Republika, Kamis, 04 Januari 2007 9:16:00 Faturrohman Masih Berkomunikasi dengan Keluarga Setelah Adam Air Dinyatakan Hilang
Makassar-RoL-- Salah seorang keluarga korban pesawat Adam Air bernama Suyanto (21) mengaku masih sempat mengontak adiknya Faturrohman (16), salah seorang penumpang pesawat nahas tersebut setelah pesawat dinyatakan hilang di wilayah Sulawesi Selatan pada hari Senin (1/1). Suyanto saat ditemui di Hotel Transit Makassar, Rabu malam mengaku sempat mengontak adiknya itu melalui telepon seluler setelah beberapa jam pesawat tersebut dinyatakan hilang, namun sayangnya, komunikasi tersebut tiba-tiba terputus. "Kemungkinan battery seluler Fatur lemah sehingga komunikasi mendadak terputus sebelum saya menanyakan posisinya ada di mana," ungkap Suyanto. Suyanto menuturkan, setelah mendengar berita soal hilangnya pesawat itu, dirinya mencoba untuk menghubungi seluler milik adiknya itu dan berhasil dijawab. Dalam komunikasi tersebut, Suyanto sempat mengucapkan Selamat Tahun Baru. Nomor telepon seluler adiknya itu adalah 081340411284 namun kini sudah tidak bisa dihubungi lagi. Pihak Telkomsel kemudian menindaklanjuti informasi tersebut dan melakukan penelusuran keberadaan korban berdasarkan kontak terakhir kedua bersaudara tersebut. Namun pihak Telkomsel tidak bersedia menjelaskan secara rinci mengenai tindak lanjut dari komunikasi akhir tersebut. Sementara itu, ayah Faturrohman, Yoso Siswowiyono (55) mengatakan bahwa dengan adanya kontak komunikasi tersebut, dia masih yakin bahwa anaknya selamat. Dia berharap tim SAR segera menemukan dan mengevakuasi mereka. Dia juga berharap agar informasi yang disebarkan tentang pesawat tersebut tidak lagi membuat para korban menjadi bingung. ant/fif
******************************************************** Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP ******************************************************** Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA : http://www.usahamulia.net Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke : [EMAIL PROTECTED] ********************************************************
