Assalamu'alikum Wr Wb.
 
Ana baru di milis ini, syukron kalau ikhwan semua dapat menjadikan milis
ini sbg sarana dalam mengizarkan Al-Islam sehingga bisa liyudkhirohu
alla dinni kullih.
Ana belum tahu isi dari milis ini, tapi ana yakin ikhwan semuanya
mempunyai tujuan yang sama, apalagi kita sebagai seorang karyawan
muslim, biasanya budaya seorang karyawan itu berbeda dengan budaya
masyarakat awwam, lebih kreatif dan kritis dalam menanggapi suatu
permasalahan.
Sebagai salam perkenalan, ana coba lampirkan suatu kisah teladan dari
Uswatun Hasanah kita, mudah-2an dapat diambil hikmahnya.
 
Wassalam.
 
 
Detik-detik Rasulullah saw menjelang sakratul maut


Ada sebuah kisah tentang totalitas cinta yang dicontohkan Allah lewat
kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, meski langit telah mulai
menguning,burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap.
Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah,
"Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya.
Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian,
sunnah dan Al Qur'an. Barang siapa mencintai sunnahku, berati mencintai
aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk
surga bersama aku."
Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh
menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan
berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya.
Ustman menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam.
Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.
"Rasulullah akan meninggalkan kita semua,"
desah hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir usai
menunaikan tugasnya di dunia.
Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan
sigapmenangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar. Saat itu,
seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik
berlalu, kalau bisa. 
Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di
dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang
berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya. 
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru
mengucapkansalam.
"Bolehkah saya masuk?"  tanyanya.
Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, 
"Maafkanlah, ayahku sedang demam,"
kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.
Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata
dan bertanya pada Fatimah, 
"Siapakah itu wahai anakku?"
"Tak tahulah aku ayah, sepertinya ia baru sekali ini aku melihatnya,"
tutur Fatimah lembut.
Lalu, Rasulullah menatap putrinya itu dengan pandangan yang
menggetarkan. Satu-satu bagian wajahnya seolah hendak di kenang. 
"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang
memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut,"  kata Rasulullah,
Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya.
Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa
Jibril tak ikut menyertai. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya
sudah bersiap diatas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan
penghulu dunia ini.
"Jibril, jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah?" Tanya Rasululllah
dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para
malaikat telah menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti
kedatanganmu," kata jibril.Tapi itu ternyata tak membuat Rasulullah
lega, matanya masih penuh kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar
kabar ini?" Tanya Jibril lagi.
"Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"
"Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah
berfirman kepadaku:
'Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada
didalamnya," kata Jibril.
Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh
Rasulullah ditarik Tampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh,
urat-urat lehernya menegang. 
"Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Lirih Rasulullah mengaduh.
Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan
Jibril membuang muka. 
"Jijikkah kau melihatku, hingga kaupalingkan wajahmu Jibril?" Tanya
Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.
" Siapakah yang tega, melihat kekasih Allah direnggut ajal,"  kata
Jibril.
Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, karena sakit yang tak
tertahankan lagi. 
"Ya Allah, dahsyat niat maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini
kepadaku, jangan pada umatku."
Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tak bergerak lagi.
Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera
mendekatkan telinganya.
 "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan
santuni orang-orang lemah di antaramu."
Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling
berpelukan.Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali
mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
"Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku"
Dan, pupuslah kembang hidup manusia mulia itu. 
 
Kini, mampukah kita mencinta sepertinya? 
 
Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi

Betapa cintanya Rasulullah kepada kita. 
Tumbuhkanlah kesadaran untuk mencintai Allah dan RasulNya, dengan
realiasi Al-Qur'an dan  Sunnah Rasul dalam kehidupan kita sehari-hari,
seperti Allah dan Rasulnya mencinta kita. 
Karena sesungguhnya selain daripada itu hanyalah fana belaka.


Bagi Ikhwan yang pernah menerima tulisan ini mudah-2an lebih terangkat
lagi ghiroh dalam aplikasi Al Qur'an di kehidupan sehari-hari.
 
 
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Sutiyo
Sent: Friday, March 02, 2007 7:53 AM
To: 'Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP'
Subject: [ FUPM-EJIP ] sebulan tidak terima E-mail
 
Assalamu'alaikum wr.wb.
Dear netter semua hampir kurang lebih sebulan saya kok tidak terima
e-mail dari FUPM
Apakah ada masalah dengan jaringan ???
 
Wsl
 
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Andri Prasetyo
Sent: Thursday, March 01, 2007 6:02 PM
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP; Saksi (E-mail)
Subject: [ FUPM-EJIP ] tahun babi
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 


__________ NOD32 1862 (20061110) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke