Dewan Qadha Tertinggi Saudi: Kamis Hari Ini Awal Dzulhijjah

Kamis, 21 Des 06 14:14 WIB www.eramuslim.com <http://www.eramuslim.com/> 

Dewan Qadha Tertinggi Kerajaan Arab Saudi mengeluarkan keputusan, sesuai
dengan waktu bagian Makkah Al-Mukarramah, pada Kamis (21/12) hari ini
ditetapkan sebagai hari pertama Bulan Dzulhijjah 1427 H. Dengan keputusan
ini, kata situs Mafkarah al-Islaam, wuquf di Arafah pada 9 Dzulhijjah
mendatang akan jatuh pada hari Jum'at, 29 Desember 2006, dan pada Sabtu 30
Desember merupakan hari Raya Iedul Adha 1427 H.

Keputusan Dewan Qadha itu berbeda dengan hasil hisab yang dilakukan Seksi
Falak di Kota Raja Abdul Aziz untuk Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Riyadh,
yang menyimpulkan bahwa awal Dzulhijjah jatuh pada Jum'at 22 Desember,
besok.

"Tidak benar masuknya Bulan Dzulhijjah pada Rabu sore 29 Dzulqo'dah dan 30
Dzulqo'dah, dengan pertimbangan bahwa bulan pada malam itu akan mendahului
terbenamnya matahari, karena itu tak mungkin melihat hilal," terang Dr. Zaki
al-Mustafa, Direktur Seksi Falak, kepada Islamonline.

Lebih lanjut Al-Mustafa meyakinkan bahwa hisab yang dijadikan landasan dalam
penanggalan Ummul Quro ini sangat teliti, karena didasarkan kepada
pengukuran ilmiah yang benar. Karena itu, imbuh dia, Jum'at besok akan
menjadi hari pertama Dzulhijjah.(ilyas/im/iol)

 

21 Dec 22:29 http://www.antara.co.id/infohaji/?id=49219
<http://www.antara.co.id/infohaji/?id=49219> 

Calhaj Diimbau Serius Siapkan Haji Akbar



Jeddah (ANTARA News) - Jamaah calon haji (Calhaj) Indonesia diminta
bersyukur karena musim haji tahun 2006 ini merupakan haji akbar, sehingga
jamaah harus makin hati-hati karena jumlah jamaah makin meningkat.

Harapan itu diungkapkan Ketua MUI yang juga Naib Amirul Haj KH Ma`ruf Amin
di Jeddah, Kamis (21/12), menanggapi pengumuman pemerintah kerajaan Arab
Saudi bahwa hari Arafah jatuh pada hari Jumat, 29 desember 2006.

Kantor berita Arab Saudi SPA, Kamis, menyebutkan Majelis Pengadilan
tertinggi Syariah Arab Saudi telah menetapkan hari wukuf di Arafah jatuh
pada hari Jumat, dan hari Idul Adha pada hari Sabtu, sehingga haji tahun ini
merupakan haji akbar. 

Terkait dengan adanya haji akbar ini, Ma`ruf Amin mengingatkan jumlah jamaah
haji akbar diperkirakan akan membludak karena banyak yang pergi mendadak
terutama yang datang dari negeri-negeri Teluk dan dari Arab Saudi sendiri.

"Untuk itu jamaah harus lebih mempersiapkan diri terutama menghadapi penuh
sesaknya jamaah di lokasi jamarat dan di Masjidil Haram saat jamaah haji
melakukan tawaf Ifadah," jelas KH Ma`ruf Amin.

Selanjutnya, Ma`ruf Amin mengingatkan pentingnya peranan para kepala
rombongan untuk mengarahkan jamaahnya untuk mengambil waktu yang paling
senggang ketika melakukan lempar jumrah dan tawaf ifadah.

Ketua MUI itu juga mengharapkan jamaah untuk menggunakan saat-saat ketika
wukuf di Arafah dengan sebaik-baiknya untuk berdoa kepada Tuhan bagi dirinya
sendiri, keluarganya dan negaranya.

"Karena kesempatan haji akbar ini merupakan kesempatan langka, perbanyaklah
berdoa dan beribadah, karena tidak setiap tahun bisa berhaji dan tidak
setiap pergi haji bisa mendapatkan haji akbar," tegasnya.

Ma`ruf Amin menambahkan, haji akbar merupakan haji yang istimewa karena saat
itu bertemu dua hari raya, yakni hari arafah sebagai hari dibukanya pintu
ampunan Allah, dan hari jumat sebagai penghulu dari segala hari, sehingga
barang siapa yang mendapatkan haji akbar akan mendapatkan pahala yang lebih
dibanding dari haji biasa.(*) 





Copyright © 2006

Lembaga Kantor Berita Nasional

ANTARA

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke