Assalaamu'alaikum. Alhamdulillah. Allahumma sholli 'ala muhammad wa'ala aliy muhammad. Dari dulu anna sering kali mendengar tentang hadits tersebut di bawah ini, terlebih penekanan terhadap ummatti.. 3x. Memang terlihat sangat mengharukan sekali. Akan tetapi dari riwayat dibawah ini sama sekali tidak disebutkan sedikitpun peranan Aisyah ra binti Abu Bakr ra dan diambil dari kitab shahih yang mana. Beliau Aisyah ra adalah istri kesayangan Rasulullah SAW, dan beliau Rasulullah SAW diwafatkan oleh Allah dalam pelukan Aisyah ra. Dan beliau Rasulullah SAW meninggal di rumah aisyah ra yang sekarang telah menjadi kuburan beliau, yang dapat antum jumpai di dalam Masjid Nabawi yang sekarang, persisnya dibawah kubah warna hijau, tidak jauh dari tempat imam shalat masjidil Nabawi al Munawwaroh. Hal ini dapat anda jumpai dalam siroh nabawi dan Hadits Shahih Imam Muslim. Dan kata yang terakhir bukanlah Ummatti 3x... seperti yang sering kita baca atau dengar tetapi yang benar adalah seperti yang tercantum dalam hadits shahih riwayat muslim (anna lupa apakah bukhori juga meriwayatkannya) adalah arrofiqul a' la (Kekasih yang Maha Tinggi). Silahkan antum check sendiri di kitab hadits shahih biar jelas dan gak bikin rame. Jadi yang diinginkan oleh Rasulullah SAW adalah berharap ampunan dan tempat yang tertinggi, sebagai kekasih yang Maha Tinggi (Allah Azza wa Jalla Robbul 'Arsyil 'Adziim).
Mudah2an ini bermanfaat bagi kaum muslimin yang terus berusaha mencari kebenaran dan melunakkan hatinya untuk menerima yang benar. Wassalaamu'alaikum waRohmatullah. -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of mareno Sent: Monday, November 27, 2006 8:49 AM To: 'Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP' Subject: [ FUPM-EJIP ] Fw: Air mata Rasulullah SAW > Smoga bermanfaat > > AIRMATA RASULULLAH SAW... > > Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang > berseru mengucapkan salam."Bolehkah saya masuk?" > tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya > masuk,"Maafkanlah, ayahku sedang demam",kata Fatimah > yang membalikkan > badan dan menutup pintu. > > Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata > sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, > "Siapakah itu wahai anakku? "Tak tahulah ayahku, > orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," > tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap > puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. > Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu > hendak dikenang. > > "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan > sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di > dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, > Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat > maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan > kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya. Kemudian > dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di > atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan > penghulu dunia ini. > > "Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan > Allah?", tanya Rasululllah dengan suara yang amat > lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para > malaikat telah menanti ruhmu. "Semua syurga terbuka > lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Tapi itu > ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya > masih penuh kecemasan. "Engkau tidak senang > mendengar khabar ini?", tanya Jibril lagi. > "Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" > "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah > mendengar Allah berfirman kepadaku: "Kuharamkan > syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah > berada di dalamnya," kata Jibril. > > Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan > tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak > seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat > lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul > maut ini." Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah > terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin > dalam dan Jibril memalingkan muka. "Jijikkah kau > melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" > Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. > "Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah > direnggut ajal," kata Jibril. > Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, > karena sakit yang tidak tertahankan lagi. > > "Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja > semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku." > Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya > sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan > hendak bisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan > telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat > aimanuku" > "peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang > lemah di antaramu." Diluar pintu tangis mulai > terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. > Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali > kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah > yang mulai kebiruan. "Ummatii,ummatii,ummatiii?" - > "Umatku, umatku, umatku" > > Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi > sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai > sepertinya? > > Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim > 'alaihi > > Betapa cintanya Rasulullah kepada kita. > > NB: > Kirimkan kepada sahabat-sahabat muslim lainnya agar > timbul kesadaran untuk mengingat maut dan mencintai > Allah dan RasulNya, seperti Allah dan Rasulnya > mencintai kita. > > Wassalam > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com ******************************************************** Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP ******************************************************** Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA : http://www.usahamulia.net Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke : [EMAIL PROTECTED] ******************************************************** ******************************************************** Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP ******************************************************** Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA : http://www.usahamulia.net Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke : [EMAIL PROTECTED] ********************************************************
