Jazakallah atas infonya, Tapi boleh info sedikit tentang "Syaikh Abu Usamah 
Salim bin Ied Al-Hilaly" sehingga kami yang dhoif dapat membandingkan mana yang 
lebih ahsan untuk diambil pendapatnya antara pendapat beliau dibandingkan 
pendapat beberapa Syeikh spt di bawah ini ::
  1.. Fatwa Asy Syeikh Al'Allamah 'Abdul Aziz Bin Baz Rahimahullah (Mufti Umum 
Kerajaan Saudi Arabia)sumber : Majalah Ishlah Emirat Arab, terbitan No.241 
tanggal 
  27/12/1414H., dan Majalah Al'Araby, musim panas th 1987, Almumtaz Syarah 
  bayan Bin Baz karya Syaikh Safar Al Hawali

  2.. Fatwa Asy Syeikh Muhammad Sholeh Ibnu Utsaimin (Ulama terkemuka di 
  kerajaan Saudi Arabia)
  3.. Fatwa Asy Syeikh Al Muhadits Ahmad Muhammad Syakir (dalam bukunya ; 
  Hukmu Al Jahiliyah, hal.126)
  4.. Fatwa Fadlilah Al Qodli Al 'Allamah Muhammad Bin Ismail Al 'Amrany 
  (Mufti terkemuka negara Yaman)

Wassalamu'alaikum Wr,Wb
  ----- Original Message ----- 
  From: Cucun Wahyudi 
  To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP 
  Sent: Wednesday, January 31, 2007 10:12 AM
  Subject: [ FUPM-EJIP ] Sejauh Manakah Kita Diperbolehkan Ikut Berpolitik


  SEJAUH MANAKAH KITA DIPERBOLEHKAN IKUT BERPOLITIK
  Oleh
  Syaikh Abu Usamah Salim bin Ied Al-Hilaly

  Pertanyaan
  Syaikh Abu Usamah Salim bin Ied Al-Hilaly ditanya : Sebelumnya anda nyatakan 
bahwa dakwah salaf menyeru kepada Islam secara menyeluruh, salaf menyeru kepada 
rukun Islam, jihad dan politik. Pertanyaan kami, sejauh manakah diperbolehkan 
ikut serta dalam pertarungan politik?

  Jawaban
  Islam adalah agama yang paripurna (syamil) dan diridhai Allah untuk kita. 
Allah berfirman.
  "Artinya : Sesungguhnya Agama yang diridhai Allah di sisiNya adalah Islam".
  "Artinya : Barang siapa yang mencari agama selain Islam maka tidak akan 
diterima darinya dan kelak hari kiamat dia termasuk orang-orang yang merugi”

  Allah menyeru untuk masuk kedalam Islam secara menyeluruh dengan firman-Nya:
  ”Artinya : Hai orang-orang yang berfiman masuklah kedalam as-silmi (Islam) 
secara keseluruhan".
  Dalam menafsirkan kata as-silmi, Ibn Abbas berkata :" As-Silmi" adalah Islam. 
Jadi Allah memerintahkan kita untuk masuk kedalam agama ini secara menyeluruh, 
atau masuk secara total kedalam nya.

  Adapun "As-Siyasah"(politik) dialah hakikat Islam, karena makna siyasah 
sendiri adalah mengatur kemaslahatan umat dengan hal-hal yang tidak 
bertentangan dengan kitabullah dan Sunnah RasulNya. Dalam merealisasikannya 
dibutuhkan suatu manhaj, ilmu ataupun orang-orang yang faham kemaslahatan umat. 
Para ulama Islam telah mengarang berbagai macam literatur siyasah syar'iyyah 
(politik dalam syariat Islam) diantaranya : buku Al-Ahkam As-Sultaniyyah karya 
Al-Imam Al-Mawardi, As-Siyasah As-Syar'Iyyah karya Ibn Taimiyyah dan Abu Ya'la 
al-Musili dan At-Turuq al-Hukmiyyah karya Ibn Al-Qayyim dan sebagainya

  yang keseluruhannya menerangkan bahwa Islam memiliki manhaj da'wah, Islam 
merupakan agama seluruh nabi-nabi, Rasululullah Shalallahu 'alaihi wa sallam 
bersabda.
  "Artinya : Bani Israil dipimpin oleh para nabi, jika seorang nabi wafat maka 
akan digantikan dengan nabi lainnya".

  Beliau juga bersabda :"Akan datang setelahku para khulafa (pemimpin), yang 
mampu memahami kemaslahatan suatu ummat setelah para nabi adalah para ulul amri 
yakni al-hukkam (para pemimpin) dan ulama”. 
  Merekalah yang berhak untuk masuk kedalam kancah perpolitikan ini untuk 
kemaslahatan umat. Para pemimipin bertugas menjalankan syariat Allah, sedangkan 
para ulama bertugas mengarahkan umat dan menunjuki para umara, yang berkompeten 
dalam hal ini adalah orang yang berilmu dan paham dengan hukum syariat, karena 
kemaslahatan umat memerlukan pemahaman agama yang sempurna.

  Adapun kata "politik " yang dipahami pada zaman ini sebenarnya tidak pernah 
dikenal oleh Islam, karena pengertian berpolitik di era ini adalah sebatas 
kemampuan untuk berdebat, menggerakkan massa, kemampuan berkelit, berubah-ubah 
warna, kemunafikan dan selalu mengikuti kemana arah angin bertiup. Islam 
berlepas
  diri dari "politik " yang seperti ini, karena tidak akan mendatangkan 
kemaslahatan kepada ummat.

  Inilah perbedaan makna "politik" yang diinginkan Allah dengan makna yang 
dipahami oleh orang-orang sekarang, yang tidak lain target utamanya agar sampai 
ketampuk kekuasaan, karena itu seorang politikus rela untuk bekerja sama dengan 
segala macam kelompok dan segala macam mazhab. Demi ambisi ini dia rela untuk 
ganti-ganti warna, bersikap plin-plan dan berbuat kemunafikan dengan politikus 
lainnya, walaupun bertentangan dengan Allah Tuhan alam semesta.

  Adapun siyasah syar'iyyah akan selalu dibawah pimpinan seorang alim yang 
rabbani, Allah berfirman :" Tetapi jadilah kalian ulama yang Rabbani dengan 
apa-apa yang kalian ajarkan dari alkitab dan dengan apa-apa yang kalian 
pelajari”..

  Cir-ciri alim Rabbani adalah seorang yang mendidik ummat dengan 
masalah-masalah yang sederhana terlebih dahulu sebelum masuk kepada 
masalah-masalah yang besar. Dia paham betul apa yang dibutuhkan umat, karena 
itu, dengan cara perlahan da'i mendidik ummat hingga sampai kepada kesempurnaan 
dengan izin Allah
  Subhanahu wa ta'ala.

  [Seri Soal Jawab DaurAh Syar'iyah Surabaya 17-21 Maret 2002. Dengan 
Masyayaikh Murid-murid Syaikh Muhammad Nashirudiin Al-Albani Hafidzahumullahu 
diterjemahkan oleh Ustadz Ahmad Ridwan , Lc]
  (taken from http://almanhaj.or.id)


------------------------------------------------------------------------------


  ********************************************************
  Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
  ********************************************************
  Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
  http://www.usahamulia.net

  Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
  [EMAIL PROTECTED]

  ********************************************************
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke