Wa'alaikum salaam waRohmatullah wa Barokatuh.
 
Akhi, cerita detik2 Rasulullah SAW menjelang sakratul maut ini ada yang
benar dan juga ada yang meragukan anna.
Barang siapa yang mengatakan yang bukan berasal dari Rasulullah SAW, maka
persiapkanlah bagiannya di neraka.
Terletak pada bagian Ummati.. ummati.. ummati... lalu RasulNya pun wafat
yang disitu ada Ali ra dan Fatimah ra.
Bolehkah anna tau diambil dari manakah hadits ini?
Padahal di hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim yang
derajatnya shahih,
Diriwayatkan oleh Aisyah ra yang dapat anda jumpai pada bab keutamaan
aisyah.
Rasulullah SAW meninggal dipelukan Aisyah dan yang diucapkan kata2 terakhir
bukanlah umatti.
Melainkan Arrofiqul 'ala. (Kekasih yang Maha Tinggi).
Yang dirindukan oleh Rasulullah SAW adalah bertemu dengan Robb beliau yang
Maha Tinggi di tempat tertinggi.
Dimana Rasulullah SAW adalah orang yang paling taqwa dan mengajarkan kepada
kita untuk mencintai Allah dan RasulNya lebih dari apapun.
Lalu tiba2 di cerita detik2 ini dikatakan Rasul menyebut2 umatnya, seakan2
yang dipikir dan dicintai sekali adalah umatnya.
Padahal tidak mungkin Rasulullah mengajarkan sesuatu lalu beliau sendiri
tidak mengerjakannya.
Oleh karena itu akhi, berhati-hatilah dalam menerima hadits yang berasal
dari Rasulullah SAW.
Nabi Ibrahim adalah al kholilillah (kekasih Allah), demikian pula Nabi
Muhammad SAW.
 
Allahumma sholli 'ala Muhammad wa 'ala aliy muhammad.
Kama sholaita 'ala ibrohim wa'ala 'aliy ibrohim. 
Innaka hamidum majiid.
Wabarik 'ala muhammad wa 'ala aliy Muhammad.
Kama barokta 'ala ibrohim wa'ala 'aliy ibrohim.
Fil 'alamina innaka hamidum majiid.
 
Wassalaamu'alaikum.
H. Sudi S.
 
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of acep
Sent: Friday, March 02, 2007 11:49 AM
To: 'Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP'
Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] sebulan tidak terima E-mail


Assalamu'alikum Wr Wb.
 
Ana baru di milis ini, syukron kalau ikhwan semua dapat menjadikan milis ini
sbg sarana dalam mengizarkan Al-Islam sehingga bisa liyudkhirohu alla dinni
kullih.
Ana belum tahu isi dari milis ini, tapi ana yakin ikhwan semuanya mempunyai
tujuan yang sama, apalagi kita sebagai seorang karyawan muslim, biasanya
budaya seorang karyawan itu berbeda dengan budaya masyarakat awwam, lebih
kreatif dan kritis dalam menanggapi suatu permasalahan.
Sebagai salam perkenalan, ana coba lampirkan suatu kisah teladan dari
Uswatun Hasanah kita, mudah-2an dapat diambil hikmahnya.
 
Wassalam.
 
 
Detik-detik Rasulullah saw menjelang sakratul maut


Ada sebuah kisah tentang totalitas cinta yang dicontohkan Allah lewat
kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, meski langit telah mulai
menguning,burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap.
Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah,
"Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya.
Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian,
sunnah dan Al Qur'an. Barang siapa mencintai sunnahku, berati mencintai aku
dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga
bersama aku."
Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh
menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan
berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Ustman
menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat
itu telah datang, saatnya sudah tiba.
"Rasulullah akan meninggalkan kita semua,"
desah hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir usai
menunaikan tugasnya di dunia.
Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigapmenangkap
Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar. Saat itu, seluruh sahabat
yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa. 
Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di
dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang
berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya. 
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkansalam.
"Bolehkah saya masuk?"  tanyanya.
Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, 
"Maafkanlah, ayahku sedang demam,"
kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.
Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan
bertanya pada Fatimah, 
"Siapakah itu wahai anakku?"
"Tak tahulah aku ayah, sepertinya ia baru sekali ini aku melihatnya,"  tutur
Fatimah lembut.
Lalu, Rasulullah menatap putrinya itu dengan pandangan yang menggetarkan.
Satu-satu bagian wajahnya seolah hendak di kenang. 
"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang
memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut,"  kata Rasulullah,
Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya.
Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril
tak ikut menyertai. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah
bersiap diatas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia
ini.
"Jibril, jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan
suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat
telah menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata
jibril.Tapi itu ternyata tak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh
kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar kabar ini?" Tanya Jibril lagi.
"Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"
"Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman
kepadaku:
'Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada
didalamnya," kata Jibril.
Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh
Rasulullah ditarik Tampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh,
urat-urat lehernya menegang. 
"Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Lirih Rasulullah mengaduh.
Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril
membuang muka. 
"Jijikkah kau melihatku, hingga kaupalingkan wajahmu Jibril?" Tanya
Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.
" Siapakah yang tega, melihat kekasih Allah direnggut ajal,"  kata Jibril.
Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, karena sakit yang tak
tertahankan lagi. 
"Ya Allah, dahsyat niat maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini
kepadaku, jangan pada umatku."
Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tak bergerak lagi.
Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan
telinganya.
 "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan
santuni orang-orang lemah di antaramu."
Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling
berpelukan.Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali
mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
"Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku"
Dan, pupuslah kembang hidup manusia mulia itu. 
 
Kini, mampukah kita mencinta sepertinya? 
 
Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi

Betapa cintanya Rasulullah kepada kita. 
Tumbuhkanlah kesadaran untuk mencintai Allah dan RasulNya, dengan realiasi
Al-Qur'an dan  Sunnah Rasul dalam kehidupan kita sehari-hari, seperti Allah
dan Rasulnya mencinta kita. 
Karena sesungguhnya selain daripada itu hanyalah fana belaka.


Bagi Ikhwan yang pernah menerima tulisan ini mudah-2an lebih terangkat lagi
ghiroh dalam aplikasi Al Qur'an di kehidupan sehari-hari.
 
 
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Sutiyo
Sent: Friday, March 02, 2007 7:53 AM
To: 'Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP'
Subject: [ FUPM-EJIP ] sebulan tidak terima E-mail
 
Assalamu'alaikum wr.wb.
Dear netter semua hampir kurang lebih sebulan saya kok tidak terima e-mail
dari FUPM
Apakah ada masalah dengan jaringan ???
 
Wsl
 
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Andri Prasetyo
Sent: Thursday, March 01, 2007 6:02 PM
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP; Saksi (E-mail)
Subject: [ FUPM-EJIP ] tahun babi
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 


__________ NOD32 1862 (20061110) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com <http://www.eset.com> 
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke