Assalaamu 'alaikum,

 

Memang seharusnyalah kita baiknya memiliki Khilafah ..tapi.

Siapa ya.kira2 dari kaum Muslimin yang bisa diangkat sebagai Khalifah???
Sementara sesama umat Islamnya sendiri saja masih banyak yang tidak saling
toleran dimana satu kelompok merasa benar dan menyalahkan kelompok lain..

Mudah2an kita yang sama2 mengaku sebagai Ummat Nabi Muhammad SAW diakui juga
sebagai Ummatnya . Amiin.

"Lanaa A'maalunaa wa lakum A'maalukum Salaamun 'alaikum"
Shodaqollahul'azhiim.

 

  _____  

From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of gunawan
Sent: Wednesday, March 07, 2007 9:45 PM
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
Subject: [ FUPM-EJIP ] KENAPA HARUS KHILAFAH ?

 

KENAPA HARUS KHILAFAH ?

(REFLEKSI 83 TAHUN RUNTUHNYA KHILAFAH ISLAMIYAH )

3 Maret 1924, Khilafah dibubarkan Kamal Attartuk, agen Inggris keturunan
Yahudi. Inilah puncak kemerosotan kaum muslim yang memang sudah lama
menggerogi tubuh umat. Atas nama Dewan Agung Nasional Turki (Al Jam'iyyatu
al Wathaniyah al Kubro) , Kamal merubah Turki menjadi Repulik dengan asas
sekulerisme . Tidak hanya itu, Kamal melakukan proses sekulerisasi dengan
tangan besi. Khilafah dibubarkan , alasannya diktator, korup, dan bermacam
tuduhan keji lainnya. Hukum syara' pun diganti, dianggap kuno dan tidak
manusiawi. Segala yang berbau Islam, di tuduh berbau Arab, dan harus
diganti. Mulai dari bahasa Arab, pakain Arab, sampai Adzan semua harus
diubah. Islam dicampakkan. At Tatturk lupa , Islamlah yang membuat umat
Islam, rakyat Turki, jaya dan gemilang. 

Sekarang , 3 maret 2007. Penderitaan umat semakin bertambah. Negeri-negeri
Islam terpecah belah menjadi puluhan negara yang dikontrol oleh penjajah
Barat. Negara lemah, yang tidak bisa menolong saudaranya sendiri. Bayangkan,
mereka tidak bisa menyelamatkan Pelestina, yang dijajah Israel. Rakyat Irak
dibantai, Fallajuh negeri dengan seribu menara masjid dinodai, tapi
penguasa-penguasa negeri-negeri Islam yang sekuler itu sekedar jadi
penonton. Darah kaum muslim, demikian gampang ditumpahkan oleh penjajah
Amerika Serikat dan sekutunya dibantu agen-agen pengkhianat dari umat Islam
sendiri. Mulai dari Palestina, Irak, Afghanistan, Bosnia, Chechnya,
Uzbekistan, Sudan, Pattani Thailand, Moro Philipina, Poso, Ambon, Aceh.
Padahal jumlah kaum muslim lebih dari 1,5 milyar. Kemiskinan, kebodohan,
konflik, kemaksiatan pun identik dengan negeri-negeri Islam. Inilah buah
sekulerisasi. Inilah buah diruntuhkannya Khilafah. 

Sekarang, tidak ada lagi alasan bagi kaum muslim untuk tidak kembali
menegakkan Khiafah. Sebab, beribu argumentasi bisa kita kumpulkan, untuk
menunjukkan kenapa kita butuh Khilafah Islam. Beberapa argumentasi penting
itu antara lain : 

(1)  Tuntutan Aqidah dan Syariah Islam . Ikrar seorang muslim yang
bersyahadah : la ilaha illa Allah menuntut seorang muslim untuk mau diatur
oleh aturan Allah swt. Allah mengecam tidak beriman sampai seorang muslim
mau diatur oleh aturan Islam. Persoalannya, bagaimana mungkin kita bisa
menerapkan hukum Allah secara total kalau kita tidak punya negara Khilafah ?
Aturan Islam yang lengkap pun tidak akan pernah terwujud tanpa Negara
Khilafah. Demikian penting perkara ini sampai Rosulullah saw menyebut mati
jahiliyah yang dipundaknya tidak ada bai'at kepada Kholifah. 

(2)  Mensejahterakan rakyat . Tanpa Khilafah umat diatur dengan sistem
kapitalistik yang serakah. Sistem kapitalistik ini hanya mensejahterakan
sebagian kecil orang. Sementara mayoritas umat hidup dalam kemiskinan.
Jangan untuk pendidikan , kesehatan, dan transportasi yang semakin mahal dan
tidak terjangkau, untuk makanpun sulit. Meksipun negeri Islam , negeri yang
kekayaan alamnya luar biasa. Bagaikan kata pepatah : Ayam mati di lumbung
padi. Sementara kebijakan ekonomi khilafah adalah menjamin kebutuhan pokok
(sandang, pangan, papan) tiap individu rakyat. Pendidikan, kesehatan,
keamanan, transportasi yang merupakan kebutuhan vital rakyat pun diperoleh
dengan biaya murah, bahkan bisa gratis. Sebab, kekayaan alam seperti emas,
minyak, gas, hutan adalah milik umum yang hasilnya diberikan kepada rakyat.

(3)  Menjamin keamanan rakyat. Penguasa sekuler negeri-negeri Islam karena
lebih menghamba kepada kepentingan penjajah, membiarkan rakyatnya dibunuh.
Atas nama demokrasi, kebebasan, perang melawan terorisme, penguasa itu
membunuh rakyatnya. Saudi, Kuwait, Bahrain, Qatar, Turki, bahkan menyediakan
lahan bagi pesawat dan pangkalan militer negara penjajah untuk lebih gampang
membunuh saudaranya di Irak dan Afghanistan. Tidak halnya dengan Kholifah
yang agung, mereka akan menjaga nyawa rakyatnya. Rosulullah saw marah besar
saat ada seorang muslim yang terbunuh di madinah oleh segerombolan Yahudi
yang mengeroyoknya. Pasalnya, pria muslim tadi membela seorang muslimah yang
dinodai kehormatannya oleh gerombolan Yahudi. Apa yang dilakukan Rosulullah
saw untuk membela rakyatnya yang terbunuh ? Hukuman mati bagi pelaku
pembunuhan dan mengusir Yahudi yang telah melanggar perjanjian . Jangankan
nyawa manusia, Umar bin Khottob sangat khawatir kalau di perjalanan ada unta
yang terperosok karena jalan yang rusak. Kholifah juga akan bertindak tegas
terhadap pelaku pembunuhan apalagi para perusuh yang membunuh banyak orang.
Kholifah tentu saja tidak membiarkan ada rakyat yang dibunuh dan dibantai. 

(4)  Menjaga pertahanan , keutuhan dan persatuan negeri-negeri Islam.
Ketiadaan Khilafah, membuat kaum muslim bagaikan kehilangan penjaga rumah
mereka. Akibatnya, orang-orang jahat dengan gampang masuk dan membuat
kerusakan di negeri-negeri Islam. Ironisnya, orang-orang jahat ini diundang
oleh penguasa muslim sendiri, atas nama demokrasi, rekontruksi, pembangunan,
investasi dan lain-lain. Padahal penjajah tersebut punya tujuan yang satu
mengeksploitasi negeri-negeri Islam. Negeri-negeri Islam yang tadinya satu
dibawah naungan Khilafahpun dipecah-pecah, atas nama kemerdekaan dan
penyelesaian konflik. Timor Timur lepas, Sudan diambang perpecahan, muncul
konflik etnis di Irak, semuanya tidak lepas dari peran penjajah. Kholifah
lah yang akan kembali menyatukan umat Islam. Dan itu pernah terbukti bukan
omong kosong. Khilafah Islam berhasil menyatukan umat manusia dari berbagai
ras, suku, bangsa, warna kulit dan latar belakang agama yang sebelumnya
berbeda. Semuanya dilebur dengan prinsip ukhuwah Islamiyah. Tentu saja
Kholifah tidak akan membiarkan ada penjajah yang ingin masuk ke negeri
Islam. Lihat sikap tegas Rosulullah mempertahankan keutuhan negeranya.
Melihat pengkhianatan kabilah Yahudi Khoibar yang menikam dari dalam saat
membantu pasukan koalisi dalam perang Ahzab, Rosulullah tidak tinggal diam ,
segera setelah kembali dari Makkah, Rosulullah menyerang dan menghukum
Yahudi Khoibar. 

(5)  Memuliakan dan menjaga kehormatan wanita. Kapitalisme telah merendahkan
wanita dengan serendah-rendahnya. Mereka menganggap wanita tidak lebih dari
barang ekonomi yang bisa diperjual belikan. Lihat saja bisnis pelacuran ,
hiburan, yang semuanya mengekspolitasi wanita. Para kapitalis yang rakus
juga memperkerjakan wanita di pabrik-pabrik dengan upah yang sangat murah.
Sangat berbeda dengan Islam, yang demikian memuliakan wanita. Pesan
Rosulullah : sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap wanitanya.
Benar-benar dilaksanakan oleh umat Islam. Islam menjaga kehormatan wanita
dengan kewajiban menutup aurat dan mengatur pergaulan wanita. Siapa yang
menuduh wanita baik-baik berzina tanpa bukti dijatuhkan sanksi oleh Kholifah
dengan tuduhan qadzaf. Wanitapun diposisikan Islam pada tempat yang sangat
mulia di keluarga sebagai ummu wa rabbatul bait (pengatur rumah tangga),
dengan demikan para ibu menjadi ujung tombak terciptanya generasi islam yang
berkualitas dan bertakwa. 

(6)  Melindungi orang-orang yang lemah dan warga non muslim. Kapitalisme
telah mendiskrimasi manusia berdasarkan kekuatan modalnya. Anda bisa dapat
makan layak, pelayanan kesehatan prima, pendidikan unggul, rumah yang asri
dan nyaman, kalau anda punya modal besar, uang. Kalau tidak, anda layak
untuk tidak hidup layak. Berbeda dengan Islam , yang akan menjamin
orang-orang lemah dan miskin. Termasuk juga melindungi warga non muslim
ahlul dzimmah. Rosulullah sampai mengingatkan dengan keras untuk tidak
menganggun ahlul dzimmah. Orang-orang non muslim dibiarkan beribadah, makan,
dan minum sesuai dengan ajaran agama mereka. Tidak ada paksaan bagi mereka
untuk masuk Islam. Kebutuhan pokok mereka dijamin sebagai bagian dari hak
mereka menjadi warga negera daulah Islam. Tidak mengherankan begitu kagetnya
pasukan tentera salib , saat melihat komunitas nasrani di negeri Daulah
Khilafah malah membantu pasukan Islam untuk memerangi pasukan salib. Mereka
lupa, Islam telah mensejahterakan orang-orang non Islam. 

(7)  Menyebarluaskan rahmat lil 'alaminnya Islam. Penyebaran nilai-nilai
Kapitalisme seperti sekulerisme, demokrasi, HAM, pluralisme, pasar bebas,
telah menjadi bencana besar bagi umat manusia. Negara-negara penjajah hidup
mewah , sementara mayoritas sisanya hidup miskin. Siapa yang bisa
menyelamatkan ini semua. Tidak lain kecuali Islam. Nilai-nilai Islam yang
bersumber dari Allah SWT akan memberikan rahmat bagi seluruh dunia, saat
syariat Islam ditegakkan. Inilah yang pernah terjadi. Bagaimana peradaban
Islam telah memberikan sumbangan yang luar biasa bagi dunia baik dari segi
nilai-nilai ideologis yang mengatur hidup manusia maupun kemajuan material
seperti sains dan teknologi. Sejarawan jujur banyak mencatat kenyataan ini. 

Point-point diatas akan semakin panjang kalau argumentasi kenapa harus
khilafah dilanjutkan. Saatnyalah umat Islam bangkit untuk kembali menegakkan
Khilafah Islam. Dengan Khilafah Islam , kemajuan material yang dijanjikan
oleh kapitalis bisa diraih. Tapi tidak hanya sekedar kemajuan materi ,
dengan Khilafah Islam kehidupan kaum muslim di ridhoi oleh Allah SWT. Sebab
mereka hidup dengan dasar ketaqwaan kepada Allah SWT. Tidak hanya untuk
muslim saja tapi juga bag orang-orang muslim, sebab syariah Islam akan
memberikan kebaikan bagi setiap manusia. Ya Allah jadikanlah kami , umat
Islam segera dapat membai'at seorang Kholifah, sehingga bendara La ilaha
illa Allah bisa berkibar di penjuru dunia, dan syariah Mu bisa kami
laksanakan. Amin. 

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke