan Hezbollah menangkap dua tentara Israel dalam satu serangan lintas-perbatasan.

Israel dan Hezbollah telah menyatakan diri mereka sebagai pemenang dalam perang yang menewaskan hampir 1.200 orang Libanon, sebagian besar warga sipil, dan 157 orang Israel, kebanyakan tentara.

"Saya minta anda semua untuk ikut serta dalam pawai kemenangan, kemenangan anda...di pinggir selatan, pinggir kehormatan, kemuliaan, kepercayaan, kesetiaan dan kemenangan bagi seluruh negeri ini," Nasrallah mengatakan di televisi milik Hezbollah Al Manar.

Pesawat perang Israel telah menggempur markasbesar Hezbollah dalam perang itu serta membom jembatan dan jalan di negara itu, memaksa hampir satu juta orang untuk meninggalkan rumah mereka. Hezbollah menembakkan hampir 4.000 roket ke Israel utara.

Menurut gencatan senjata Agustus yang mengakhiri perang itu, balabantuan PBB dan pasukan angkatan darat Libanon akan dikerahkan di Libanon selatan untuk mengawasi gencatan senjata dan berusaha menegaskan kekuasaan pemerintah Beirut.

Namun Nasrallah mengatakan para pejuangnya tetap di perbatasan dengan Israel dan Hezbollah mengesampingkan tuntutan agar kelompok itu dilucuti senjatanya.

Nasrallah telah tidak tampil di depan umum sejak konferensi pers 12 Juli untuk mengumumkan penangkapan dua serdadu Israel. (Reuters/Ant/OL-01).

 

Hezbollah Takkan Serahkan Senjata, Akui Punya 20.000 Roket

 

*** BEIRUT--MIOL: Pemimpin pejuang Syiah Libanon, Hezbollah, Hassan Nasrallah hari Jumat menyatakan kelompok gerilyanya tidak akan menyerahkan persenjatannya dalam negara lemah Libanon, yang tidak mampu mempertahankan diri dari ancaman Israel.

Ia menyatakan itu dalam rapat akbar ribuan pendukungnya, yang merayakan kemenangan melawan Israel dalam perang sebulan dan berahir tengah Agustus, di wilayah Syiah di pinggiran selatan Beirut, ibukota Libanon.

"Kami tidak ingin menyimpan senjata selamanya. Kami tidak mengatakan bahwa senjata kami abadi dan itu tidak nalar. Itu harus berahir," kata Nasrallah di depan ribuan orang itu.

"Tapi, setiap kata pelucutan pejuang ... di bawah negara ini, pemerintah ini, penguasa ini dan keadaan saat ini berarti membiarkan Libanon di bawah ancaman pembunuhan dan pemboman Israel atas kemauannya," katanya.

"Mari kita bangun negara kuat dan adil," katanya, dengan menyeru pembentukan pemerintahan baru bangsa bersatu.

Ia menyatakan kelompoknya memiliki lebih dari 20.000 roket dan berada dalam kemampuan tentara paling kuat daripada sebelumnya, kendati ribuan di antaranya sudah dipakai melawan Israel.

"Kelompok perlawanan saat ini memiliki lebih dari 20.000 roket," katanya.

Salah satu tujuan Israel melancarkan serbuan ke Libanon ialah menghancurkan kemampuan Hezbollah menembakkan roket, yang ribuan di antaranya ditembakkan ke negara Yahudi itu dalam kemelut tersebut, yang berahir 14 Agustus dengan gencatan senjata, yang diperantarai Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Kelompok perlawanan saat ini lebih kuat daripada saat 12 Juli (saat Israel menyerbu Libanon) ... dan lebih kuat daripada sebelumnya," kata Nasrallah.

"Dalam beberapa hari dan muncul dari perang ganas, Hezbollah memulihkan seluruh kemampuan kelembagaan dan ketentaraannya," katanya.

Ia menyeru pembentukan pemerintah baru di Libanon, karena pemerintah gabungan anti-Suriah saat ini tidak dapat menangani tantangan sesudah perang 34 hari dengan Israel itu.

Nasrallah menyatakan kemenangan hebat, bersejarah dan strategis atas Israel, dengan mengatakan menantang kemungkinan pembunuhan saat tampil terbuka sejak perang sebulan itu.

"Kami merayakan kemenangan agung, hebat, bersejarah dan strategis," katanya.

Nasrallah menyatakan memutuskan tampil pertama sejak perang berawal 12 Juli itu sekitar setengah jam sebelum pawai tersebut dimulai.

"Berdiri di sini, di depan Anda ... mendatangkan bahaya bagi Anda dan saya," katanya, dengan menambahkan bahwa hati dan pikirannya tidak mengijinkannya tampil di layar televisi.

Nasrallah, dalam pidato disiarkan televisi Manar milik gerakan itu hari Minggu menyeru pengikutnya hadir pada rapat akbar untuk merayakan kemenangan.

"Saya mengimbau Anda berkumpul hari Jumat untuk merayakan kemenangan dan menghormati pahlawan, anak-anak tak berdosa, yang tewas dalam perang itu, dan yang cedera," kata Nasrallah.

"Rapat ini untuk menekankan hak kita bagi pengembalian tanah, yang diduduki, pembebasan tahanan kita dan mempertahankan negara kita," kata Nasrallah.

Israel melancarkan serangan besar-besaran 12 Juli terhadap pejuang Hezbollah untuk membalas penawanan dua tentara Israel oleh gerakan itu dalam serangan lintas batas Israel-Lebanon pada hari sama.

Hezbollah mengaku menang dalam serangan 33 hari itu, kendati pasukan Israel masih menduduki sejumlah wilayah di Lebanon selatan dan menimbulkan kerusakan besar pada pangkalan Hezbollah di pinggiran Beirut selatan.

Nasrallah menyatakan mereka siap menukarkan dua tentara Israel tawanan mereka dengan tahanan Libanon, yang mendekam di penjara Israel. (AFP/Reuters/Ant/OL-01).

.

 

 

 
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke