Republika, Kamis, 07 Desember 2006  22:13:00
Jangan Berhaji Jika Tidak 'Pede' 



Makkah-RoL--Menunaikan ibadah haji di Tanah Suci memang sangat berbeda
dengan kewajiban rukun Islam lainnya. Syahadat, salat, zakat, dan puasa. 

Untuk kaum muslimin di Indonesia, persoalan menunaikan haji memiliki
karakteristik tersendiri. Dibutuhkan biaya yang tidak kecil, persiapan
fisik, dan kekuatan mental. Tak jarang dibumbui mitos-mitos yang terkadang
sangat membebani mental mayoritas jemaah haji Indonesia. Untuk itu
dibutuhkan kesiapan mental yang luar biasa mengatasi hal itu. 

Apalagi mayoritas jemaah haji Indonesia berpendidikan rendah, relatif tua,
dan kurang pergaulan sehingga kurang cepat beradaftasi dengan lingkungan
barunya di Tanah Suci. Tidak sedikit jemaah haji yang pergi ke Tanah Suci
merupakan yang pertama dan terakhir selama hidupnya.

"Kondisi menjadi penyebab gangguan kesehatan mental," kata Ketua II Daerah
Kerja (Daker) Mekah Zainuswier Zainoen kepada MCH Mekah, kemarin."Selain
itu, saya juga menemukan di lapangan, bekal keuangan yang tidak halal
menyebabkan gangguan mental," ujar Zainuswir.

Menurutnya, setiap tahun selalu ada jemaah yang mengalami gangguan mental.
Meski persentasenya sangat kecil. Jumlahnya sekitar 20-30 orang saja.
Rata-rata penyebabnya adalah kurang percaya diri ke Tanah Suci.

"Misalnya, jemaah lain bisa menuntaskan salat arbain di Masjid Nabawi
sementara dirinya tidak. Perasaan ketidakmampuan ini berdampak pada
mentalnya. Atau berangkat dengan uang hasil yang tidak halal. Begitu tiba di
Tanah Suci mentalnya terganggu. Saya bertemu dengan seorang germo yang
berhaji dan kesehatan mentalnya terganggu," jelas Zainuswier. 

Makanya sesuai anjuran agama, sambungnya, setiap jemaah harus membersihkan
dulu batinnya sebelum berangkat menunaikan rukun Islam kelima. Ikhlaskan
hati, tambahlah ilmu, kuatkan mental, mantapkan tekad, bersihkan harta, dan
lunasi semua hutang. Setelah itu baru pergi ke Baitullah.

"Jika hal itu tidak dimiliki jemaah, gangguan mental besar kemungkinan
menghinggapinya. Di sinilah perlunya percaya diri (pede-bahasa gaulnya)
ketika kita menunaikan ibadah haji," pungkas Zainuswier. MCH/pur

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke