test
  ----- Original Message ----- 
  From: Misbahudin 
  To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP 
  Sent: December 13, 2006 8:36 AM
  Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] [kolektif_jembatan_harokah] Fwd: [PKS] Fwd: Habib 
Rizieq Berbicara Mengenai Poligami, Aa Gym dan Yahya Zaini




          Subject: [PKS] Fwd: Habib Rizieq Berbicara Mengenai Poligami, Aa Gym 
dan Yahya Zaini 
          From: sri mulyani mailto:<[EMAIL PROTECTED] 
          Date: Thu, 7 Dec 2006 22:43:30 -0800 (PST) 
          To: [EMAIL PROTECTED], klabsantri mailto:<[EMAIL PROTECTED], 
islam_revolusioners Moderator mailto:<[EMAIL PROTECTED], PKS <[EMAIL 
PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED] 
          To: [EMAIL PROTECTED], klabsantri <[EMAIL PROTECTED]>, 
islam_revolusioners Moderator <[EMAIL PROTECTED]>, PKS <[EMAIL PROTECTED]>, 
[EMAIL PROTECTED] 


    Dari Milist sebelah, semoga bermanfaat



    "
    *Poligami, Aa Gym dan Yahya Zaini*

    **
    **
    *Kasus Hangat Sebagai Peringatan Allah SWT *

    Peristiwa poligaminya Aa Gym dan perzinahan Yahya Zaini yang terjadi
    bersamaan, tidaklah akan terjadi tanpa seiizin Allah. Hendaknya ini
    disikapi sebagai tanda bagi umat Islam Indonesia untuk merevisi PP 90 yang
    melarang poligami bagi Pegawai Negeri Sipil dan agar poligami diposisikan
    sebagai bagian dari hukum agama bukan hukum negara.

    Pandangan masyarakat sungguh terbolak-balik tak keruan, dimana kasus
    poligami Aa Gym disikapi sebagai suatu 'kejahatan' , sedang kasus perzinahan
    Yahya Zaini disikapi sebagai 'sikap kesatria' karena 'ketegaran'nya untuk
    kembali kepangkuan keluarganya setelah berzinah kesana-kemari. Opinipun
    berkembang, istri mana yang mau dimadu seperti kasus Aa Gym, dan istri mana
    pula yang tak bahagia melihat seorang Yahya Zaini 'tobat' dan kembali ke
    pangkuannya dan dianggap berpihak pada monogami. Bagi yang imannya lemah,
    tentu merasa tidak bersikap aneh ketika melihat seorang Yahya Zaini minta
    agar nama baiknya dibersihkan, atau ketika Muladi SH (bidang hukum Golkar)
    mengatakan Yahya Zaini tidak perlu mengundurkan diri (dari keanggotaan DPR)
    dan tidak aneh pula mendengar rencana Menteri Urusan Perempuan (Meutia
    Hatta) untuk melarang poligami secara lebih luas (tidak hanya bagi PNS).

    * *

    *Cara Berpikir Syariat*

    Hendaknya poligami dianalisa dengan standar syariat, bukan dengan akal
    manusia yang sangat terbatas kemampuannya. Syariat ditentukan oleh Allah
    swt, sehingga orang beriman wajib menerimanya sebagai hukum yang harus
    diterima keberadaannya. Syariat bisa jadi sulit diterima akal manusia, tapi
    sesungguhnya Allah Maha Tahu apa yang terbaik bagi umatnya. Dalam Al Qur'an,
    Allah swt berfirman, boleh jadi sesuatu itu buruk dalam pandangan manusia,
    tapi Allah lebih mengetahui yang terbaik bagi manusia.

    *Jangan Mengharamkan Sesuatu Yang Tidak Kita Sukai*

    Kalau kita tidak suka makan ayam, bukan berarti kita boleh mengharamkan
    ayam.

    Kalau kita tidak suka poligami, bukan berarti kita boleh mengharamkan
    poligami. Karena Poligami diizinkan dalam syariat Islam, maka wajib kita
    terima keberadaannya.

    *Kedudukan Hukum Syariat Poligami*

    Poligami hukumnya mubah, artinya bila dikerjakan atau tidak dikerjakan maka
    tidak ada dosa ataupun pahalanya. Poligami adalah sunnah Rasul, artinya
    Rasulullah SAW sudah mencontohkan cara berpoligami. Sunnah disini bukan
    sebagai hukum, tetapi sebagai contoh tindakan Rasul. Sedangkan menikah
    hukumnya sunnah (berpahala bila dilaksanakan).

    Beristri satu adalah lebih ideal. Berpoligami lebih sulit mencapai tingkat
    ideal, karena menuntut sikap adil (adil dalam pandangan syariat, bukan dalam
    akal atau hawa nafsu manusia). Tidak ideal bukan berarti tidak baik atau
    tidak boleh. Mubah juga bukan masalah baik atau tidak baik, tetapi
    tergantung bijak tidaknya dalam melakukannya.

    Seorang istri yang sedemikian solihah, semacam Siti Khadijah, mampu membuat
    Rasulullah SAW untuk tidak berpoligami hingga wafatnya Khadijah karena
    Khadijah sudah mampu memenuhi semua hal yang dibutuhkan oleh seorang suami.
    Seorang istri yang solihah di masa kini mungkin bisa berkata secara
    diplomatis kepada suaminya, bahwa boleh berpoligami asal mampu bersikap adil
    seperti Rasulullah dan rela menikah dengan wanita berumur. Demikian juga
    seorang suami yang soleh di masa kini bisa berjanji pada sang istri untuk
    tidak menikah lagi asal sang istri mampu bersikap seperti seorang Siti
    Khadijah.

    *Mengapa Poligami Sulit Diterima*

    1. Karena para da'i (juru dakwah Islam) masih kurang intensif atau
    salah dalam metoda memperkenalkannya. Beberapa tahun yang lalu, ada suatu
    kelompok masyarakat di Malaysia di suatu perkampungan yang setiap istrinya
    mendorong para suaminya untuk poligami. Ini akibat dari dakwah yang jelas
    dan baik yang dilakukan para ustadz setempat. Jadi bila dikomunikasikan
    secara baik sebenarnya seorang istri bisa menerimanya.

    2. Karena sebagian umat Islam belum memahami ilmu Poligami secara
    mendalam

    3. Karena sebagian umat Islam belum meyakini agamanya (syariat Islam)
    secara menyeluruh dan total (masih ada keraguan akan efektifitas hukum dan
    syariat Islam).

    4. Karena contoh atau berita poligami yang selama ini disebarluaskan
    media massa lebih ditekankan pada nilai berita poligami-nya, seharusnya
    lebih menonjolkan aspek keadilannya

    5. Bebasnya kegiatan pelacuran, banyaknya pria hidung belang dan
    kejadian berbagai kasus perzinahan dalam pergaulan masa kini menyebabkan
    kaum wanita selalu mengkaitkan poligami dengan pelampiasan sahwat kaum pria
    semata.

    *Poligami Sebagai Solusi Sosial*

    · Secara biologis wanita mengalami menopouse (usia 40 tahunan) saat
    pria memasuki semangat baru di usia 40 tahunan.

    · Ketika komposisi wanita menjadi semakin membesar dibanding pria,
    maka seorang wanita akan menuntut haknya, hak untuk dilindungi oleh pria,
    hak untuk dinafkahi, hak untuk mendapat keturunan, hak untuk bisa dirawat di
    hari tuanya oleh keturunannya. Ini hanya bisa didapat bila pria bisa
    berpoligami.

    · Hadits yang mengatakan bahwa penghuni neraka lebih banyak wanita
    dibanding pria, bisa jadi cermin akan lebih besarnya jumlah wanita dibanding
    pria di masa mendatang sejak saat ini.

    · Pemerintah Jerman baru-baru ini mengizinkan pria melakukan
    poligami, untuk menghindarkan semakin banyaknya wanita yang sekedar ingin
    punya anak tapi melalui perzinahan. Kalau negara non-Islam saja
    menganjurkan poligami, bagaimana negara mayoritas muslim menolak poligami.

    *Maslahat Poligami Aa Gym*

    Karena hukumnya mubah, maka poligami lebih sensitif dampaknya terhadap umat
    (maslahat). Makan-minum juga mubah hukumnya, ada kalanya kita menunda
    makan-minum ketika disamping kita ada yang berpuasa. Lantas apakah analog
    yang sama bisa kita terapkan pada poligami Aa Gym ? Kubu yang lebih moderat
    tampil dengan pertanyaan, apakah tidak sebaiknya Aa Gym tidak poligami
    karena dampak negatifnya bagi umat bisa buruk.

    Untuk menilai ini, kembali lagi kita harus menggunakan standar syariat,
    bukan akal sehat. Liarnya akal analitis kita juga dipagari oleh larangan
    ber- su'udzon (negative thinking). Biar bagaimanapun dibanding kita, Aa Gym
    lebih tahu pertimbangan manfaat dan mudharat atas keputusannya dibanding
    kita yang berada diluar pagar. Menurut kita mudharatnya lebih besar,
    menurut Aa Gym yang lebih tahu permasalahannya bisa jadi ia memiliki alasan
    kuat yang tidak pantas untuk dipublikasikan. Allah Maha Tahu apa yang
    terbaik bagi umat-Nya, bisa jadi Dia sedang menguji sekaligus berbagai jenis
    dan lapisan masyarakat yang ada di Indonesia saat ini.

    (Diringkas dari Ceramah Reboan, Habib Rizieq di Petamburan, 5-12-2006)

    [Non-text portions of this message have been removed]

    Happiness is not having what you dream but enjoying what you have

    ---------------------------------
    Want to start your own business? Learn how on Yahoo! Small Business.

    [Non-text portions of this message have been removed]





------------------------------------------------------------------------------


  ********************************************************
  Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
  ********************************************************
  Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
  http://www.usahamulia.net

  Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
  [EMAIL PROTECTED]

  ********************************************************
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke